.


Posting Kajian

Abu Yusuf
Abu Yusuf shared Kajian Yuk's post to the group: Jadwal Kajian Salaf Indonesia.Saturday, November 18th, 2017 at 3:27am
Ari Wahyudi
Ari Wahyudi shared a link to the group: Jadwal Kajian Salaf Indonesia.Saturday, November 18th, 2017 at 11:24am

Bismillah.

Alhamdulillah berikut ini kami sajikan sebuah tautan untuk mengunduh rekaman kajian Tafsir dan Aqidah Islam yang disampaikan oleh Ustaz Afifi Abdul Wadud hafizhahullah di Masjid al-Ikhlas Karangbendo Yogyakarta.

Kajian Ustaz Afifi di Masjid al-Ikhlas ini diadakan secara rutin setiap hari Senin dan Jum’at malam ba’da maghrib – selesai dan terbuka untuk umum.

Hasan Al-Jaizy Al-Jaizy
Hasan Al-Jaizy Al-JaizyFriday, November 17th, 2017 at 10:23pm

[Semua Ada Jatahnya]

Konon sebagian peruqyah menerka pasien, "Kamu ada jinnya (yakni: setannya)". Konon sebagian awam bertanya kepada peruqyah, "Wahai 'ustadz', apa saya ada jinnya?" Seolah-olah ustadz, dai, sampai yang berprofesi meruqyah, bebas dari jin. Bebas dari kesetanan. Apa tidak sekalian tak usah berdoa saat hendak masuk WC karena 'adapun saya, tidak ada setannya!'?! " Apa tidak perlu taawudz sebelum mengaji karena bebas dari setan?!

Rupa-rupanya, banyak yang salah faham akan eksistensi jin/setan. Maka, mari benahi mindset dan konsep berpikir tentang jin/setan. Agar jangan sedikit/sedikit minta ruqyah dan bertawakkal kepada manusia bersorban, berpeci dan berbaju koko.

Insya Allah akan dibahas di:

*REMINDER*

*Bismillah*

*KELAPA GADING MENGAJI (KGM)*

======================

📖
*KITAB UMDATUL AHKAAM*
*"SETAN"*

💺PEMATERI :
*USTADZ HASAN AL JAIZY HAFIZHAHULLAH*

🗓TANGGAL :
*SABTU, 18 NOVEMBER 2017*

⏳WAKTU :
*Ba'da Maghrib s.d. selesai*

🕌 TEMPAT :
*Masjid Al Huda, Jl. Musik Raya blok Z, Rt. 003/ Rw. 009, Kelapa Gading BCS, Jakarta Utara.*

https://goo.gl/maps/mRkSEAXJPC32

📱CP / Info :
0813 1937 1672
0811 9690 364

Join ke dalam grup _kelapa gading mengaji-ikhwan_ via link

https://chat.whatsapp.com/ECPSiwJGt3SJ1ZpdfLqdye

Join ke dalam grup _kelapa gading mengaji-akhwat_ via link

https://chat.whatsapp.com/EFdjMp4PAPc6tpnZeM24ht

👆🏻 *Perhatian :*

🚗🏍 Bagi jama'ah yang membawa kendaaran, dimohon dapat memarkirkan kendaraannya dengan teratur sesuai arahan petugas parkir.

🚼 Bagi yg membawa anak kecil, dimohon utk menjaga anaknya, agar tdk mengganggu yg lain.

*KEUTAMAAN DUDUK DI MAJLIS TALIM*
Dari Sahabat Abu Hurairah radhiyallaahuanhu bahwa
Rasulullah shallallaahu`alihi wa sallam bersabda:

ومااجتمع قوم في بيت من بيوت الله يتلون كتا ب الله ويتدا
رسونه بينهم الا نزلت عليهم السكينة وغشيتهم الرحمت
وحفتهم الملاىكة وذكرهم الله فيمن عنده

*"Dan tidaklah berkumpul satu kaum di sebuah rumah dari rumah rumah Alloh,mereka membaca Kitabulloh dan saling mempelajarinya diantara mereka melainkan ketenangan akan turun pada mereka,Rahmat meliputi mereka, malaikat mengelilingi mereka, dan Alloh akan menyebutkan mereka di depan makhluk yang ada di sisiNya. (HR.Muslim)*

_"Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan."_

[HR. Muslim]

*Dimohon bantuannya untuk menyebarkan Info Kajian Ini.*
*جَزَاك اللهُ خَيْرًا*

"Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan."
[HR. Muslim]

Abu Aftani
Abu AftaniSaturday, November 18th, 2017 at 12:40am

Assalamu'alaikum ...mohon info kajian ustazd abdul hakim

Abu Yusuf
Abu Yusuf shared Kajian Yuk's post to the group: Jadwal Kajian Salaf Indonesia.Friday, November 17th, 2017 at 3:01pm
Heri Kb
Heri KbSaturday, November 18th, 2017 at 2:34am

Daerah sukabumi mohon infonya?

Nita Ummu Adam
Nita Ummu Adam shared a link to the group: Jadwal Kajian Salaf Indonesia.Saturday, November 18th, 2017 at 2:57am

_Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh_

🎉Kabar gembira untuk akhwat dan ummahat daerah Bekasi, Tambun dan sekitar nya .

📢📢 KINI TELAH DIBUKA KEMBALI !!
KELAS BAHASA ARAB KHUSUS AKHWAT DAN UMMAHAT.

📌 *Keunggulan* :
✔ Belajar dari nol sampai bisa dan lancar insyaallah.
✔ Bimbingan muroja'ah mufrodat harian via online.
✔ Bimbingan muroja'ah kaidah bahasa arab via online.
✔ Soal-soal online setiap pekannya.
✔ Konsultasi bahasa arab gratis setiap hari.

⚠ *Syarat* :
▪ Komitmen
▪ Mampu membaca Al-Qur'an.
▪ Mempunyai handphone dengan aplikasi Whatsapp dan browser.

🔊 Pengajar : *Ust. Heri Suheri*
(Alumnus Ma'had Ihyaa as-Sunnah - Tasikmalaya dan Ma'had As-Sunnah - Medan)

📚 *Kitab yang digunakan* :
Duruusul Lughah al-'Arabiyyah jilid 1

📆 *Waktu I* : Senin
🕰 *Pukul* : 08.00 s/d 09.30 WIB.

📆 *Waktu II* : Kamis
🕰 *Pukul* : 15.30 s/d 17.00 WIB

🏫 *Tempat* :
Ruko *Qothrunnadaa Learning Centre*, Perum Trias Estate Rt 001/08 Blok A3 No 8, Ds. Tridaya Sakti, Kec. Tambun Selatan, Kab. Bekasi 17510.

Info: *Qothrunnadaa Learning Centre*

📞 Whatsapp: +62 821-1162-3320 (Ummu Nadaa)

📧 Email : qothrunnadaa01@gmail.com

📸 Instagram : https://www.instagram.com/qn_learning.centre/

📇 Fanpage: https://web.facebook.com/qothrunnadaa.lc/

🐤 Twitter: https://twitter.com/qothrunnadaa_lc

📰 Telegram: https://telegram.dog/joinchat/DKvl5Q10iRCNnXGUSGgxcw

🏡 Maps: https://goo.gl/maps/YfxsRQVHFL42

_Jazaakunnallahu khairan_
_Wa baarakallahu fiikunna_

🖊 Note:
Halaqoh bahasa arab dilakukan secara offline (tatap muka), bukan online.

Abdurrahman Triadi Putro
Abdurrahman Triadi Putro shared Muhammad Nuzul Dzikri's post to the group: Jadwal Kajian Salaf Indonesia.Saturday, November 18th, 2017 at 1:42am

Dari Fp FB Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc.
-hafizhahullahu ta'ala-

Rina Agusrita
Rina AgusritaFriday, November 17th, 2017 at 7:42pm

Mohon info kajian jakarta barat

Abdurrahman Triadi Putro
Abdurrahman Triadi PutroSaturday, November 18th, 2017 at 1:32am

Beberapa Info Majelis Ilmu Pekan ke-3 November 2017

*Informasi Kajian untuk Jum'at, 28 Shafar 1439 H / 17 November 2017*

Waktu: Ba'da Maghrib s.d. selesai
Pemateri: Ustadz Abu Thohir Jones Vendra, Lc.
Tema: Al-Abwab Al-Mukhtasharah Fi Al-'Aqidah
Tempat: Masjid As-Salam, Jl. Jatiluhur, 200 m dari Jl. Raya Kalimalang, Kel. Jakasampurna, Bekasi Barat, Bekasi
Informasi: 0816-1961-210 / 0813-1105-8455

*Informasi Kajian untuk Sabtu, 29 Shafar 1439 H / 18 November 2017*

Waktu: 09:00-11:00 WIB
Pemateri: Ustadz Ali Ahmad, Lc.
Tema: Meraih Jalan Kebahagiaan
Tempat: Masjid Asy-Syarif Al-Azhar, Puspita Loka Sektor 3.2, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan
Informasi: Ikhwan: 0813-8426-5012 dan Akhwat: 0813-8659-4470

Waktu: Ba'da Maghrib s.d. selesai
Pemateri: Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc.
Tema: Kitab Ushulus Sunnah
Tempat: Masjid Baiturrahim, Jl. Surya Raya, 50 m dari gerbang Taman Galaxy Kalimalang, Kel. Jakasetia, Bekasi Selatan, Bekasi
Informasi: 0813-1105-8455 / 0812-9852-3111

Waktu: Ba'da Subuh s.d. selesai
Pemateri: Ustadz Abu Thohir Jones Vendra, M.A.
Tema: Kitab Fathul Majid Syarh Kitab At-Tauhid
Tempat: Masjid Baiturrahim, Jl. Surya Raya, 50 m dari gerbang Taman Galaxy Kalimalang, Kel. Jakasetia, Bekasi Selatan, Bekasi
Informasi: 0813-1105-8455 / 0812-9852-3111

Waktu: Ba'da Ashar s.d. selesai
Pemateri: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.
Tema: Sang Jenius, Imam Al-Bukhari
Tempat: Masjid Al-Ikhlas Grand Cibubur, Jl. Alternatif Cibubur km. 04, Gg. Masjid, sebelum Giant Mitra 10 Cibubur belok kiri masuk 300 m, Jatisampurna, Kota Bekasi
Informasi: Ikhwan: 0813-2572-1568 dan Akhwat: 0858-8210-7464

Waktu: 12:00-14:30 WIB
Pemateri: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.
Tema: Beberapa Bentuk Transaksi Dagang dalam Pandangan Syariat
Tempat: Masjid Fatahillah, Pasar Tanah Abang, blok B, lantai R (Atap), Jakarta Pusat
Informasi: 0821-2589-0468

Waktu: 09:30 WIB s.d. selesai
Pemateri: Ustadz Abu Thohir Jones Vendra, M.A.
Tema: Semangat Hijrah (Hikmah Kisah Salman Al-Farisi)
Tempat: Masjid Astra Sunter, Jl. Gaya Motor Raya no. 3, Sunter Podomoro, Jakarta Utara
Informasi: 0857-8162-2276 / 0812-1204-6218

*Informasi Kajian untuk Ahad, 01 Rabi'ul Awwal 1439 H / 19 November 2017*

Waktu: 09:00 WIB s.d. menjelang Dzuhur
Pemateri: Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, M.A.
Tema: Inilah Nabimu
Tempat: Masjid Syifa Budi, Kompleks IIBS Lippo Cikarang, Jl. Raya Industri Hyundai no. 1, belakang Pasar Sentral Lippo Cikarang, Lippo Cikarang, Bekasi
Informasi: 0817-6049-242

Waktu: 13:00 WIB s.d. selesai
Pemateri: Ustadz Fachrudin Nu'man, Lc.
Tema: 10 Sampah Jiwa
Tempat: Masjid Al-Ikhlas, Jl. Mutiara, Kompleks Permata, masuk dari jembatan gantung, Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Informasi: Ikhwan: 0815-1147-8250 / 0815-1163-4501 dan Akhwat: 0812-8129-1906 / 0817-735-593

Waktu: 09:30 WIB s.d. selesai
Pemateri: Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc.
Tema: Kitab Hadits Al-Arba'in An-Nawawi
Tempat: Masjid Jannatul Firdaus, Perumahan Taman Galaxy Indah, Jl. Taman Soka II/III blok N3, belakang SMA Sudirman Bekasi, Kel....

Load More

Jadwal Kajian
Jadwal KajianSaturday, November 18th, 2017 at 12:32pm

>

📝 Informasi Harian Kajian Sunnah di Lampung 📝

📆 Sabtu, 29 Shafar 1439 H / 18 November 2017 M

—Bandar Lampung—
Tempat : Masjid Al-Hayah, Perum Bumi Puspa Kencana, Jln Z.A. Pagar Alam, Depan Tribun Lampung, Bandar Lampung ( https://goo.gl/maps/HgC6owGQ9VG2 )
Pemateri : Ustadz Abdullah Furqon
Tema : Fiqh Sunnah Wanita
Waktu : 14.00 WIB – Selesai (Rutin Setiap Sabtu Siang)
Informasi : 0812-7338-8845 (Abu Faaris)
Keterangan : Kajian Khusus Akhawat & Ummahat

📱 Mari bergabung bersama Info Kajian Lampung di channel telegram @Infokajianlampung
http://t.me/infokajianlampung

♻️ Silahkan disebarluaskan

Jadwal Kajian
Jadwal KajianSaturday, November 18th, 2017 at 12:31pm

>

┏━━━━━━━━━━━━━┓
*INFORMASI JADWAL HARIAN*
*•Kajian Islam Ilmiah•*

"Tasikmalaya, Ciamis & Sekitarnya"
Sabtu, 29 Shafar 1439 H / 18 November 2017 M
*=SABTU PEKAN KE-3=*
┗━━━━━━━━━━━━━┛

✅ *KOTA TASIKMALAYA*

-Tempat : Masjid Utama Ma’had Ihya Assunnah, Jl. Terusan Paseh No. 11 Tuguraja Cihideung Kota Tasikmalaya
-Pemateri : Ust. Abu Qotadah Al Atsary, Ust. Abu Rijal Fadhilah, Ummu Fida Yuliwati
-Tema : Ibu Antarkan Aku Ke Surga
-Waktu : 08.00 - 11.00
-Informasi : 08112271600
-Terbuka Untuk : Khusus Muslimah (Akhwat)
-Didukung Oleh : *Insan TV, Live Youtube, Radio Riyadhul Jannah 104,5 FM*
**********

-Tempat : Masjid Al Khulafaur Rasyidun, Sukamaju Mulyasari Gobras Kota Tasikmalaya
-Pemateri : Ust. Iskandar/ Ust. Dedi/ Ust.Arif
-Tema : Tematik
-Waktu : 16.30 - Selesai
-Informasi : 085863179209
-Terbuka Untuk : Umum
**********

-Tempat : Kelas 7c SMPIT Ihya Assunnah, Jl. Terusan Paseh No. 11 Tuguraja Cihideung Kota Tasikmalaya
-Pemateri : Ust. Ade Abu Muadz
-Tema : Bahasa Arab ( Nahwu )
-Waktu : Ba'da Maghrib-Selesai
-Informasi : 082214544787
-Terbuka Untuk : Ikhwan
**********

✅ *KABUPATEN TASIKMALAYA*

-Tempat : Masjid Agung Baiturrahman, Jalan Pemda Gebu Singaparna - Kabupaten Tasikmalaya
-Pemateri : Ust. Abu Qotadah Al Atsary
-Tema : 7 Kaidah Dalam Beramal (Bag.2)
-Waktu : 15.30 - 17.30
-Informasi : 085862782867
-Terbuka Untuk : Umum
-Didukung Oleh : *Radio Riyadhul Jannah 104,5 FM*
**********

-Tempat : Jl.Sukahaji No.14 Klinik Avionic (Rumah Pak Tatang) Singaparna - Kabupaten Tasikmalaya
-Pemateri : Ust. M.Hazim
-Tema : Minhajjul Muslim
-Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai
-Informasi : 085862782867
-Terbuka Untuk : Umum
**********

✅ *CIAMIS*

-Tempat : Masjid Al Barokah, Perum Kertasari Ciamis
-Pemateri : Ust. Arif Priyadi
-Tema : Bahasa Arab
-Waktu : 15.30-Selesai
-Informasi : 081313899006
-Terbuka Untuk : Umum
**********

-Tempat : Masjid AshShohabah, Gunung Asih Cikoneng Ciamis
-Pemateri : Ust. Shoffan Nizomi, Lc.
-Tema : Tematik
-Waktu : Ba'da Maghrib-Selesai
-Informasi : 081323203283
-Terbuka Untuk : Umum
**********

-Tempat : Masjid Agung At Taqwa, Kawali Ciamis
-Pemateri : Ust. Rijal Arifin
-Tema : Tematik
-Waktu : Ba'da Maghrib-Selesai
-Informasi : 081312418049
-Terbuka Untuk : Umum
**********

📻 *ON AIR – RADIO RIYADHUL JANNAH 104,5 FM TASIKMALAYA*
Studio Radio Riyadhul Jannah, Komplek Mahad Ihya As Sunnah Jl.Terusan Paseh BCA Tasikmalaya

Informasi : 085220229292

-KAJIAN PERCIKAN EMBUN PAGI
(Pukul 05.00 – Selesai)
-Pemateri : Ustadz M. Hazim
-Tema : Tazkiyatun Nufus
**********

-KAJIAN AROMA...

2    View on Facebook
Jadwal Kajian
Jadwal KajianSaturday, November 18th, 2017 at 11:29am

>

Jadwal Kajian
Jadwal KajianSaturday, November 18th, 2017 at 11:22am

>

Pesantren Al-Lu'lu' Wal Marjan Magelang
🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌
بسم اللّه الرّحمن الرّحيم
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَا تُه ُ.
═══🕌🕋🕌 ═══

Hanya dengan Mengharap Ridho Alloh Ta'ala...

💠 Hadir & Simak . .

📖 Kajian Rutin Akhir Pekan
Insyaallah hari ini (Sabtu), 29 Shafar 1439 H / 18 November 2017
-------------------
⏰ pk 15.30.WIB - 16.30. WIB

📚 dengan Tema
*Adab - Adab di Masjid.*

👤 bersama
Ust. Abu Muhammad Lc.
_Hafizhahullah_
-------------------------
📌 Mudir Ma'had Ali Sa'ad bin Abi Waqqosh Putri.

🕌 *di Masjid Syaikh Abdullah As Sabt*

🏫 Kompleks Ma'had Lu'lu' Wal Marjaan
Kawungon, Bumirejo, Mungkid, Magelang

Alamat maps
http://maps.google.com/?cid=7151879561817916028&hl=in&gl=id

*Terbuka untuk Umum. Putra & Putri.*

Penyelenggara:
⚙ YIAF Yayasan Islam Al Furqon Magelang.
-hafizhahumullahu ta'ala-

بَارَكَ اللّهُ فِيْكُمْ.

═════🕌🕋🕌 ════

☎ Info kajian umum :
0858 4294 0047
0856 4223 0348
☎ Info kajian akhawat :
081 392 661 116

www.alfurqonmagelang.or.id

🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌

   View on Facebook
Jadwal Kajian
Jadwal KajianSaturday, November 18th, 2017 at 11:17am

>

info kajian hari ini (sabtu) ba'da maghrib di Masjid Imam Syafi'i Mojokerto

Alamat :
Jl. RA Basuni 19F Sooko Mojokerto, belakang kantor BPPKB, depan UFO elektronik.

peta : https://goo.gl/maps/VgywoZoLMNp

Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added 3 new photos.Saturday, November 18th, 2017 at 11:03am
Jadwal Kajian
Jadwal KajianSaturday, November 18th, 2017 at 10:45am

>

Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added a new photo.Saturday, November 18th, 2017 at 10:45am
Jadwal Kajian
Jadwal KajianSaturday, November 18th, 2017 at 9:58am

Masjid Jendral Sudirman WTC, Jl. Jendral Sudirman Kav.29-31 (Komplek World Trade Centre), Karet, Setia Budi, Jakarta Pusat

Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added a new photo.Saturday, November 18th, 2017 at 9:57am
Jadwal Kajian
Jadwal KajianSaturday, November 18th, 2017 at 3:36am

Jadwal (sementara) Majelis Ilmu di JABODETABEK untuk SABTU Ke 3 Tanggal 29 – 30 SHOFAR 1439 H / 18 NOVEMBER 2017 M
.
.
Tempat : Masjid Ibnu Sina, Jl. Husada 1, Komplek Departemen Kesehatan I, Jatibening, Pondok Gede, Bekasi
Pemateri : Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc
Tema : Doa Pagi Hari
Waktu : Ba’da Sholat Shubuh – selesai
Informasi : 0812-8121-5515
*******
.
Tempat: Masjid Al-Hidayah, Apartemen Green Pramuka, Jl. Jenderal Ahmad Yani Kav. 49, RT.16/RW.9, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat
Pemateri: Ustadz Zubair Al Maidany
Tema: Shahih At-Targhiib Wa At-Tarhiib
Waktu: Ba’da Sholat Shubuh – selesai
Informasi: 0877-7636-5204
*******
.
Tempat: Majelis Ilmu Al Hasanah, Jl. Cilosari 1, Bintaro Jaya Sektor 6, Tangerang Selatan
Pemateri : Ustadz Ahmad Ali Rozaq, Lc
Tema: Adab Bertamu
Waktu: Ba’da Sholat Shubuh – selesai
*******
.
Tempat: Masjid Raudhatul Jannah, Greenland Residence, Cluster River Park View Blok AA, Bukit Cimanggu City, Bogor
Pemateri : Ustadz Imron Rosadi, Lc
Tema: Riyadush Shalihin
Waktu: Ba’da Sholat Shubuh – selesai
Informasi: 0815-7305-1825
*******
.
Tempat: Masjid Nurullah, Apartemen Kalibata City, Basement Tower Cendana, Jl. TMP Kalibata Raya, Jakarta Selatan
●● SESI SHUBUH:
Pemateri: Ustadz Hasan Al Jaizy, Lc
Tema: Hukuman Untuk Kaum LGBT
Waktu: Ba’da Sholat Shubuh – selesai
●● SESI MAGHRIB:
Pemateri: Ustadz Abu Hanif, MA
Tema: Kitab LIMA PULUH Kaidah Kehidupan Dalam Al Qur’an
Waktu: Ba’da Sholat Maghrib – selesai
Informasi: 0812-8988-9900
*******
.
Tempat : Masjid Al Muhajirin Wal Anshar, Jl. Raya Krukut, Kec. Grogol, Limo – Depok
●●SESI SHUBUH:
Pemateri : Ustadz Abdullah Sya’roni
Tema : Kitab Syarah Dzikir dan Do’a (Rutin Setiap Pekan)
Jam : Ba’da Sholat Shubuh – selesai
●●SESI MAGHRIB:
Pemateri : Ustadz Abdul Barr
Tema : Kitab Taisirul Alam (Rutin Setiap Pekan)
Jam : Ba’da Shoat Maghrib – selesai
Informasi : 0813-2500-1806
*******
.
Tempat : Masjid Riyadhus Shalihin, Perum Mutiara Insani – Padurenan, Mustika Jaya, Kota Bekasi
Pemateri : Ustadz Mahfudz Umri, Lc
Tema : Kitab Arba’in An Nawawi
Waktu : Ba’da Sholat Shubuh – selesai
Informasi: 0898-157-8349
*******
.
Tempat: Masjid Mu’adz Bin Jabal, Jl. Pojong Iping RT 03/01 Kav. Bulog Blok B No.10 Desa Bojong Kulur Kec. Gunung Putri Kab. Bogor
●● SESI SHUBUH:
Pemateri: Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, MA
Tema: Al Wabilush Shayyib
Waktu: Ba’da Sholat Shubuh – Selesai
●● SESI MAGHRIB:
Pemateri: Ustadz Fuad Hamzah Baraba’, Lc
Tema: Matan Abu Syuja’
Waktu: Ba’da Sholat Maghrib – selesai
Informasi: 0812-9605-0383 (i) / 0813-1114-8158 (a)
*******
.
Tempat: Masjid Nurul Falah, Jl. Penyelesaian Tomang III, Komplek Pajak no. 17, Jakarta Barat
Pemateri: Ustadz Aldhi Ferdian, Lc
Tema: Kitab...

Load More

Kajian Yuk
Kajian Yuk added 9 new photos.Saturday, November 18th, 2017 at 12:43pm
Kajian Yuk
Kajian Yuk added 2 new photos.Saturday, November 18th, 2017 at 12:42pm

《 SUKMAJAYA - DEPOK 》

#KajianYuk #KY_Depok #KY_Sukmajaya

Kajian Yuk
Kajian Yuk is feeling positive.Saturday, November 18th, 2017 at 3:23am

Jadwal (sementara) Majelis Ilmu di JABODETABEK untuk SABTU Ke 3 Tanggal 29 – 30 SHOFAR 1439 H / 18 NOVEMBER 2017 M
.
.
Tempat : Masjid Ibnu Sina, Jl. Husada 1, Komplek Departemen Kesehatan I, Jatibening, Pondok Gede, Bekasi
Pemateri : Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc
Tema : Doa Pagi Hari
Waktu : Ba’da Sholat Shubuh – selesai
Informasi : 0812-8121-5515
*******
.
Tempat: Masjid Al-Hidayah, Apartemen Green Pramuka, Jl. Jenderal Ahmad Yani Kav. 49, RT.16/RW.9, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat
Pemateri: Ustadz Zubair Al Maidany
Tema: Shahih At-Targhiib Wa At-Tarhiib
Waktu: Ba’da Sholat Shubuh – selesai
Informasi: 0877-7636-5204
*******
.
Tempat: Majelis Ilmu Al Hasanah, Jl. Cilosari 1, Bintaro Jaya Sektor 6, Tangerang Selatan
Pemateri : Ustadz Ahmad Ali Rozaq, Lc
Tema: Adab Bertamu
Waktu: Ba’da Sholat Shubuh – selesai
*******
.
Tempat: Masjid Raudhatul Jannah, Greenland Residence, Cluster River Park View Blok AA, Bukit Cimanggu City, Bogor
Pemateri : Ustadz Imron Rosadi, Lc
Tema: Riyadush Shalihin
Waktu: Ba’da Sholat Shubuh – selesai
Informasi: 0815-7305-1825
*******
.
Tempat: Masjid Nurullah, Apartemen Kalibata City, Basement Tower Cendana, Jl. TMP Kalibata Raya, Jakarta Selatan
●● SESI SHUBUH:
Pemateri: Ustadz Hasan Al Jaizy, Lc
Tema: Hukuman Untuk Kaum LGBT
Waktu: Ba’da Sholat Shubuh – selesai
●● SESI MAGHRIB:
Pemateri: Ustadz Abu Hanif, MA
Tema: Kitab LIMA PULUH Kaidah Kehidupan Dalam Al Qur’an
Waktu: Ba’da Sholat Maghrib – selesai
Informasi: 0812-8988-9900
*******
.
Tempat : Masjid Al Muhajirin Wal Anshar, Jl. Raya Krukut, Kec. Grogol, Limo – Depok
●●SESI SHUBUH:
Pemateri : Ustadz Abdullah Sya’roni
Tema : Kitab Syarah Dzikir dan Do’a (Rutin Setiap Pekan)
Jam : Ba’da Sholat Shubuh – selesai
●●SESI MAGHRIB:
Pemateri : Ustadz Abdul Barr
Tema : Kitab Taisirul Alam (Rutin Setiap Pekan)
Jam : Ba’da Shoat Maghrib – selesai
Informasi : 0813-2500-1806
*******
.
Tempat : Masjid Riyadhus Shalihin, Perum Mutiara Insani – Padurenan, Mustika Jaya, Kota Bekasi
Pemateri : Ustadz Mahfudz Umri, Lc
Tema : Kitab Arba’in An Nawawi
Waktu : Ba’da Sholat Shubuh – selesai
Informasi: 0898-157-8349
*******
.
Tempat: Masjid Mu’adz Bin Jabal, Jl. Pojong Iping RT 03/01 Kav. Bulog Blok B No.10 Desa Bojong Kulur Kec. Gunung Putri Kab. Bogor
●● SESI SHUBUH:
Pemateri: Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, MA
Tema: Al Wabilush Shayyib
Waktu: Ba’da Sholat Shubuh – Selesai
●● SESI MAGHRIB:
Pemateri: Ustadz Fuad Hamzah Baraba’, Lc
Tema: Matan Abu Syuja’
Waktu: Ba’da Sholat Maghrib – selesai
Informasi: 0812-9605-0383 (i) / 0813-1114-8158 (a)
*******
.
Tempat: Masjid Nurul Falah, Jl. Penyelesaian Tomang III, Komplek Pajak no. 17, Jakarta Barat
Pemateri: Ustadz Aldhi Ferdian, Lc
Tema: Kitab...

Kajian Yuk
Kajian Yuk added 2 new photos.Saturday, November 18th, 2017 at 3:10am
Kajian Yuk
Kajian YukSaturday, November 18th, 2017 at 3:09am

《 SINGKAWANG 》

*Bismillah*

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Dengan mengharap ridlo Allah Kalla WA 'Alaa
Insya Allah Kajian Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah bersama
*Ust. Zainal Abidin bin Syamsyuddin, Lc hafizhahullah*

di Singkawang Kalimantan Barat :

Hari / Tanggal : Sabtu, 29 Shofar 1439 / 18 Nopember 2017

1). Waktu : Ba'da Maghrib s/d selesai
Tempat : Masjid Raya Singkawang

Tema : *MENGENAL DAKWAH WALI SONGO*

Hari / Tanggal : Ahad, 29 Shofar 1439 / 19 Nopember 2017

1). Waktu : 08:30 s/d 11:00
Tempat : Masjid Fastabiqul Khoirot Singkawang

Tema : *Bedah Buku "MEMBEDAH AKAR FITNAH WAHHABI"*

🌱Tanam Padi Tancapkan Bambu
🌱Sawah Terbentang Menanti Hujan
🌱Kuatkan Hati Menuntut Ilmu
🌱Walau DiHadang Segunung Ujian

Ayo hadir
Ajak Keluarga, Sahabat dan Tetangga untuk hadir di Majlis Ilmu
Baarokallaahu fiikum

#KajianYuk #KY_Singkawang

Kajian Yuk
Kajian YukSaturday, November 18th, 2017 at 3:09am

《 KARANGANYAR 》

#KajianYuk #KY_KarangAnyar

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo.Saturday, November 18th, 2017 at 3:04am

《 PEKANBARU 》

#KajianYuk #KY_Pekanbaru

Kajian Yuk
Kajian Yuk added 2 new photos.Saturday, November 18th, 2017 at 3:01am

《 CIBEREUM - SUKABUMI 》

#KajianYuk #KY_Sukabumi #KY_Cibereum

Kajian Yuk
Kajian Yuk added 2 new photos.Saturday, November 18th, 2017 at 3:01am

《 PERDAGANGAN, SIMALUNGUN - SUMUT 》

#KajianYuk #KY_Simalungun #KY_Perdagangan #KY_Sumut

Kajian Yuk
Kajian Yuk added 3 new photos.Saturday, November 18th, 2017 at 3:00am
Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo.Saturday, November 18th, 2017 at 2:59am

*DAFTAR KAJIAN SUNNAH WILAYAH SEMARANG DAN SEKITARNYA, SABTU 29 SAFAR 1439 H / 18 NOVEMBER 2017*

《 SEMARANG 》
Tempat : Masjid Abu Bakar Kampus Unisula Jl Kaligawe KM 4
Pemateri : Ustadz Sofyan Cholid Ruray
Tema : Peranan pemuda dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara
Waktu : Jam 09.00 - 11.30
PIC : 085799942323
*
Tempat : Ma'had Imam Ahmad Bin Hanbal, Jl. Durenan Asri Meteseh
Pemateri : Ustadz Abu Izzi Masmuin
Tema : Mausuu’ah fiqhil Qulub / Mawaid robbaniyah nahwi jannatil hayah
Waktu : Jam 16.00 - Selesai (Rutin tiap Sabtu)
PIC : 085727290077
*
Tempat : Masjid Al Mujahidin Jl. Patriot Belakang Stasiun Poncol
1 Pemateri : Ustadz Endang Sutedi Lc
Tema : Tematik
Waktu : Ba'da Maghrib - Isya
2 Tema : Kajian Kitab Syarah Tsalatsatul Ushul
Waktu : Ba'da Isya - Selesai
PIC : 085100037664
*
Tempat : Rumah Jl. Abdurrahman Saleh 262 B Depan Puskesmas Manyaran
Pemateri : Ustadz Budi Setiawan / Ustadz Kamal
Tema : Tazkiyatun Nufus / Fiqh
Waktu : Jam 20.00 - Selesai (Rutin tiap Sabtu)
PIC : 082133213401
*
Tempat : Masjid Nurus Sunnah Bulusan Tembalang
Pemateri : Ustadz Nur Hablillah
Tema : Asro Qowa'ida fil istiqomah
Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai
PIC : 08231372226
*
Tempat : Ma'had Ta'zhiimus Sunnah, Jl Dong Biru 2 RT 8/4 no 36-37 Genuk Sari, Genuk
Pemateri : Ustadz Abu Utsman Arifin
Tema : Mutammimah Al Jurumiyah
Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai
(Rutin tiap Sabtu)
PIC : 0858 7512 5175
*
Tempat : Masjid Al Azhar Klentengsari Pedalangan Banyumanik
Pemateri : Ustadz Muhammad Utsman
1 Tema : Fiqh
Waktu : Ba'da Subuh - Selesai
2 Tema : Aqidah / Fiqh
Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai (Rutin tiap Sabtu)
PIC : 082281192650
*
Tempat : Masjid Al Barokah, Jl. Tegal Sari 41 Depan Alfamart
Pemateri : Ustadz Abdul Mu'thi Al Medani
Tema : Mutiara hikmah kisah salman al farisi
Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai
PIC : 081325888015
*

《 KENDAL 》
Tempat : Warung Makan Cak Anwar Jl Utama Tengah ( Barat BRI Syariah Kendal ) Weleri
Pemateri : Ustadz Ahmad Mustaqim, Lc
Tema : Syarah Ad Durusul Muhimmah Liammatil Ummah Imam Ibnu Baz Karya Syaikh Muhammad Al Afroj
Waktu : Jam 20.00 - Selesai (Rutin tiap Rabu, sabtu)
PIC : 0877 0013 7500
*
Tempat : Kajian Al Furqon, Mushola MI Sukomulyo Kaliwungu Selatan
Pemateri : Ustadz Ahmad Mustaqim, Lc

Load More



DEMONSTRASI (bagian kedua): BANTAHAN ATAS PEMBOLEHAN DEMONSTRASI

SYUBHAT-SYUBHAT DAN BANTAHANNYA

1. BAGAIMANA ISLAM BISA DIBELA KALAU CUMA TA’LIM (PENYEBARAN ILMU) DAN IBADAH DI MASJID ATAU DIRUMAH?

Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

العبادةُ فِي الْهَرَجِ كَهِجْرةٍ إِليَّ

“Ibadah dimasa fitnah/ujian: (pahalanya) seperti Hijrah kepadaku.” HR. Muslim (no. 7588).

Hadits ini sebagai arahan dari Nabi -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- yang mulia; bahwa: justru dalam masa fitnah ini kita diharuskan banyak beribadah, dan itulah yang menolong kaum muslimin. Bukan berkata dan berbuat gegabah yang jelas dilarang oleh Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam-. Bahkan Allah -Ta’aalaa- berfirman:

…وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لاَ يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

“…Jika kamu bersabar dan bertakwa; niscaya tipu daya mereka tidak akan membahayakanmu sedikitpun. Sungguh, Allah Maha Meliputi segala apa yang mereka kerjakan.” (QS. Ali ‘Imran: 120)

Dalam ayat ini pun Allah menerangkan dan menegaskan kepada kita bahwa: Dia mengetahui makar orang kafir dan akan menolong orang beriman; dengan syarat SABAR dan TAKWA (melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya).

2. ANDA DAN ORANG SEMISAL ANDA YANG TIDAK BERDEMO; TIDAK JUGA MENASEHATI PEMERINTAH DAN MENDATANGINYA. CUMA OMONG DOANG!

Kita katakan bahwa: kita serahkan pada Ustadz Kibar tentang permasalahan ini; yang bisa langsung menasehati pemerintah. Dan siapa bilang kita diam saja?! Apakah apabila kami dan Ustadz kami menasehati pemerintah; kemudian harus bilang ke wartawan untuk direkam, difoto, disebarkan, bawa bendera partai, bawa spanduk buat promosi, dan lain-lain. Manhaj macam apa ini?!

Kita hanya meneladani para Shahabat dan para Salaf, oleh karena itulah kita disebut SALAFI!

عَنْ شَقِيقٍ، عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ، قَالَ: قِيْلَ لَهُ: أَلاَ تَدْخُلُ عَلَى عُثْمَانَ؛ فَتُكَلِّمَهُ؟ فَقَالَ: أَتُرَوْنَ أَنِّى لاَ أُكَلِّمُهُ إِلاَّ أُسْمِعُكُمْ؟! وَاللَّهِ! لَقَدْ كَلَّمْتُهُ فِيْمَا بَيْنِيْ وَبَيْنَهُ؛ مَا دُوْنَ أَنْ أَفْتَتِحَ أَمْرًا لاَ أُحِبُّ أَنْ أَكُوْنَ أَوَّلَ مَنْ فَتَحَهُ، وَلاَ أَقُوْلُ لأَحَدٍ يَكُوْنُ عَلَىَّ أَمِيْرًا إِنَّهُ خَيْرُ النَّاسِ

Dari Syaqiq, dari Usamah bin Zaid, ada yang berkata kepadanya: Kenapa anda tidak masuk menemui ‘Utsman dan engkau menasehatinya?” Maka dia berkata: “Apakah kalian menganggap bahwa jika aku berbicara padanya (‘Utsman) lantas aku harus memperdengarkannya kepada kalian?! Demi Allah! Aku telah berbicara empat mata dengannya; tanpa perlu saya membuka satu perkara yang saya tidak suka menjadi orang pertama yang membukanya (yaitu menasehati pemimpin terang-terangan), dan tidakklah aku mengatakan kepada seorang: saya memiliki pemmpin yang dia adalah manusia terbaik.” HR. Muslim (no. 7674).

3. BUKANKAH AHOK KAFIR, SEHINGGA KITA BOLEH UNTUK MEN-DEMO DIA? BUKANKAH YANG TIDAK DIPERBOLEHKAN ADALAH MEN-DEMO PEMERINTAHAN MUSLIM!

Kita katakan: Anda dan orang semisal anda; pada hakikatnya berdemo kepada pemerintah yang di atas Ahok -yaitu: Presiden- agar Ahok diadili. Bukankah ini demo terhadap pemerintahan muslim??!!

Kalaupun pemerintah anda adalah kafir -di Cina, Rusia, Amerika, dan lainnya- tidak lantas menjadi halal mendemo mereka karena mudharat yang ditimbulkan akan besar, dan hukum asal demo adalah perbuatan haram.

Lihat kepada Suriah sekarang ini! Pemerintah Basyar Assad dari dulu memang sudah kafir; akan tetapi Ulama Rabbani -seperti Syaikh Al-Albani, Syaikh Bin Baz, dan Syaikh ‘Utsaimin- tidak memerintahkan masyarakat Suriah untuk berdemo dan menggulingkan pemerintahan. Karena mereka mengerti keadaan umat yang lemah apabila memberontak, namun terjadilah apa yang kita lihat sekarang.

Kalaupun mau menggulingkan pemerintahan kafir; maka lakukanlah dengan cara yang benar, dan ukurlah kekuatan, serta mintalah fatwa dari Ulama Rabbani. Karena ini menyangkut darah kaum muslimin yang akan tercecer. Jangan sampai sia-sia dan banyak memakan korban!

Lihatlah Nabi Musa dan Nabi Harun -‘alaihimas salaam- yang berdakwah langsung bertemu dengan penista agama terbesar: Fir’aun. Tidaklah mereka berdua berdemonstrasi, padahal Bani Isra-il amat banyak. Akan tetapi; inilah perintah langsung dari Allah -Ta’aalaa-:

اذْهَبَا إِلَى فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَى * فَقُولاَ لَهُ قَوْلاً لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى

“Pergilah kamu berdua (Musa dan Harun) kepada Firaun, karena dia benar-benar telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir’aun) dengan kata-kata yang lemah lembut; mudah-mudahan dia sadar atau takut.” (QS. Thaha: 43-44)

4. INI BUKAN DEMONSTRASI, TAPI AKSI DAMAI!

Kita katakana: Terserah kalian mau menamakan aksi kalian dengan nama apa saja, karena Islam menghukumi sesuatu bukan dari namanya; akan tetapi melihat kepada hakikatnya. Apakah kalian namakan aksi damai, protes atau lainnya -atau bahkan: Jihad???!!!- HAKIKATNYA ADALAH DEMONSTRASI!!!

Di antara tipu daya iblis dan bala tentaranya -untuk menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan- adalah: dengan teknik branding strategi, memberi nama baru untuk mengaburkan hakikat. Riba sekarang dinamakan bunga oleh bank konvensional dan dinamakan sedekah dan tabrru’ oleh kor Syari’ah dan pegadaian Syari’ah. Dan hal itu tidaklah mengubah hakikat. Khamr dirubah namanya dengan banyak nama: anggur, arak, bir, wiski, dan lainnya; untuk mengaburkan hakikat. Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

لَيَشْرَبَنَّ نَاسٌ مِنْ أُمَّتِي الْخَمْرَ؛ يُسَمُّوْنَهَا بِغَيْرِ اسْمِهَا

“Sungguh, akan ada manusia dari umatku yang meminum khamr; dengan memberikan nama kepadanya bukan dengan namanya (khamr)” [HR. Abu Dawud (no. 3690)]

5. KAMI TIDAK BERBUAT RUSAK DAN ANARKIS, SEHINGGA TIDAK TERMASUK ORANG YANG BERBUAT KERUSAKAN.

PERTAMA: Siapa yang menjamin bahwa tidak akan terjadi kerusakan dan anarkisme dari luapan banyak orang seperti itu?! Bisa jadi ada penyusup yang merusak dari dalam -sebagaimana dalam perang Jamal-.

KEDUA: kerusakan apalagi yang lebih besar dari bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya:

وَلاَ تُفْسِدُوْا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلاَحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَةَ اللَّهِ قَرِيْبٌ مِنَ الْمُحْسِنِيْنَ

“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya. Berdo’alah kepada Allah dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Al-A’raaf: 56)

Abu Bakar bin ‘Ayasy berkata tentang ayat ini: “Allah mengutus Muhammad -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- ke permukaan bumi, sedangkan mereka (manusia) berada dalam keburukan. Maka Allah memperbaiki mereka dengan Muhammad -shallallaahu ‘alaihi wa sallam-. Sehingga, barangsiapa yang mengajak manusia kepada hal-hal menyelisihi apa yang datang dari Nabi; maka dia termasuk orang yang berbuat kerusakan di muka bumi.” [Lihat Ad-Durr Al-Mantsuur (III/476)]

Silahkan anda lihat tafsiran ulama lainnya yang bertebaran; yang menunjukkan bahwa berbuat kerusakan yang dimaksud di sini adalah: bermaksiat.

6. INI NEGERI DEMOKRASI, DEMONSTRASI DIBOLEHKAN OLEH PEMERINTAH DAN DIFASILITASI; SEHINGGA DIBOLEHKAN.

Ini Hujjah yang lemah sekali, tidaklah apa yang dibolehkan oleh pemerintah lantas semua menjadi halal. Bahkan yang diperintahkan oleh pemerintah pun harus dilihat: apakah itu suatu hal yang ma’ruf atau justru kemungkaran.

Nabi bersabda:

إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوْفِ

“Sesungguhnya keta’atan itu hanya dalam hal yang ma’ruf” [HR. Al-Bukhari (no. 7257)]

Ada Perda tentang bolehnya tempat hiburan dan diskotek, lantas apa kemudian menjadi halal?! Ada juga Perda tentang bolehnya khamr -dengan ketentuan khusus-; lantas apa kemudian menjadi boleh??!! Silahkan jawab sendiri…

7. MEREKA YANG MELARANG DEMO: MEMBAWAKAN FATWA, KITA JUGA MENGGUNAKAN FATWA YANG MEMBOLEHKAN. ULAMA YANG MELARANG TIDAK MENGERTI KEADAAN INDONESIA.

Subhaanallah! Ulama mana dulu yang berfatwa membolehkan demonstrasi, apakah ad-Damiji yang punya kitab Al-Imaamah Al-‘Uzhmaa yang dilarang terbit di Saudi, atau fatwanya Salman Al-‘Audah dan teman-temannya?? PERMASALAHANNYA ADALAH BUKAN BANYAKNYA FATWA, AKAN TETAPI KUALITASNYA (KESELARASANNYA DENGAN DALIL-DALIL DAN KAIDAH-KAIDAH SYARI’AT)!!!

Kalaupun ulama berfatwa; maka tidak ditelan mentah-mentah sebagai landasan hukum, akan tetapi dilihat dalil pendukungnya.

Kalau kalian menuduh ulama yang berfatwa tentang Indonesia dari negeri lain tidak tahu keadaan sini, bagaimana dengan Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi dan Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaily yang belasan tahun mondar-mandir di negeri kita ini; untuk membahas masalah Dakwah di Indonesia. Apakah anda juga menuduhnya tidak paham Waqi’ (realita)???!!!

Cukuplah dalil yang sudah kami paparkan (pada bagian pertama tulisan ini) sebagai asas dilarangnya Demonstrasi. Fatwa siapapun apabila berbenturan dengan dalil; maka buanglah dia ke belakangmu.

Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullaah-; (beliau adalah ulama yang paling mengumpulkan As-Sunnah dan paling berpegang kepadanya) beliau berkata:

لاَ تُقَلِدْنِيْ، وَلاَ تُقَلِّدْ مَالِكًا، وَلاَ الشَّافِعِيَّ، وَلاَ الأَوْزَاعِيَّ، وَلاَ الثَّوْرِيَّ! وَخُذْ مِنْ حَيْثُ أَخَذُوْا!!

“Janganlah engkau taqlid kepadaku, jangan pula kepada Malik, Asy-Syafi’i, Al-Auza’i, ataupun Ats-Tsauri! Ambillah (hukum) dari sumber yang mereka mengambil darinya (yakni: dalil-dalil)!!”

[Lihat: Shifatush Shalaatin Nabiyy (hlm. 47), karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-]

8. PEMERINTAH YANG TIDAK BOLEH DI-DEMO ADALAH PEMERINTAH YANG BERJALAN DI ATAS ALQUR’AN DAN AS-SUNNAH. ADAPUN KALAU PEMERINTAH TIDAK BER-ASASKAN KEDUANYA; MAKA BOLEH DI-DEMO.

JAWABLAH DENGAN HADITS HUDZAIFAH DI ATAS:

يَكُوْنُ بَعْدِيْ أَئِمَّةٌ لاَ يَهْتَدُوْنَ بِهُدَايَ، وَلاَ يَسْتَنُّوْنَ بِسُنَّتِيْ، وَسَيَقُوْمُ فِيْهِمْ رِجَالٌ قُلُوْبُهُمْ قُلُوبُ الشَّيَاطِيْنِ فِيْ جُثْمَانِ إِنْسٍ. قُلْتُ: كَيْفَ أَصْنَعُ يَا رَسُوْلَ اللَّهِ إِنْ أَدْرَكْتُ ذٰلِكَ؟ قَالَ: تَسْمَعُ وَتُطِيْعُ لِلأَمِيْرِ، وَإِنْ ضُرِبَ ظَهْرُكَ وَأُخِذَ مَالُكَ؛ فَاسْمَعْ، وَأَطِعْ

[Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:] “Akan ada setelahku para imam (pemimpin) yang tidak mengambil petunjuk dariku, dan tidak mengambil Sunnah-ku. Dan akan ada sekelompok lelaki di antara mereka yang hati mereka adalah hati setan dalam tubuh manusia.” Aku berkata: Apa yang aku lakukan wahai Rasulullah apabila aku menemui yang demikian? Beliau bersabda: “Engkau dengar dan engkau ta’at kepada pemimpin, walaupun dia memukul punggungmu dan mengambil hartamu, maka dengar dan ta’atlah!” HR. Muslim (no. 4891)

JELAS DALAM HADITS INI BAHWA: PEMIMPIN YANG DIPERINTAHKAN DITA’ATI; TIDAK MENGAMBIL SUNNAH NABI!!!

9. INI ADALAH MASALAH IJTIHAD, MASING-MASING PUNYA HUJJAH DAN JANGAN SALING MENGINGKARI, APALAGI INI MASALAH FURU’ BUKAN USHUL.

Adapun kaidah:

الاِجْتِهَادُ لاَ يُنْقَضُ بِالاِجْتِهَادِ

IJTIHAD TIDAK BISA DIBATALKAN DENGAN IJTIHAD

لاَ إِنْكَارَ فِيْ مَسَائِلِ الْخِلاَفِ

TIDAK ADA PENGINGKARAN DALAM MASALAH KHILAF.

Maka kaidah ini perlu ada tafshiil (perincian).

a. Apabila ijtihad tersebut jelas-jelas bertabrakan dengan dalil yang Shahih; maka tidak boleh kita mengambil ijtihad dan meninggalkan Nash/dalil.

Contoh: dalam masalah nikah dengan tanpa wali; maka jelas bertentangan dengan dalil, sehingga kita wajib untuk menolak dan membantahnya.

Ijtihad yang menghalalkan musik, isbal dan lain-lain; maka wajib kita membantah ijtihad tersebut.

b. Apabila ijtihad tersebut menggunakan dalil yang lemah; maka kita juga boleh menjelaskan kelemahannya -bahkan membantahnya-.

c. Apabila perbedaan pendapat memiliki dalil yang sama kuat; maka di sini berlaku: Tidak mengingkari perbedaan -itu pun tetap harus berpegang dengan dalil (tidak hanya mencari-cari rukhshah atau pendapat yang sesuai keinginan (hawa nafsu)-.

Semoga Allah merahmati Imam Adz-Dzahabi yang mengatakan:

الْعِلْمُ: قَالَ اللهُ، قَالَ رَسُوْلُهُ

Ilmu itu adalah: firman Allah dan sabda Rasul-Nya

قَالَ الصَّحَابَةُ لَيْسَ بِالتَّمْوِيْهِ

Serta perkataan Shahabat; bukan hanya sekedar kamuflase

مَا الْعِلْمُ نَصْبُكَ لِلْخِلاَفِ سَفَاهَةً

Bukanlah ilmu itu dengan engkau mempertangkan perselisihan karena kebodohan

بَيْنَ الرَّسُوْلِ وَبَيْنَ رَأْيِ فَقِيْهٍ!!!

(Mempertentangkan) antara Rasul dengan pendapat Ahli Fiqih!!!

Adapun kalau anda mengatakan ini adalah masalah furu’ (cabang) dan bukan ushul (prinsip); maka yang benar dalam Islam adalah tidak membedakan masalah ushul dan furu’ dalam penting atau tidaknya; yakni: bahwa semuanya adalah penting. Betapa banyak hal-hal yang dianggap kecil akan berubah menjadi bencana dan fitnah yang hebat ketika diremehkan. Lihat saja kisah dzikir jama’ah dengan kerikil yang diingkari oleh Abdullah bin Mas’ud; yang mereka mengatakan bahwa tujuan mereka adalah baik. Akhirnya perbuatan bid’ah yang kecil berubah tersebut berubah menjadi bencana besar, dan orang-orang tersebut semuanya ada di barisan pemberontak melawan Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib -radhiyallaahu ‘anhu-. Lihat pembahasan ini dalam Kitab: ‘Ilmu Ushulil Bida’; Baab: Baina Qisyr Wal Lubaab (antara kulit dan inti) (hlm. 247), karya Syaikh ‘Ali bin Hasan Al-Halabi -hafizhahullaah-.

10. ULAMA TERDAHULU -SEPERTI: SYAIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYYAH- TELAH BERDEMO KETIKA ADA PENCACI RASUL; SEHINGGA BELIAU MENULIS KITAB ASH-SHAARIM AL-MASLUUL, DAN ASY-SYIRAZI (JUGA BERDEMO), DAN LAIN-LAIN.

PERTAMA: Ibnu Taimiyah -rahimahullaah- tidak berdemo, justru beliau mengadukan pencaci rasul kepada pemerintah, dan kebetulan diikuti oleh masyarakat; sehingga terjadilah kerusuhan.

KEDUA: Pendapat Ulama Bukan Dalil

Para ulama berkata:

أَقْوَالُ أَهْلِ الْعِلْمِ يُحْتَجُّ لَهَا وَلاَ يُحْتَجُّ بِهَا

“Pendapat para ulama itu butuh dalil dan ia bukanlah dalil.”

Imam Abu Hanifah -rahimahullaah- berkata:

لاَ يَحِلُّ لأَحَدٍ أَنْ يَأْخُذَ بِقَوْلِنَا؛ مَا لَمْ يَعْلَمْ مِنْ أَيْنَ أَخَذْنَاهُ

“Tidak halal bagi siapapun untuk mengambil pendapat kami, selama dia tidak mengetahui darimana kami mengambil (dalil)nya”

Imam Asy-Syafi’I -rahimahullaah- berkata:

أَجْمَعَ الْعُلَمَاءُ عَلَى أَنَّ مَنْ اسْتَبَانَتْ لَهُ سُنَّةُ رَسُوْلُ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-؛ لَمْ يَكُنْ لَهُ أَنْ يَدَعَهَا لِقَوْلِ أَحَدٍ

“Para ulama telah ijma’ (sepakat) bahwa barangsiapa yang jelas sunah Rasulullah -shallallaahu alaihi wa salam- baginya; maka tidak boleh baginya untuk meninggalkan Sunnah tersebut dikarenakan mengikuti perkataan seseorang.”

Dan juga telah kita sebutkan perkataan Imam Ahmad bin Hanbal –rahimahullaah-:

لاَ تُقَلِدْنِيْ، وَلاَ تُقَلِّدْ مَالِكًا، وَلاَ الشَّافِعِيَّ، وَلاَ الأَوْزَاعِيَّ، وَلاَ الثَّوْرِيَّ! وَخُذْ مِنْ حَيْثُ أَخَذُوْا!!

“Janganlah engkau taqlid kepadaku, jangan pula kepada Malik, Asy-Syafi’i, Al-Auza’i, ataupun Ats-Tsauri! Ambillah (hukum) dari sumber yang mereka mengambil darinya (yakni: dalil-dalil)!!”

[Lihat: Muqaddimah Shifatush Shalaatin Nabiyy, karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-]

Para ulama bukan manusia ma’shum yang selalu benar dan tidak pernah terjatuh ke dalam kesalahan. Terkadang masing-masing dari mereka berpendapat dengan pendapat yang salah karena bertentangan dengan dalil. Mereka terkadang tergelincir dalam kesalahan. Imam Malik -rahimahullaah- berkata:

إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ أُخْطِئُ وَأُصِيْبُ، فَانْظُرُوْا فِيْ رَأْيِيْ؛ فَكُلُ مَا وَافَقَ الْكِتَابَ وَالسُّنَّةَ؛ فَخُذُوْهُ، وَكُلُّ مَا لَمْ يُوَافِقِ الْكِتَابَ وَالسُّنَّةَ؛ فَاتْرُكُوْهُ

“Saya ini hanya seorang manusia, kadang salah dan kadang benar. Cermatilah pendapatku, setiap yang sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah; maka ambillah. Dan setiap yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah; maka tinggalkanlah..”

[Lihat: Muqaddimah Shifatush Shalaatin Nabiyy, karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-]

Orang yang hatinya berpenyakit; maka dia akan mencari-cari pendapat yang salah dan aneh dari para ulama; demi untuk mengikuti nafsunya dalam menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Sulaiman At-Taimi -rahimahullaah- berkata:

لَوْ أَخَذْتَ بِرُخْصَةِ كُلِّ عَالِمٍ أَوْ زَلَّةِ كُلِّ عَالِمٍ؛ اجْتَمَعَ فِيْكَ الشَّرُّ كُلُّهُ

“Andai engkau mengambil pendapat yang mudah-mudah saja dari para ulama, atau mengambil setiap ketergelinciran dari pendapat para ulama; pasti akan terkumpul padamu seluruh keburukan.” [Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliya, 3172]

11. DEMONSTRASI ADALAH AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR -DAN PEMIMPIN WAJIB DINASEHATI-, DAN HAL ITU MERUPAKAN SEUTAMA-UTAMA JIHAD

Inilah perkataan mereka, dan di antara yang mereka bawakan adalah Hadits dari Abu Sa’id Al-Khudri -radhiyallaahu ‘anhu-, bahwa Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

ﺃَﻓْﻀَﻞُ ﺍﻟْﺠِﻬَﺎﺩِ ﻛَﻠِﻤَﺔُ ﻋَﺪْﻝٍ ﻋِﻨْﺪَ ﺳُﻠْﻄَﺎﻥٍ ﺟَﺎﺋِﺮٍ ﺃَﻭْ ﺃَﻣِﻴْﺮٍ ﺟَﺎﺋِﺮٍ

“Jihad yang paling utama adalah: mengatakan perkataan yang ‘adil di sisi penguasa atau pemimpin yang zhalim.”

HR. Abu Dawud (no. 4344), At-Tirmidzi (no. 2174), dan Ibnu Majah (no. 4011).

Dan dalam riwayat Ahmad (V/251 & 256):

كَلِمَةُ حَقٍّ

“Perkataan yang haqq (benar).”

Hadits ini Shahih. Lihat Silsilah Al-Ahaadiits Ash-Shahiihah (no. 491), karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-

Bahkan jika seseorang mati karena dibunuh oleh penguasa yang zhalim -disebabkan amar ma’ruf nahi munkar-; maak dia termasuk pemimpin para Syuhada.

Dari Jabir -radhiallahu ‘anhu-, Rasulullah -ahallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

ﺳَﻴِّﺪُ ﺍﻟﺸُّﻬَﺪَﺍﺀِ: ﺣَﻤْﺰَﺓُ ﺑْﻦُ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟْﻤُﻄَﻠِّﺐِ، ﻭَﺭَﺟُﻞٌ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻟَﻰ ﺇِﻣَﺎﻡٍ ﺟَﺎﺋِﺮٍ؛ ﻓَﺄَﻣَﺮَﻩُ ﻭَﻧَﻬَﺎﻩُ، ﻓَﻘَﺘَﻠَﻪُ

“Penghulu para Syuhada adalah: Hamzah bin ‘Abdul Muththalib, dan orang yang berkata melawan penguasa kejam, dimana dia melarang dan memerintah (penguasa tersebut), namun akhirnya dia mati terbunuh.”

HR. Al-Hakim (no. 4872), daa menyatakan Shahih, akan tetapi Al-Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya. Adz-Dzahabi menyepakatinya. Syaikh Al-Albani mengatakan: Hasan. Lihat Silsilah Al-Ahaadiits Ash-Shahiihah (no. 374).

JAWABANNYA: HADITSNYA BENAR AKAN TETAPI PEMAHAMANNYA YANG SALAH

PERTAMA: kata-kata dalam Hadits (عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ) menunjukkan bahwa menasehatinya di dekat penguasa dengan mendatangi dan tidak menunjukkan terang-terangan sebagaimana; diisyaratkan oleh kata عِنْدَ yang artinya di sisi.

Demikian dalam riwayat kedua kata ﺭَﺟُﻞٌ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻟَﻰ ﺇِﻣَﺎﻡٍ ﺟَﺎﺋِﺮٍ dan lelaki yang berkata dan datang kepada imam yang dzolim. Ada kata (إلى) berarti kata di Tadhmin; memiliki makna: mendatangi, bukan turun ke jalan dan demonstrasi.

Kalau memang anda mampu; maka silahkan datang langsung ke dalam istana dan amar ma’ruf & nahi munkar kepada pemerintah walaupun sampai terbunuh. Itu baru sesuai dengan Hadits, bukan demo di jalanan yang tidak sesuai dengan Hadits di atas.

KEDUA: Hadits Nabi adalah saling menjelaskan satu sama lainnya; sehingga terbentuklah pemahamannya benar. Maka Hadits di atas dijelaskan dengan cara: menasehati pemimpin dengan cara yang baik dan benar dengan tidak dengan terang-terangan. Dan ber-amar ma’ruf serta nahi munkar kepadanya adalah dengan mendatanginya secara langsung -sebagaimana pemahaman dan pengamalan para Shahabat-.

12. DEMONSTRASI PERNAH DILAKUKAN SHAHABAT.

PERTAMA: KISAH ISLAMNYA ‘UMAR YANG THAWAF BERBARIS BERSAMA HAMZAH.

KITA JAWAB: Kisahnya lemah sekali, Syaikh Al-Albani mengatakan: Munkar; sehingga tidak bisa dijadikan hujjah. [Lihat: Silsilah Al-Ahaadiits Adh-Dha’iifah (no. 6531)]

Kalaupun Shahih; maka bukanlah menjadi dalil untuk demonstrasi; karena ini adalah pengumuman Islamnya Hamzah dan ‘Umar; maka di mana letak demonstrasinya? Dan dalam rangka menentang apa?

KEDUA: KISAH WANITA YANG MENDATANGI NABI UNTUK MENGADUKAN PERILAKU SUAMINYA YANG KASAR TERHADAP SUAMI.

KITA JAWAB: INI BUKAN DEMO

Bahkan inilah yang di syari’atkan: mengadukan permasalahan langsung dengan menghadap pemerintah; bukan berdemo di jalan. Karena Shahabiyat langsung datang ke rumah Nabi dan bukan keliling kota Madinah berjalan-jalan meneriakkan yel-yel bahwa suami mereka berbuat kasar.

Bantahan kedua: Ini terjadi bukan karena kesepakatan, bahkan hanya kebetulan banyak para wanita yang mengadukan kepada Nabi perihal suami mereka. Lantas bagaimana dengan demonstrasi yang menggerakkan masa?? Alangkah jauhnya perbedaan antara keduanya!

Masih banyak syubhat (kerancuan) dalam masalah Demonstrasi -yang lebih lemah dari Syubhat di atas-; Insyaa Allaah -jika masih ada kesempatan- akan ada bantahan jilid selanjutnya terhadap Sybhat mereka.

Semoga bermanfaat.

Dika Wahyudi Lc.

Sumber : https://www.facebook.com/dika.wahyudi.140/posts/764094400411089

Bantu Sebarkan Melalui...Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedIn
Mengkritisi Fatwa Asy-Syaikh Shaalih Al-Fauzaan terkait Penghinaan kepada Nabi (?)

Pernah ditanyakan kepada Asy-Syaikh Shaalih Al-Fauzaan hafidhahullah:

هل يجوز اغتيال الرسام الكافر الذي عرف بوضع الرسوم المسيئة للنبي صلى الله عليه وسلم؟

“Apakah diperbolehkan pembunuhan terhadap kartunis kafir yang diketahui telah membuat gambar penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam ?”.

Beliau hafidhahullah menjawab:

هذا ليس طريقة سليمة الاغتيالات وهذه تزيدهم شرا وغيظا على المسلمين لكن الذي يدحرهم هو رد شبهاتهم وبيان مخازيهم وأما النصرة باليد والسلاح هذه للولي أمر المسلمين وبالجهاد في سبيل الله عز وجل نعم

“Perbuatan ini bukan jalan yang benar, yaitu melakukan pembunuhan. Perbuatan ini justru menambah kejelekan dan kemarahan (orang-orang kafir) terhadap kaum muslimin. Akan tetapi jalan untuk menolak mereka adalah dengan membantah syubhat-syubhat mereka dan menjelaskan perbuatan hina mereka tersebut. Adapun melakukan pembelaan dengan tangan dan pedang, maka ini merupakan hak ulil-amri kaum muslimin melalui jihad di jalan Allah ‘azza wa jalla. Na’am” [sumber : http://www.alfawzan.af.org.sa/node/1960].

Saat fatwa beliau hafidhahullah di atas dibawakan terkait peristiwa pembunuhan staf Media Charlie Hebdo yang telah membuat karikatur penghinaan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, ada yang mengatakan bahwa fatwa tersebut keliru karena menyelisihi ijmaa’ kaum muslimin yang mengharuskan membunuh orang yang menghina Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

Abul-Jauzaa’ – semoga Allah memaafkannya – berkata:

Diantaranya nukilan ijmaa’ terkait hukum penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah seperti yang dikatakan Ishaaq bin Rahawaih rahimahumallah:

أجمع المسلمون على أن من سبَّ الله ، أو سبَّ رسولَه صلى الله عليه وسلم ، أو دفع شيئاً مما أنزل الله عزَّ وجلَّ ، أو قتل نبيَّاً من أنبياء الله، أَنَّه كافر بذلك وإِنْ كان مُقِرَّاً بكلِّ ما أنزل الله

“Kaum muslimin bersepakat bahwa orang yang mencaci Allah dan Rasul-Nya shallallaahu ‘alaihi wa sallam, atau menolak sesuatu dari yang diturunkan Allah ‘azza wa jalla, atau membunuh nabi dari nabi-nabi Allah; maka ia kafir dengan sebab itu, meskipun ia mengakui semua (syari’at) yang diturunkan Allah” [Ash-Shaarimul-Masluul oleh Ibnu Taimiyyah, 2/15. Juga dalam Al-Istidzkaar oleh Ibnu ‘Abdil-Barr, 4/226].

Juga dari Muhammad bin Suhnuun Al-Maalikiy rahimahullah:

أجمع العلماء أَنَّ شاتمَ النبيِّ صلى الله عليه وسلم لمتنقِّصَ له كافرٌ ، والوعيدُ جارٍ عليه بعذاب الله له، وحكمه عند الأمَّة : القتل ، ومن شكَّ في كفرِه وعذابِه كفَر

“Para ulama bersepakat bahwa orang yang mencaci Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam untuk merendahkan beliau adalah kafir. Dan ancamannya adalah adzab Allah, hukumnya di sisi umat adalah dibunuh. Barangsiapa yang ragu akan kekafirannya dan adzabnya (kelak di akhirat), maka kafir” [Asy-Syifaa’ oleh Al-Qaadliy ‘Iyaadl, 2/312].

Ijmaa’ ini hanyalah berkaitan dengan seorang muslim yang melakukan penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Adapun orang kafir, maka para ulama berbeda pendapat.

Al-Mundziriy rahimahullah berkata setelah menyebutkan ijma’ wajib dihukum bunuh bagi muslim yang mencela/mencaci Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam :

وَإِنَّمَا الْخِلَاف إِذَا كَانَ ذِمِّيًّا ، فَقَالَ الشَّافِعِيّ يُقْتَل وَتَبْرَأ مِنْهُ الذِّمَّة ، وَقَالَ أَبُو حَنِيفَة لَا يُقْتَل مَا هُمْ عَلَيْهِ مِنْ الشِّرْك أَعْظَم ، وَقَالَ مَالِك مَنْ شَتَمَ النَّبِيّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْيَهُود وَالنَّصَارَى قُتِلَ إِلَّا أَنْ يُسْلِم

“Perbedaan pendapat yang ada hanyalah jika orang yang mencela itu berstatus dzimmiy. Asy-Syaafi’iy berpendapat pelakunya dibunuh dan lepas darinya jaminan (dengan sebab perbuatannya tersebut). Abu Haniifah berpendapat pelakunya tidak dibunuh, karena kesyirikan yang ada padanya lebih besar. Maalik berkata : Barangsiapa yang mencaci Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dari kalangan Yahudi dan Nashara, maka dibunuh kecuali jika kemudian ia masuk Islam” [‘Aunul-Ma’buud, 9/394].

Jika disebut dzimmiy, artinya, orang kafir tersebut tinggal di wilayah negeri Islam yang tunduk pada hukum-hukum Islam yang berlaku di dalamnya.

Perlu kita garis bawahai, para pelaku penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam ini tinggal di negeri Perancis, negeri kafir. Negeri yang tidak menerapkan hukum-hukum Islam.

Siapakah yang akan menegakkan hadd bunuh terhadap mereka (orang kafir), sementara mereka tidak tunduk di bawah hukum Islam, negeri mereka tidak di bawah kendali pemerintahan negeri Islam, dan status mereka bukan kafir dzimiiy ?. Selain itu, jika kita berbicara hadd, tentu saja hal tersebut mesti dilakukan ulil-amri yang mempunyai kekuatan dan kekuasaan untuk menegakkannya.

Apakah kaum muslimin – Perancis pada khususnya atau Eropa pada umumnya – boleh melakukan hukum bunuh terhadap setiap orang kafir yang melakukan penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dengan kondisi mereka minoritas, tidak mempunyai kekuatan memadai, serta sangat rawan mendapat tekanan dan intimidasi ?.

Dulu Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam sering dihina dan dicaci maki orang-orang kafir karena mendakwahkan Islam kepada mereka. Beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah disebut sebagai penyair gila sebagaimana yang difirmankan Allah ta’ala:

وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُو آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَجْنُونٍ

Dan mereka berkata: ‘Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?’ [QS. Ash-Shaaffaat : 37].

Disebut penyihir:

كَذَلِكَ مَا أَتَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلا قَالُوا سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ

Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: ‘Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila” [QS. Adz-Dzaariyaat : 52].

Disebut pendusta:

وَعَجِبُوا أَنْ جَاءَهُمْ مُنْذِرٌ مِنْهُمْ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ

Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata: “Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta” [QS. Ash-Shaad : 4].

Disebut plagiator kitab suci:

وَإِذَا تُتْلَى عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْ هَذَا سِحْرٌ مُبِينٌ * أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang menjelaskan, berkatalah orang-orang yang mengingkari kebenaran ketika kebenaran itu datang kepada mereka: “Ini adalah sihir yang nyata”. Bahkan mereka mengatakan: “Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Al Qur’an)” [QS. Al-Ahqaaf : 7-8].

Bahkan intimidasi secara fisik saat beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam berdakwah ke Bani Tsaaqif di Thaaif.

Semua hinaan, cacian, dan intimidasi fisik beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam terima di awal dakwah saat Islam baru mulai berkembang. Waktu itu, beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak membalasnya, memerintahkan shahabatnya untuk membalasnya, atau memeranginya; padahal penghinaan kepada beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam merupakan sesuatu yang sangat besar dalam Islam. Mengapa ?. Ibnu Katsiir rahimahullah menjawabnya:

كان المؤمنون في ابتداء الإسلام وهم بمكة مأمورين بالصلاة والزكاة, وإن لم تكن ذات النصب, وكانوا مأمورين بمواساة الفقراء منهم وكانوا مأمورين بالصفح والعفو عن المشركين والصبر إلى حين, وكانوا يتحرقون ويودون لو أمروا بالقتال ليشتفوا من أعدائهم ولم يكن الحال إذ ذاك مناسباً لأسباب كثيرة منها: قلة عددهم بالنسبة إلى كثرة عدد عدوهم, ومنها: كونهم كانوا في بلدهم, وهو بلد حرام, أشرف بقاع الأرض, فلم يكن الأمر بالقتال فيه ابتداء كما يقال, فلهذا لم يؤمر بالجهاد إلا بالمدينة لما صارت لهم دار ومنعة وأنصار, ومع هذا لما أمروا بما كانوا يودونه, جزع بعضهم منه, وخافوا مواجهة الناس خوفاً شديداً {وقالوا ربنا لم كتبت علينا القتال لولا أخرتنا إلى أجل قريب} أي لولا أخرت فرضه إلى مدة أخرى, فإن فيه سفك الدماء, ويتم الأولاد, وتأيم النساء

“Dahulu kaum mukminin di masa permulaan Islam saat di kota Makkah diperintahkan untuk shalat dan zakat, walaupun tanpa batasan tertentu. Mereka diperintahkan untuk melindungi orang-orang faqir, diperintahkan untuk memaafkan, dan membiarkan kaum musyrikin, serta sabar (atas kedhaliman mereka) hingga batas waktu yang ditentukan. Padahal semangat mereka sangat membara dan senang seandainya mereka diperintahkan berperang melawan musuh-musuh mereka. Akan tetapi, kondisi saat itu tidak memungkinkan karena beberapa sebab. Diantaranya adalah : minimnya jumlah mereka dibandingkan banyaknya jumlah musuh-musuh mereka, serta keberadaan mereka yang masih berada di kota mereka sendiri, yaitu tanah haram dan tempat yang paling mulia. Sehingga belum pernah terjadi peperangan sebelumnya di tempat itu, sebagaimana dikatakan : ’Oleh karena itu, tidak diperintahkan jihad kecuali di Madinah ketika mereka memiliki negeri, benteng, dan dukungan’……” [Tafsir Ibnu Katsiir , 2/359].

Baru kemudian setelah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam hijrah ke Madiinah serta mendapatkan dukungan dan kekuatan, maka beliau menegakkan berbagai macam huduud terhadap semua bentuk pelanggaran, termasuk melakukan pembunuhan terhadap Ka’b Al-Asyraf yang melakukan penghinaan terhadap beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam.[1]

Syaikhul-Islaam Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengambil analog untuk setiap situasi dan kondisi kaum muslimin yang masih lemah – sebagaimana keadaan kaum muslimin di fase awal perkembangan Islam – disyari’atkannya untuk bersabar dan tidak melakukan perlawanan. Beliau rahimahullah berkata:

فمن كان من المؤمنين بأرض هو فيها مستضعف أو في وقت هو فيه مستضعف فليعمل بآية الصبر والصفح عمن يؤذي الله ورسوله من الذين أوتوا الكتاب والمشركين وأما أهل القوة فإنما يعملون بآية قتال أئمة الكفر الذين يطعنون في الدين وبآية قتال الذين أوتوا الكتاب حتى يعطوا الجزية عن يد وهم صاغرون

“Barangsiapa dari kalangan orang-orang yang beriman (mukminin) yang tinggal di bumi dimana mereka dalam keadaan lemah atau dalam satu waktu dimana kondisi mereka lemah, maka hendaklah ia mengamalkan ayat-ayat sabar dan menahan diri dari orang-orang yang menyakiti[2] Allah dan Rasul-Nya dari kalangan Ahli Kitab dan kaum musyrikin. Adapun bagi mereka yang mempunyai kekuatan, maka hendaknya ia mengamalkan ayat-ayat (yang memerintahkan) berperang melawan pentolan-pentolan orang-orang kafir dan Ahli Kitab yang menghina agama (Islam) hingga mereka membayar jizyah dengan penuh ketundukan dan kerendahan” [Ash-Shaarimul-Maslul ’alaa Syaatimir-Rasuul, hal. 221].

Kemudian beliau rahimahullah menjelaskan sebab kenapa harus bersabar tidak menegakkan huduud bagi mereka (orang kafir) yang menghina/mencela beliau:

لأن إقامة الحدود عليهم كان يفضي إلى فتنة عظيمة ومفسدة أعظم من مفسدة الصبر على كلاماتهم.

“Dikarenakan penegakan huduud (hukuman) terhadap mereka (orang-orang kafir) akan menyebabkan fitnah yang sangat besar dan mafsadat yang lebih besar daripada mafsadat yang ditimbulkan jika bersabar atas perkataan mereka” [idem, hal. 223].

Pasca serangan ke kantor media Charlie Hebdo:

  1. Timbul serangan balasan kepada kaum muslimin berupa penembakan, pemboman, pembakaran, maupun kekerasa fisik lainnya.

Silakan baca : Dailymail.co.uk, Huffingtonpost.com dan Vox.com.

  1. Charlie Hebdo akan menerbitkan 1 juta eksemplar dari semula hanya 30 ribu eksemplar.

Silakan baca : Theverge.com.

  1. Timbul inisiatif mereproduksi karikatur Charlie Hebdo atau membuat karikatur sejenis yang menghina Islam dan kaum muslimin.

Silakan baca : Hoodedutilitarian.com.

  1. Timbul gerakan ‘solidaritas orang-orang kafir di berbagai tempat/negara.

Silakan baca : Irishtimes.com dan News.yahoo.com.

  1. Adanya kemungkinan naiknya gerakan Islamophobia.

Silakan baca : Radioelnury.com.

  1. dan yang lainnya.

Apakah penyerangan tersebut menimbulkan maslahat yang besar bagi kaum muslimin di Perancis dan dakwah Islam yang sedang mereka emban dibanding mafsadat yang sekarang sudah timbul dan akan diperkirakan timbul?. Apakah mereka yang minoritas mesti terus kita provokasi agar kembali melakukan serangan atau pembunuhan serupa pada setiap orang kafir yang menghina Allah, Nabi, Islam, dan kaum muslimin di sana?.

Dari sinilah kita mengetahui akurasi fatwa Asy-Syaikh Shaalih Al-Fauzaan hafidhahullah jika diterapkan dalam permasalahan ini. Inilah fatwa ulama, berbeda dengan fatwa kaum emosional yang senantiasa mengedepankan kemarahan dan provokasi. Ini bukan soal tidak sependapat dengan kekufuran perbuatan penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan konsekuensi hukum bunuh bagi pelakunya, akan tetapi ketidaksetujuan terhadap perbuatan yang dilakukan bukan pada waktu dan kondisi yang tepat sehingga dapat menimbulkan mafsadat yang lebih besar bagi kaum muslimin.

Wallaahul-musta’aan.

[abul-jauzaa’ – perumahan ciomas permai – 12012014 – 03:20]

Artikel terkait : Menghina Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

 

 

[1]      Silakan baca artikel : Pembunuhan Terencana.

[2]      Berupa hinaan, cacian, dan intimidasi.

Bantu Sebarkan Melalui...Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedIn

Bantu Sebarkan Melalui...Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedIn