.







Posting Kajian

Ramadhan Rudolf
Ramadhan RudolfThursday, March 30th, 2017 at 10:51am
Eko Abu Salmah Kalo kesana lewat mana ya..belom pernah tahu Bojong Kulur, ada yg bisa beri info arahan, jazakallahu khair ?
Miskun Abdulloh Cari aja di google maps
Angga Tie
Angga TieWednesday, March 29th, 2017 at 10:10pm

Assalamu'alaykum apakah ada yg tau jadwal kajian di magelang jawa tengah? Untuk bibi ana yg sedang haus ilmu sunnah.

Abu Yusuf Klik #KY_Magelang
Angga Tie Jazakallah khoir Abu Yusuf atas informasinya
Rizki Ramadhan
Rizki RamadhanThursday, March 30th, 2017 at 11:17am

*Bismillah*..
*_INFORMASI KAJIAN ISLAM ILMIAH UNTUK UMUM (IKHWAN dan AKHWAT DI DEPOK_*.
---------------------
In syaa Allah,

๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฆ *_Jum'at_, 03 rajab 1438 H /* ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ *31 MARET 2017*

โฐ *Ba'da maghrib*

Dengan Pemateri :
*_UST.Najmi bin umar bakkar*ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุง ู„ูŠ

Dengan Materi :
*_Ketika Cinta Kepada-Nya Mengalahkan segalanya_*

TempaT:
*_MASJID Arriyadh _*.
*Jl. Kolintang 2 depok 2 tengah* *SUKMAJAYA DEPOK.*

*Info lebih lanjut di* ๐Ÿ‘‡:
โ˜ŽCP. :
โ˜ŽI.0821 1144 7227
08561519950
โ˜ŽA. 08128584921
085719231963
Baarakallahu fiikum.

*(DKM ARRIYADH DEPOK 2 TENGAH SUKMAJAYA-DEPOK).*

๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿ‚

Warith DM
Warith DMThursday, March 30th, 2017 at 4:13am
Abdullah
AbdullahWednesday, March 29th, 2017 at 10:49pm
Pon-Pes Khidmatussunnah
Pon-Pes Khidmatussunnah shared a link to the group: Jadwal Kajian Salaf Indonesia.Thursday, March 30th, 2017 at 10:31am

PONDOK PESANTREN KHIDMATUSSUNNAH LAMPUNG TIMUR
-----------------------------------------------------
Membuka Pendaftaran untuk Santri Baru Tahun Pelajaran 2017/2018
--------
GELOMBANG KE 1 UNTUK SANTRI ASRAMA

Assalamuโ€™alaikum wa rohmatullahi wa barokaatuh

Puji syukur hanya kepada Allah, kita memohon dan meminta pertolongan Kepada-Nya. Sholawat serta salam kepada junjungan Nabi Besar Muhammad Shollallahu โ€˜alaihi wa salam, beserta sahabatnya dan pengikutnya sampai akhir zaman.

Sehubungan dengan Memasuki Tahun Pelajaran 2017 โ€“ 2018, Maka Pondok Pesantren Khidmatussunah yang berada di Ds. Adirejo, Kec. Pekalongan, Kab. Lampung Timur.

Membuka Pandaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Khidmatussunnah.

Adapun jenjang yang kami Buka Adalah :

1.Salafiyah Ula ( setara dengan SD ) = Putra dan Putri [ Non Asrama dan Tidak terima Santri Asrama ]
2. Salafiyah Wustho ( Setara Dengan SMP ) = Putra dan Putri [ Wajib Asrama ]
3. Salafiyah โ€˜Ulya (Setara dengan SMA ) = Putra dan Putri [ Wajib Asrama ]
4. Program Tahfidzul Qurโ€™an = Putra dan Putri [ Wajib Asrama ]
5. โ€˜Idad Duat Tahfizhul Quran ( Pengkaderan Dai ) = Putra dan Putri. [Wajib Asrama]
-----------------------------------------------
-> Jadwal dan Waktu kegiatan Penerimaan santri Baru gelombang ke satu :

a. Pendaftaran : 1 Februari โ€“ 30 April 2017, ->
b. Tempat : kantor Pondok Pesantren khidmatussunnah.
c. Membayar uang pendaftaran Rp. 100.000. Syarat pendaftaran
d. Menyerahkan foto copy kartu keluarga & Surat Keterangan Sehat dari dokter/Puskesmas.
e. Tes Masuk : Ahad 1 Mei 2017, -> Putra, Tempat :
- Peserta Santri Ikhwan di Masjid ikhwan.
- peserta Santri Putri di Lokasi Pondok Pesantren Putri
- Pengumuman Hasil Tes : Ahad 1 Mei 2017 Baโ€™da Asar ,

Informasi dapat di lihat di :
โ€“ Webite www.Khidmatussunnah.com
โ€“ Facebook : Pon-Pes Khidmatussunnah / Khidmatussunnah Putri
[ kalau ada pertanyaan Silahkan INBOX ke Facebook Kami ]
โ€“ Mading Masjid Darussalam atau Kantor Khidmatussunnah
โ€“ SMS
โ€“ WhatsApp
-----------------------------------------
Bagi Santri yang LULUS TES, Maka Wajib membayar Semua biaya administrasi dan Daftar Ulang Rp.

- Santri baru Asrama : Rp. 6.000.000.
- Santri Baru Non Asrama ( SD / SU ) : Rp. 5.110.000
- Santri Lanjutan, Uang Bangunan di korting 25 %
=================================
Waktu pembayaran biaya administrasi dan daftar ulang: Ahad, 1-8 Mei 2017, jam 08.00-14.00 WIB,
- tempat :Kantor Maโ€™had Khidmatussunnah
- Masuk Sekolah : โ€œ KETERANGAN /INFORMASI MENYUSUL โ€
================================
INFORMASI BIAYA ADMINISTRASI
------------
A. ADMINISTRASI / RINCIAN BIAYA DAFTAR ULANG yang Wajib di Penuhi untuk santri Asrama.

=> Membayar Uang Pembangunan : 4.000.000
=> Membayar uang Sarana dan Prasarana ( Waqaf ) : Rp. 1.200.000
=> Membayar uang SPP bulan pertama ( Bulan Juli ) : 350.000 beserta Beras 10 KG / Santri
=> membayar Uang...

Ahmad Yasin Zariat
Ahmad Yasin ZariatThursday, March 30th, 2017 at 10:55am

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡

In syaa Allah
Kajian rutin ahad pertama

Ahad
02 april 2017 /
05 Rajab 1438H

jam 09:00 - 11:30

Materi:
Kitab Syarah Aqidah Wasitiyyah

Narasumber:
Ust. Riyadh Bin Badr Bajrey

Tempat:
MT Asy-syakirin
Blok i22,
Perumahan Alam Indah
Cipondoh
Kota Tangerang.

Kajian untuk umum
(ikhwan dan akhwat)

Himbauan
Untuk tidak membawa mobil karena keterbatasan lahan parkir

https://goo.gl/maps/ELgX9r2jxtH2

Abu Fateemah Mohammed Anas
Abu Fateemah Mohammed AnasThursday, March 30th, 2017 at 10:53am

โ”๐Ÿƒ๐ŸŠโ—โ—โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”“
*SAFARI DAKWAH USTADZ ABU UBAIDAH ASSIDAWY DI SEMARANG*
โ”—โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ”โ—โ—๐ŸŠ๐Ÿƒโ”›
โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโ€โโœฟโโ€โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข
*ุจูุณู’ู€ู…ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…*
*ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡*

Hadirilah Safari Dakwah Kajian Umum Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As Sidawy Hafidzahulloh (Pemimpin Redaksi Majalah Al Furqon & Pengajar Ma'had Al Furqon Al Islami, Sidayu Gresik, yang akan dilaksanakan
ุงู†ู’ ุดูŽุข ุกูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู :
Sesi 1
๐Ÿ“…โ”ƒ *SABTU, 4 Rajab 1438 / 1 April 2017*
โฒโ”ƒ *Ba'da Isya Jam 19.30 - Selesai*
๐Ÿ“šโ”ƒ Tema : *Panduan Saat Fitnah Melanda*
๐Ÿ•Œโ”ƒ Tempat : *Masjid Al Mujahidin, Jl. Patriot Raya Semarang*
๐ŸŒŽโ”ƒPeta : Google Maps https://goo.gl/maps/WMPsGeSHUES2

Sesi 2
๐Ÿ“…โ”ƒ *AHAD, 5 Rajab 1438 / 2 April 2017*
โฒโ”ƒ *Ba'da Subuh Jam 05.00 - Selesai*
๐Ÿ“šโ”ƒ Tema : *Cambuk Hati Sahabat Nabi*
๐Ÿ•Œโ”ƒ Tempat : *Masjid Baitul Wahid, Graha Wahid, Jl. Kedung Mundu*
๐ŸŒŽโ”ƒPeta : Google Maps Graha Wahid https://goo.gl/maps/53s1MdQ7X9T2

Sesi 3
๐Ÿ“…โ”ƒ *AHAD, 5 Rajab 1438 / 2 April 2017*
โฒโ”ƒ *Jam 09.00 - 11.30*
๐Ÿ“šโ”ƒ Tema : *Kajian Kitab Nawaqidhul Islam*
๐Ÿ•Œโ”ƒ Tempat : *Masjid At-Thoyyibah, Perum Bukit Kencana Jaya*
๐ŸŒŽโ”ƒPeta : Google Maps https://goo.gl/maps/sH97BjCbnHN2

Sesi 4
๐Ÿ“…โ”ƒ *AHAD, 5 Rajab 1438 / 2 April 2017*
โฒโ”ƒ *Jam 19.30 - 21.00*
๐Ÿ“šโ”ƒ Tema : *Dakwah inilah jalanku*
๐Ÿ•Œโ”ƒ Tempat : *Masjid Al Jauhari, Jl. Gaharu Raya Banyumanik*
๐ŸŒŽโ”ƒPeta : Google Maps Masjid Al Jauhari https://goo.gl/maps/QDZr4gh4zRP2

๐Ÿ“žโ”ƒInfo : 0817-4890-202 (Najat)
0857-9977-8590 (Eko)

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโ€โโœฟโโ€โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข
ู„ูŽุง ูŠูŽู‚ู’ุนูุฏู ู‚ูŽูˆู’ู…ูŒ ูŠูŽุฐู’ูƒูุฑููˆู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุญูŽูู‘ูŽุชู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉู ูˆูŽุบูŽุดููŠูŽุชู’ู‡ูู…ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽุฉู ูˆูŽู†ูŽุฒูŽู„ูŽุชู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู ุงู„ุณู‘ูŽูƒููŠู†ูŽุฉู ูˆูŽุฐูŽูƒูŽุฑูŽู‡ูู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูููŠู…ูŽู†ู’ ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ู
_Tidaklah sekelompok orang duduk berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla, kecuali para malaikat mengelilingi mereka, rahmat (Allah) meliputi mereka, ketentraman turun kepada mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan (para malaikat) yang ada di sisiNya [HR. Muslim, 2700]_
โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโ€โโœฟโโ€โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

*ุฌูŽุฒูŽุงูƒู… ุงู„ู„ู‡ู ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง*
*ูˆูŽุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุช*

Dwi Azhari Yassinthya
Dwi Azhari Yassinthya shared a link to the group: Jadwal Kajian Salaf Indonesia.Monday, March 27th, 2017 at 7:42pm

Klarifikasi Ustadz Abdullah Taslim atas Beredarnya Broadcast Tulisan yang Mengatasnamakan Beliau

Bismillah...

Alhamdulillah washalatu wa salam 'ala Rasulillah ama ba'du:

Telah sampai kepada ana, Abdullah Taslim

Berita tentang tersebarnya sebuah pernyataan yang direkam dari ucapan ana sendiri, sehubungan dengan beberapa orang yang ditanyakan, yang itu saya sampaikan di sebuah group WA sebagai pembina secara pribadi....

Kemudian sudah saya nasihatkan supaya tidak disebar karena itu menyangkut nama orang...

Tapi qadarullah ada orang yang menulis dan memprovokasi dengan menambah-nambahkan itu sebagai dari "Radio Rodja yang mesti benar, mesti tidak mungkin salah"......

Ini tidak mungkin dikatakan oleh seorang muslim yang berakal apalagi yang kenal agama, (maka) tidak ada maksud untuk menjelaskan seperti itu...

Penjelasan saya tadi adalah dalam hal menerapkan kaidah ilmu, (yaitu) kepada siapa kita mengambil ilmu...

Ketika ditanyakan kepada saya dan saya menukil para ustadz yang lain juga tidak mengenal, maka kita katakan kami tidak kenal...

Kalau orang itu kita terima sebagai teman kita, sebagai orang yang kita anggap sebagai saudara......kita terima.

Tapi untuk mengambil ilmu itu maka harus orang yang ahli...harus orang yang ahli...

Sama kalau kita ditanyakan misalanya, kita ingin berobat kepada seseorang tetangga kita yang baik....tentu kita tidak akan datang berobat hanya karena dia baik kan?

Harus dia ahli, dalam hal ini dia benar-benar menguasai ilmu kedokteran, benar-benar dia sudah resmi dapat izin untuk buka praktek...itu maksudnya.

Adapun orang yang tidak kita kenal...mungkin kita anggap dia baik, mungkin kita anggap dia ramah, tapi tidak mesti itu kita jadikan sebagai tempat untuk jadi rujukan dalam bidang ilmu tertentu. Itu yang saya tekankan di akhir yang kelihatannya itu kemudian dipotong dan tidak disebarkan.

Kemudian apalagi menyebutkan nama tokoh tertentu yang saya sempat contohkan memang, saya contohkan dengan menukil ucapan ulama yang ada di Saudi, dalam hal ini Syaikh Bin Baz rahimahullah Ta'ala, yang itu bukan tujuannya untuk menjelek-jelekkan tokoh tapi ketika terjadi perdebatan di antara para ulama ada orang yang dinilai seperti itu oleh para ulama kita...

'Ala kulli haal....jadi kesimpulannya, apa yang disebutkan dalam tulisan tersebut adalah fitnah, sangat provokatif, tujuannya untuk mengadu domba...

Semoga ikhwan-ikhwan yang kenal sunnah, yang paham tentang agama, tidak menelan mentah-mentah begitu saja...

Ini juga akibat di antara mudahnya penyebaran berita di media sosial dan saya sudah ingatkan berkali-kali anggota group (saya sebagai pembina), harusnya jangan disebar, jangan diekspos keluar karena ini menyangkut jawaban pribadi.

Dan saya sebagai pembina tentu ketika ditanya, saya harus memberikan jawaban di dalam group tersebut.

Dan saya berlepas diri ketika ada orang yang menyebarluaskannya tanpa izin kemudian juga...apalagi dengan cara yang ditambah-tambahkan dengan tulisan seperti ini...

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala melindungi kita semua dari segala keburukan...

Na'am demikian, shallallahu wa salam wa...

Saepul Cerah Namanya juga manusia, khilaf mah wajar ko..hee
Galih Sri Wardhana Kalo permintaan maaf dari penyebar pertama udah ada belum yah?
Asiyah Enha Nurhuda Said...
Nita Ummu Adam
Nita Ummu AdamThursday, March 30th, 2017 at 2:45am

Pekanbaroe ....

Load More

Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added 5 new photos.Thursday, March 30th, 2017 at 12:06pm

ใ€Š PURWOKERTO ใ€‹

Bismillah...

== *INFO KAJIAN PURWOKERTO* ==

=======================
Kajian *Narasumber Dunia & Narapidana Akherat* bersama *Ustadz Tamim Abu Unaisah*, _Hari ini_ ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid At Taqwa*, Jl. M.Syafi'i, dpn Matahari Mall, Kebondalem, Purwokerto
=======================

Insyaa Allah,
Hari ini, *KAMIS*, 02 Rajab 1438H - 30 Maret 2017,

= *KAJIAN PAGI MUSLIMAH* =

1) Kajian *Tematik*, bersama *Ustadz Juman Abu Ahmad, Lc*, RUTIN jam 09.30-11.00 @ *Masjid Soedirman*, Jl. Gatot Subroto, Purwokerto.
*Khusus MUSLIMAH, terbuka untuk UMUM*

= *KAJIAN SIANG MUSLIMAH* =

2) Kajian *Tahsin* bersama *Ustadzah Fitri Ainun*, ba'da Dhuhur - 13.30 WIB @ *Kuttab Al Fatih*, Jl. Riyanto gg
10, Sumampir, Purwokerto.
*Khusus MUSLIMAH, terbuka utk UMUM*

= *KAJIAN JELANG MAGRIB* =

3) Kajian *Riyadus Sholihin* bersama *Ustadz Saefuddin Zuhri, Lc*, jam 17.00 hingga menjelang magrib @ *Masjid Tujuh Belas (17)*, Jl. dr. Angka, depan RSU Geriyatri, Purwokerto.
*Tersedia Buka Puasa, GRATIS*

4) Pelajaran *Ilmu Nahwu* bersama *Ustadz Firdaus*, jam 16.00-17.00 @ Ponpes Al Faruq, Karanglewas Kidul, Purwokerto. CP. 0896 9257 5556

5) Kajian Kitab *Lumatul I'tiqad & Al-Wajiz* bersama *Ustadz Zakaria Ahmad* ba'da Ashar hingga menjelang Magrib @ *Masjid Abdullah Sholeh*, Jl. Gerilya Barat, Tanjung, Purwokerto.
*Tersedia Buka Puasa, GRATIS*

= *KAJIAN BA'DA MAGRIB* =

6) Kajian Kitab *Arbain Nawawiyah* bersama *Ustadz Asas El Izzi Makhis, Lc*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Tujuh Belas (17)*, Jl. dr. Angka, depan RSU Geriyatri, Purwokerto.

7) Kajian *Tafsir Al Quran* bersama *Ustadz Sunhadi Faizan, S.Ag* ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Gelora Indah*, Selatan GOR Satria, barat SMP/SMA Al Irsyad, Purwokerto.

8) Kajian *Tafsir Juz Amma* bersama *Ustadz Heru Widodo, Lc*, ba'da magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Darussalam*, Jl. Merdeka, Purwokerto.

9) Kajian *Tematik* bersama *Ustadz Darussalam*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Soedirman* Jl. Gatot Soebroto, Purwokerto

10) Kajian Kitab *Bulughul Maram* bersama *Ustadz Abdullah Fawzi, Lc*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Amanah*, Jl. BKR, Selatan Pasar Manis, Purwokerto.

11) Kajian *Tauhid* bersama *Ustadz Abdul Manan, Lc*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Baitul Hikmah*, Jl. Penatusan 1 No.11, blkg Posis, Purwokerto.

12) Kajian *Akidah* bersama *Ustadz Wahyudin*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Fatimatuzahra*, Jl. Madrani, Grendeng, Purwokerto.

_13) Kajian *Narasumber Dunia & Narapidana Akherat* bersama *Ustadz Tamim Abu Unaisah*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid At Taqwa*, Jl. M.Syafi'i, dpn Matahari Mall, Kebondalem, Purwokerto._

14) Kajian *Riyadhus Sholihin*, bersama *Ustadz Thoha Husein Al Hafidz*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Al Ikhlas*, Perumahan Berkoh Indah / blkg Praktek Dr. Mukson, Purwokerto.

15) Kajian Kitab...

Jadwal Kajian
Jadwal KajianThursday, March 30th, 2017 at 11:23am

ใ€Š BANJARMASIN ใ€‹

Hadirilah Kajian Islam Ilmiah

InsyaAllah,
Kamis, 02 Rajab 1438 H/ 30 Maret 2017

Bersama Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary Hafizhahullah

Kajian Tematik
" HIJABKU BUKTI IMANKU "

PAGI 10.00 - 11.30 WITA
@Masjid Imam Syafi'i
Jalan AMD Raya (Depan SMPN 19)
Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Media partner :
- Dakwahsunnah.com
- Radio Gema Madinah Martapura, Kalimantan Selatan
- Radio Muadz Bin Jabal Kendari, Sulawesi Tenggara

Layangkan pertanyaan Anda pada
*SAAT KAJIAN BERLANGSUNG* via;
-SMS/WA ; 0853 8884 8444, 0821 5999 9913

Kajian ini FREE, Terbuka untuk umum
(Muslimah)
Silahkan bantu sebarkan info ini
Semoga bermanfaat.
_____
Fanspage :
Facebook : Masjid Imam Syafii Banjarmasin
Twitter : @Imamsyafiibjm
Telegram : https://telegram.me/misbjm

-Tim Dakwah Masjid Imam Syafii Banjarmasin-

Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added a new photo.Thursday, March 30th, 2017 at 8:54am
Jadwal Kajian
Jadwal KajianThursday, March 30th, 2017 at 8:51am

ใ€Š PALEMBANG ใ€‹

Bismillah, dengan mengharap ridho Allah ta'ala
Kajian Rutin kembali,
kita lanjutkan kajian rutin dengan pembahasan kajian Kamis ini,
tema kali ini yaitu :
"Berpegang Teguh Dalam Jalan Sunnah"
Pemateri : Ustadz Erlan Agusrijaya,S.Pd,M.Pd
Waktu : Kamis, 2 Rajab 1438 / 30 Maret 2017
Pukul 14.00 WIB - Asar WIB
di Masjid Al-Hidayah, Jl.Lunjuk Jaya, Bukit Besar, Palembang
Jangan lupa diajak saudara, keluarga, dan tetangganya ya,,
Jangan lupa bawa payung
Serta pasang kunci tambahan (gembok) pada kendaraan
Insya Allah akan ada sesi soal jawab setelah materi
Kontak Person : 08991587074 | Telegram.me/kajianpalembang
Silahkan disebarkan ...

Jadwal Kajian
Jadwal KajianThursday, March 30th, 2017 at 8:51am

ใ€Š YOGYAKARTA ใ€‹

Jl. Babarsari, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Jadwal Kajian
Jadwal KajianThursday, March 30th, 2017 at 2:59am

INFO KAJIAN USTADZ ABU QOTADAH BESOK DI MASJID PURI CINERE DILIBURKAN

Jadwal Kajian
Jadwal KajianThursday, March 30th, 2017 at 2:52am

*DAFTAR KAJIAN SUNNAH WILAYAH SEMARANG DAN SEKITARNYA, KAMIS 2 RAJAB 1438 H / 30 MARET 2017*

ใ€Š SEMARANG ใ€‹
Tempat : Masjid Imam Ahmad bin Hanbal, Durenan Asri Meteseh
Sesi Pembukaan Dauroh Kitab
Pemateri : Ustadz Abu Izzi Masmu'in
Tema : Pembukaan Dauroh
Waktu : Jam 05.00 - 07.00
Sesi 1
Pemateri : Ustadz Abu Izzi Masmu'in
Tema : Kitab Al Iman Qooidatul Ishlah (Karya Syeikh Ibrahim Al Bari)
Waktu : Jam 09.30 - 11.30
Sesi 2
Pemateri : Ustadz Dr Ali Musri Semjan Putra
Tema : Kitab Risalah Tadmuriyyah (Karya Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah)
Waktu : Jam 15.30 - 17.30
Sesi 3
Pemateri : Ustadz Dr Ali Musri Semjan Putra
Tema : Kitab Risalah Tadmuriyyah (Karya Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah)
Waktu : Jam 19.30 - 21.00
PIC : 085727290077 / 0856-4022-0922
*****
Tempat : Masjid Nurus Sunnah Bulusan Tembalang
Pemateri : Ustadz Abu Umair Kuswoyo / Ustadz Haris Budiatna
Tema : Kitab An Nikah / Adabul Mufrod
Waktu : Jam 17.00 - Maghrib (Dilanjutkan buka puasa bersama)(Rutin tiap Kamis)
PIC : 08231372226
*****
Tempat : Pengajian Al Iman, Rumah Ibu Astuti/Bp Imron, Jl. Rasamala III/188, Banyumanik
Pemateri : Ustadz Sholahudin Abu Yusuf
Tema : Tematik Aqidah
Waktu : Jam 15.45 - selesai (Rutin tiap Kamis)
PIC : 08164242870/7462345
*****
Tempat : Masjid Perum KORPRI Bulusan Tembalang
Pemateri : Ustadz Sholahudin Abu Yusuf
Tema : Tematik Aqidah
Waktu : Jam 19.30 - selesai
PIC : 08164242870/
*****
Tempat : Ma'had Ta'dzimussunnah Jl Dong Biru 2 RT 8/4 no 36-37 Genuk Sari, Genuk
Pemateri : Ustadz Abu Usamah Herwanto
SESI 1
Tema : Syarah Arbain Nawawi
Waktu : Ba'da Maghrib-selesai
SESI 2
Tema : Nahwu (Praktik baca kitab)
Waktu : Ba'da Isya-selesai
(Rutin tiap Kamis)
PIC : 0858 7512 5175
*****
Tempat : Masjid Sa'ad Bin Mu'adz (SBM), Jl. Trunojoyo XII Banyumanik
Pemateri : Ustadz Muhammad Utsman
Tema : Bulughul Marom
Waktu : Ba'da magrib - selesai (Rutin tiap Kamis)
PIC : 0811299021
*****
Tempat : Sekolah Al irsyad, Jl. Petek
Pemateri : Asatidz Al Irsyad
Tema : Kitab Bulughul Maram / Siroh Nabawiyah
Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai (Rutin tiap Kamis 1&3)
PIC : 085799778590
*****
Tempat : Masjid Al Mu'thasim, Pondok Bukit Agung C 21
Pemateri : Ustadz Abu unaisah Jabir
Tema : Tafsir As Sa'dy
Waktu : Ba'da Subuh - selesai (Rutin tiap hari)
PIC : 087832491519
*****
Tempat : Sekretariat...

Tri Solo sukoharjo?
Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added a new photo.Thursday, March 30th, 2017 at 2:10am
Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added a new photo.Thursday, March 30th, 2017 at 1:38am
Jadwal Kajian
Jadwal KajianThursday, March 30th, 2017 at 1:38am

๐Ÿ•Œ *JADWAL KAJIAN MASJID AL HIDAYAH KOMP. BANK INDONESIA PANCORAN, JAKARTA SELATAN.*_*(Belakang Menara Bidakara)*_

Kajian Rutin
*TERBUKA UNTUK UMUM*

โฐ _*KAMIS, 30 MARET 2017*_

๐Ÿ“š *Pemateri : Ustad AZHAR KHALID SEFF*
*Tema : AL WAJIZ*
*Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai*

โ˜Ž _*Cp : 081310626292 (Akhwat)*
*082312555171 (Ikhwan)*

Rika Manda Dapat uang hingga 700rb/hri smbil main facebook, tinggal kunjungi link: www.bestmilyard.blogspot,com
Load More

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo to the album: SUMEDANG #KY_Sumedang.Thursday, March 30th, 2017 at 12:39pm

ใ€Š JATINANGOR - SUMEDANG ใ€‹

๐Ÿ‘ค๐Ÿ‘ฅ"Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya"

๐Ÿ‘ฎPara pemuda generasi penerus bangsa.
Memimpin bukanlah suatu perihal yang mudah, diperlukan ilmu yang mumpuni baik ilmu dunia apalagi ilmu Agama Islam yang benar sesuai Alqur'an dan Assunnah.

๐ŸŒKarena kepemimpinan itu berat pertanggungjawaban di dunia apalagi di akhirat.
Ayo!!! Hadirilah Tabligh Akbar IPDN.

โŒ›InsyaAllah
Kamis, 2 rajab 1438 H / 30 Maret 2017 || Kamis malam, Pukul 18.30 WIB s.d Selesai

๐Ÿ“šTema kajian
"PEMUDA HARI INI, PEMIMPIN HARI ESOK"

๐Ÿ‘คPemateri:
Ustadz Subhan Bawazier, ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

๐Ÿšฉdi Masjid Darul Ma'rif IPDN,
Kec.Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Maps: Jalan Ir. Soekarno KM 20, Desa Cibeusi, Jatinangor, Cibeusi, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45363

๐Ÿ‘ณ terbuka untuk umum (KHUSUS IKHWAN)

Supported by:
โœ…Bandung Mengaji

Live Streaming ๐ŸŽฅ :
โœ…aladzivie channel
โ–ถyoutube/aladzievie

Kontak Panitia:
- 08117491904

#KajianYuk #KY_Bandung #KY_Sumedang

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo to the album: PEKANBARU #KY_Pekanbaru.Thursday, March 30th, 2017 at 11:57am

ใ€Š PEKANBARU ใ€‹

#KajianYuk #KY_Pekanbaru

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo to the album: BANJARMASIN #KY_Banjarmasin.Thursday, March 30th, 2017 at 11:57am

ใ€Š BANJARMASIN ใ€‹

#KajianYuk #KY_Banjarmasin

Kajian Yuk
Kajian Yuk added 2 new photos โ€” feeling excited.Thursday, March 30th, 2017 at 3:37am
Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo to the album: SURABAYA #KY_Surabaya.Thursday, March 30th, 2017 at 3:34am

ใ€Š KEBRAON - SURABAYA ใ€‹

#KajianYuk #KY_Surabaya #KY_Kebraon

Kajian Yuk
Kajian Yuk added 2 new photos to the album: CIREBON #KY_Cirebon.Thursday, March 30th, 2017 at 3:33am

ใ€Š CIREBON ใ€‹

#KajianYuk #KY_Cirebon

Kajian Yuk
Kajian Yuk added 2 new photos to the album: JOGJA #KY_Jogja.Thursday, March 30th, 2017 at 3:32am
Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo to the album: CIANJUR #KY_Cianjur.Thursday, March 30th, 2017 at 3:29am

ใ€Š CIANJUR ใ€‹

#KajianYuk #KY_Cianjur

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo to the album: BANDUNG #KY_Bandung.Thursday, March 30th, 2017 at 3:28am

ใ€Š DAGO PAKAR RESORT, BANDUNG ใ€‹

Jl. Dago Pakar Permai 7, Dago Pakar Resort โ€“ Bandung

https://goo.gl/maps/ZApfQ2BZcL82

#KajianYuk #KY_Bandung #KY_Dago #KY_DagoPakar

Kajian Yuk
Kajian Yuk added 2 new photos to the album: JAKARTA BARAT #KY_Jakbar #KY_JakartaBarat.Thursday, March 30th, 2017 at 3:23am
Load More



DEMONSTRASI (bagian kedua): BANTAHAN ATAS PEMBOLEHAN DEMONSTRASI

SYUBHAT-SYUBHAT DAN BANTAHANNYA

1. BAGAIMANA ISLAM BISA DIBELA KALAU CUMA TAโ€™LIM (PENYEBARAN ILMU) DAN IBADAH DI MASJID ATAU DIRUMAH?

Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda:

ุงู„ุนุจุงุฏุฉู ูููŠ ุงู„ู’ู‡ูŽุฑูŽุฌู ูƒูŽู‡ูุฌู’ุฑุฉู ุฅูู„ูŠู‘ูŽ

โ€œIbadah dimasa fitnah/ujian: (pahalanya) seperti Hijrah kepadaku.โ€ HR. Muslim (no. 7588).

Hadits ini sebagai arahan dari Nabi -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- yang mulia; bahwa: justru dalam masa fitnah ini kita diharuskan banyak beribadah, dan itulah yang menolong kaum muslimin. Bukan berkata dan berbuat gegabah yang jelas dilarang oleh Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam-. Bahkan Allah -Taโ€™aalaa- berfirman:

…ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูŽุตู’ุจูุฑููˆุง ูˆูŽุชูŽุชู‘ูŽู‚ููˆุง ู„ุงูŽ ูŠูŽุถูุฑู‘ููƒูู…ู’ ูƒูŽูŠู’ุฏูู‡ูู…ู’ ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุจูู…ูŽุง ูŠูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ ู…ูุญููŠุทูŒ

โ€œโ€ฆJika kamu bersabar dan bertakwa; niscaya tipu daya mereka tidak akan membahayakanmu sedikitpun. Sungguh, Allah Maha Meliputi segala apa yang mereka kerjakan.โ€ (QS. Ali โ€˜Imran: 120)

Dalam ayat ini pun Allah menerangkan dan menegaskan kepada kita bahwa: Dia mengetahui makar orang kafir dan akan menolong orang beriman; dengan syarat SABAR dan TAKWA (melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya).

2. ANDA DAN ORANG SEMISAL ANDA YANG TIDAK BERDEMO; TIDAK JUGA MENASEHATI PEMERINTAH DAN MENDATANGINYA. CUMA OMONG DOANG!

Kita katakan bahwa: kita serahkan pada Ustadz Kibar tentang permasalahan ini; yang bisa langsung menasehati pemerintah. Dan siapa bilang kita diam saja?! Apakah apabila kami dan Ustadz kami menasehati pemerintah; kemudian harus bilang ke wartawan untuk direkam, difoto, disebarkan, bawa bendera partai, bawa spanduk buat promosi, dan lain-lain. Manhaj macam apa ini?!

Kita hanya meneladani para Shahabat dan para Salaf, oleh karena itulah kita disebut SALAFI!

ุนูŽู†ู’ ุดูŽู‚ููŠู‚ูุŒ ุนูŽู†ู’ ุฃูุณูŽุงู…ูŽุฉูŽ ุจู’ู†ู ุฒูŽูŠู’ุฏูุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ููŠู’ู„ูŽ ู„ูŽู‡ู: ุฃูŽู„ุงูŽ ุชูŽุฏู’ุฎูู„ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูุซู’ู…ูŽุงู†ูŽุ› ููŽุชููƒูŽู„ู‘ูู…ูŽู‡ูุŸ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฃูŽุชูุฑูŽูˆู’ู†ูŽ ุฃูŽู†ู‘ูู‰ ู„ุงูŽ ุฃููƒูŽู„ู‘ูู…ูู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฃูุณู’ู…ูุนููƒูู…ู’ุŸ! ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู! ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ูƒูŽู„ู‘ูŽู…ู’ุชูู‡ู ูููŠู’ู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ููŠู’ ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูุ› ู…ูŽุง ุฏููˆู’ู†ูŽ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽูู’ุชูŽุชูุญูŽ ุฃูŽู…ู’ุฑู‹ุง ู„ุงูŽ ุฃูุญูุจู‘ู ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽูƒููˆู’ู†ูŽ ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ูŽ ู…ูŽู†ู’ ููŽุชูŽุญูŽู‡ูุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุฃูŽู‚ููˆู’ู„ู ู„ุฃูŽุญูŽุฏู ูŠูŽูƒููˆู’ู†ู ุนูŽู„ูŽู‰ู‘ูŽ ุฃูŽู…ููŠู’ุฑู‹ุง ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ุฎูŽูŠู’ุฑู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู

Dari Syaqiq, dari Usamah bin Zaid, ada yang berkata kepadanya: Kenapa anda tidak masuk menemui โ€˜Utsman dan engkau menasehatinya?โ€ Maka dia berkata: โ€œApakah kalian menganggap bahwa jika aku berbicara padanya (โ€˜Utsman) lantas aku harus memperdengarkannya kepada kalian?! Demi Allah! Aku telah berbicara empat mata dengannya; tanpa perlu saya membuka satu perkara yang saya tidak suka menjadi orang pertama yang membukanya (yaitu menasehati pemimpin terang-terangan), dan tidakklah aku mengatakan kepada seorang: saya memiliki pemmpin yang dia adalah manusia terbaik.โ€ HR. Muslim (no. 7674).

3. BUKANKAH AHOK KAFIR, SEHINGGA KITA BOLEH UNTUK MEN-DEMO DIA? BUKANKAH YANG TIDAK DIPERBOLEHKAN ADALAH MEN-DEMO PEMERINTAHAN MUSLIM!

Kita katakan: Anda dan orang semisal anda; pada hakikatnya berdemo kepada pemerintah yang di atas Ahok -yaitu: Presiden- agar Ahok diadili. Bukankah ini demo terhadap pemerintahan muslim??!!

Kalaupun pemerintah anda adalah kafir -di Cina, Rusia, Amerika, dan lainnya- tidak lantas menjadi halal mendemo mereka karena mudharat yang ditimbulkan akan besar, dan hukum asal demo adalah perbuatan haram.

Lihat kepada Suriah sekarang ini! Pemerintah Basyar Assad dari dulu memang sudah kafir; akan tetapi Ulama Rabbani -seperti Syaikh Al-Albani, Syaikh Bin Baz, dan Syaikh โ€˜Utsaimin- tidak memerintahkan masyarakat Suriah untuk berdemo dan menggulingkan pemerintahan. Karena mereka mengerti keadaan umat yang lemah apabila memberontak, namun terjadilah apa yang kita lihat sekarang.

Kalaupun mau menggulingkan pemerintahan kafir; maka lakukanlah dengan cara yang benar, dan ukurlah kekuatan, serta mintalah fatwa dari Ulama Rabbani. Karena ini menyangkut darah kaum muslimin yang akan tercecer. Jangan sampai sia-sia dan banyak memakan korban!

Lihatlah Nabi Musa dan Nabi Harun -โ€˜alaihimas salaam- yang berdakwah langsung bertemu dengan penista agama terbesar: Firโ€™aun. Tidaklah mereka berdua berdemonstrasi, padahal Bani Isra-il amat banyak. Akan tetapi; inilah perintah langsung dari Allah -Taโ€™aalaa-:

ุงุฐู’ู‡ูŽุจูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ููุฑู’ุนูŽูˆู’ู†ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ุทูŽุบูŽู‰ * ููŽู‚ููˆู„ุงูŽ ู„ูŽู‡ู ู‚ูŽูˆู’ู„ุงู‹ ู„ูŽูŠู‘ูู†ู‹ุง ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽุชูŽุฐูŽูƒู‘ูŽุฑู ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽุฎู’ุดูŽู‰

โ€œPergilah kamu berdua (Musa dan Harun) kepada Firaun, karena dia benar-benar telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Firโ€™aun) dengan kata-kata yang lemah lembut; mudah-mudahan dia sadar atau takut.โ€ (QS. Thaha: 43-44)

4. INI BUKAN DEMONSTRASI, TAPI AKSI DAMAI!

Kita katakana: Terserah kalian mau menamakan aksi kalian dengan nama apa saja, karena Islam menghukumi sesuatu bukan dari namanya; akan tetapi melihat kepada hakikatnya. Apakah kalian namakan aksi damai, protes atau lainnya -atau bahkan: Jihad???!!!- HAKIKATNYA ADALAH DEMONSTRASI!!!

Di antara tipu daya iblis dan bala tentaranya -untuk menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan- adalah: dengan teknik branding strategi, memberi nama baru untuk mengaburkan hakikat. Riba sekarang dinamakan bunga oleh bank konvensional dan dinamakan sedekah dan tabrruโ€™ oleh kor Syariโ€™ah dan pegadaian Syariโ€™ah. Dan hal itu tidaklah mengubah hakikat. Khamr dirubah namanya dengan banyak nama: anggur, arak, bir, wiski, dan lainnya; untuk mengaburkan hakikat. Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda:

ู„ูŽูŠูŽุดู’ุฑูŽุจูŽู†ู‘ูŽ ู†ูŽุงุณูŒ ู…ูู†ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ุงู„ู’ุฎูŽู…ู’ุฑูŽุ› ูŠูุณูŽู…ู‘ููˆู’ู†ูŽู‡ูŽุง ุจูุบูŽูŠู’ุฑู ุงุณู’ู…ูู‡ูŽุง

โ€œSungguh, akan ada manusia dari umatku yang meminum khamr; dengan memberikan nama kepadanya bukan dengan namanya (khamr)โ€ [HR. Abu Dawud (no. 3690)]

5. KAMI TIDAK BERBUAT RUSAK DAN ANARKIS, SEHINGGA TIDAK TERMASUK ORANG YANG BERBUAT KERUSAKAN.

PERTAMA: Siapa yang menjamin bahwa tidak akan terjadi kerusakan dan anarkisme dari luapan banyak orang seperti itu?! Bisa jadi ada penyusup yang merusak dari dalam -sebagaimana dalam perang Jamal-.

KEDUA: kerusakan apalagi yang lebih besar dari bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya:

ูˆูŽู„ุงูŽ ุชููู’ุณูุฏููˆู’ุง ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฅูุตู’ู„ุงูŽุญูู‡ูŽุง ูˆูŽุงุฏู’ุนููˆู’ู‡ู ุฎูŽูˆู’ูู‹ุง ูˆูŽุทูŽู…ูŽุนู‹ุง ุฅูู†ู‘ูŽ ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุฑููŠู’ุจูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุญู’ุณูู†ููŠู’ู†ูŽ

โ€œDan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya. Berdoโ€™alah kepada Allah dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.โ€ (QS. Al-Aโ€™raaf: 56)

Abu Bakar bin โ€˜Ayasy berkata tentang ayat ini: โ€œAllah mengutus Muhammad -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- ke permukaan bumi, sedangkan mereka (manusia) berada dalam keburukan. Maka Allah memperbaiki mereka dengan Muhammad -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam-. Sehingga, barangsiapa yang mengajak manusia kepada hal-hal menyelisihi apa yang datang dari Nabi; maka dia termasuk orang yang berbuat kerusakan di muka bumi.โ€ [Lihat Ad-Durr Al-Mantsuur (III/476)]

Silahkan anda lihat tafsiran ulama lainnya yang bertebaran; yang menunjukkan bahwa berbuat kerusakan yang dimaksud di sini adalah: bermaksiat.

6. INI NEGERI DEMOKRASI, DEMONSTRASI DIBOLEHKAN OLEH PEMERINTAH DAN DIFASILITASI; SEHINGGA DIBOLEHKAN.

Ini Hujjah yang lemah sekali, tidaklah apa yang dibolehkan oleh pemerintah lantas semua menjadi halal. Bahkan yang diperintahkan oleh pemerintah pun harus dilihat: apakah itu suatu hal yang maโ€™ruf atau justru kemungkaran.

Nabi bersabda:

ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุงู„ุทู‘ูŽุงุนูŽุฉู ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆู’ูู

โ€œSesungguhnya ketaโ€™atan itu hanya dalam hal yang maโ€™rufโ€ [HR. Al-Bukhari (no. 7257)]

Ada Perda tentang bolehnya tempat hiburan dan diskotek, lantas apa kemudian menjadi halal?! Ada juga Perda tentang bolehnya khamr -dengan ketentuan khusus-; lantas apa kemudian menjadi boleh??!! Silahkan jawab sendiri…

7. MEREKA YANG MELARANG DEMO: MEMBAWAKAN FATWA, KITA JUGA MENGGUNAKAN FATWA YANG MEMBOLEHKAN. ULAMA YANG MELARANG TIDAK MENGERTI KEADAAN INDONESIA.

Subhaanallah! Ulama mana dulu yang berfatwa membolehkan demonstrasi, apakah ad-Damiji yang punya kitab Al-Imaamah Al-โ€˜Uzhmaa yang dilarang terbit di Saudi, atau fatwanya Salman Al-โ€˜Audah dan teman-temannya?? PERMASALAHANNYA ADALAH BUKAN BANYAKNYA FATWA, AKAN TETAPI KUALITASNYA (KESELARASANNYA DENGAN DALIL-DALIL DAN KAIDAH-KAIDAH SYARIโ€™AT)!!!

Kalaupun ulama berfatwa; maka tidak ditelan mentah-mentah sebagai landasan hukum, akan tetapi dilihat dalil pendukungnya.

Kalau kalian menuduh ulama yang berfatwa tentang Indonesia dari negeri lain tidak tahu keadaan sini, bagaimana dengan Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi dan Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaily yang belasan tahun mondar-mandir di negeri kita ini; untuk membahas masalah Dakwah di Indonesia. Apakah anda juga menuduhnya tidak paham Waqiโ€™ (realita)???!!!

Cukuplah dalil yang sudah kami paparkan (pada bagian pertama tulisan ini) sebagai asas dilarangnya Demonstrasi. Fatwa siapapun apabila berbenturan dengan dalil; maka buanglah dia ke belakangmu.

Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullaah-; (beliau adalah ulama yang paling mengumpulkan As-Sunnah dan paling berpegang kepadanya) beliau berkata:

ู„ุงูŽ ุชูู‚ูŽู„ูุฏู’ู†ููŠู’ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูู‚ูŽู„ู‘ูุฏู’ ู…ูŽุงู„ููƒู‹ุงุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุงู„ุดู‘ูŽุงููุนููŠู‘ูŽุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุงู„ุฃูŽูˆู’ุฒูŽุงุนููŠู‘ูŽุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุงู„ุซู‘ูŽูˆู’ุฑููŠู‘ูŽ! ูˆูŽุฎูุฐู’ ู…ูู†ู’ ุญูŽูŠู’ุซู ุฃูŽุฎูŽุฐููˆู’ุง!!

โ€œJanganlah engkau taqlid kepadaku, jangan pula kepada Malik, Asy-Syafiโ€™i, Al-Auzaโ€™i, ataupun Ats-Tsauri! Ambillah (hukum) dari sumber yang mereka mengambil darinya (yakni: dalil-dalil)!!โ€

[Lihat: Shifatush Shalaatin Nabiyy (hlm. 47), karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-]

8. PEMERINTAH YANG TIDAK BOLEH DI-DEMO ADALAH PEMERINTAH YANG BERJALAN DI ATAS ALQURโ€™AN DAN AS-SUNNAH. ADAPUN KALAU PEMERINTAH TIDAK BER-ASASKAN KEDUANYA; MAKA BOLEH DI-DEMO.

JAWABLAH DENGAN HADITS HUDZAIFAH DI ATAS:

ูŠูŽูƒููˆู’ู†ู ุจูŽุนู’ุฏููŠู’ ุฃูŽุฆูู…ู‘ูŽุฉูŒ ู„ุงูŽ ูŠูŽู‡ู’ุชูŽุฏููˆู’ู†ูŽ ุจูู‡ูุฏูŽุงูŠูŽุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุณู’ุชูŽู†ู‘ููˆู’ู†ูŽ ุจูุณูู†ู‘ูŽุชููŠู’ุŒ ูˆูŽุณูŽูŠูŽู‚ููˆู’ู…ู ูููŠู’ู‡ูู…ู’ ุฑูุฌูŽุงู„ูŒ ู‚ูู„ููˆู’ุจูู‡ูู…ู’ ู‚ูู„ููˆุจู ุงู„ุดู‘ูŽูŠูŽุงุทููŠู’ู†ู ูููŠู’ ุฌูุซู’ู…ูŽุงู†ู ุฅูู†ู’ุณู. ู‚ูู„ู’ุชู: ูƒูŽูŠู’ููŽ ุฃูŽุตู’ู†ูŽุนู ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู’ ุฃูŽุฏู’ุฑูŽูƒู’ุชู ุฐูฐู„ููƒูŽุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุชูŽุณู’ู…ูŽุนู ูˆูŽุชูุทููŠู’ุนู ู„ูู„ุฃูŽู…ููŠู’ุฑูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุถูุฑูุจูŽ ุธูŽู‡ู’ุฑููƒูŽ ูˆูŽุฃูุฎูุฐูŽ ู…ูŽุงู„ููƒูŽุ› ููŽุงุณู’ู…ูŽุนู’ุŒ ูˆูŽุฃูŽุทูุนู’

[Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda:] โ€œAkan ada setelahku para imam (pemimpin) yang tidak mengambil petunjuk dariku, dan tidak mengambil Sunnah-ku. Dan akan ada sekelompok lelaki di antara mereka yang hati mereka adalah hati setan dalam tubuh manusia.โ€ Aku berkata: Apa yang aku lakukan wahai Rasulullah apabila aku menemui yang demikian? Beliau bersabda: โ€œEngkau dengar dan engkau taโ€™at kepada pemimpin, walaupun dia memukul punggungmu dan mengambil hartamu, maka dengar dan taโ€™atlah!โ€ HR. Muslim (no. 4891)

JELAS DALAM HADITS INI BAHWA: PEMIMPIN YANG DIPERINTAHKAN DITAโ€™ATI; TIDAK MENGAMBIL SUNNAH NABI!!!

9. INI ADALAH MASALAH IJTIHAD, MASING-MASING PUNYA HUJJAH DAN JANGAN SALING MENGINGKARI, APALAGI INI MASALAH FURUโ€™ BUKAN USHUL.

Adapun kaidah:

ุงู„ุงูุฌู’ุชูู‡ูŽุงุฏู ู„ุงูŽ ูŠูู†ู’ู‚ูŽุถู ุจูุงู„ุงูุฌู’ุชูู‡ูŽุงุฏู

IJTIHAD TIDAK BISA DIBATALKAN DENGAN IJTIHAD

ู„ุงูŽ ุฅูู†ู’ูƒูŽุงุฑูŽ ูููŠู’ ู…ูŽุณูŽุงุฆูู„ู ุงู„ู’ุฎูู„ุงูŽูู

TIDAK ADA PENGINGKARAN DALAM MASALAH KHILAF.

Maka kaidah ini perlu ada tafshiil (perincian).

a. Apabila ijtihad tersebut jelas-jelas bertabrakan dengan dalil yang Shahih; maka tidak boleh kita mengambil ijtihad dan meninggalkan Nash/dalil.

Contoh: dalam masalah nikah dengan tanpa wali; maka jelas bertentangan dengan dalil, sehingga kita wajib untuk menolak dan membantahnya.

Ijtihad yang menghalalkan musik, isbal dan lain-lain; maka wajib kita membantah ijtihad tersebut.

b. Apabila ijtihad tersebut menggunakan dalil yang lemah; maka kita juga boleh menjelaskan kelemahannya -bahkan membantahnya-.

c. Apabila perbedaan pendapat memiliki dalil yang sama kuat; maka di sini berlaku: Tidak mengingkari perbedaan -itu pun tetap harus berpegang dengan dalil (tidak hanya mencari-cari rukhshah atau pendapat yang sesuai keinginan (hawa nafsu)-.

Semoga Allah merahmati Imam Adz-Dzahabi yang mengatakan:

ุงู„ู’ุนูู„ู’ู…ู: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ู

Ilmu itu adalah: firman Allah dan sabda Rasul-Nya

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุญูŽุงุจูŽุฉู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุจูุงู„ุชู‘ูŽู…ู’ูˆููŠู’ู‡ู

Serta perkataan Shahabat; bukan hanya sekedar kamuflase

ู…ูŽุง ุงู„ู’ุนูู„ู’ู…ู ู†ูŽุตู’ุจููƒูŽ ู„ูู„ู’ุฎูู„ุงูŽูู ุณูŽููŽุงู‡ูŽุฉู‹

Bukanlah ilmu itu dengan engkau mempertangkan perselisihan karena kebodohan

ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุณููˆู’ู„ู ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฑูŽุฃู’ูŠู ููŽู‚ููŠู’ู‡ู!!!

(Mempertentangkan) antara Rasul dengan pendapat Ahli Fiqih!!!

Adapun kalau anda mengatakan ini adalah masalah furuโ€™ (cabang) dan bukan ushul (prinsip); maka yang benar dalam Islam adalah tidak membedakan masalah ushul dan furuโ€™ dalam penting atau tidaknya; yakni: bahwa semuanya adalah penting. Betapa banyak hal-hal yang dianggap kecil akan berubah menjadi bencana dan fitnah yang hebat ketika diremehkan. Lihat saja kisah dzikir jamaโ€™ah dengan kerikil yang diingkari oleh Abdullah bin Masโ€™ud; yang mereka mengatakan bahwa tujuan mereka adalah baik. Akhirnya perbuatan bidโ€™ah yang kecil berubah tersebut berubah menjadi bencana besar, dan orang-orang tersebut semuanya ada di barisan pemberontak melawan Khalifah โ€˜Ali bin Abi Thalib -radhiyallaahu โ€˜anhu-. Lihat pembahasan ini dalam Kitab: โ€˜Ilmu Ushulil Bidaโ€™; Baab: Baina Qisyr Wal Lubaab (antara kulit dan inti) (hlm. 247), karya Syaikh โ€˜Ali bin Hasan Al-Halabi -hafizhahullaah-.

10. ULAMA TERDAHULU -SEPERTI: SYAIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYYAH- TELAH BERDEMO KETIKA ADA PENCACI RASUL; SEHINGGA BELIAU MENULIS KITAB ASH-SHAARIM AL-MASLUUL, DAN ASY-SYIRAZI (JUGA BERDEMO), DAN LAIN-LAIN.

PERTAMA: Ibnu Taimiyah -rahimahullaah- tidak berdemo, justru beliau mengadukan pencaci rasul kepada pemerintah, dan kebetulan diikuti oleh masyarakat; sehingga terjadilah kerusuhan.

KEDUA: Pendapat Ulama Bukan Dalil

Para ulama berkata:

ุฃูŽู‚ู’ูˆูŽุงู„ู ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ุนูู„ู’ู…ู ูŠูุญู’ุชูŽุฌู‘ู ู„ูŽู‡ูŽุง ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูุญู’ุชูŽุฌู‘ู ุจูู‡ูŽุง

โ€œPendapat para ulama itu butuh dalil dan ia bukanlah dalil.โ€

Imam Abu Hanifah -rahimahullaah- berkata:

ู„ุงูŽ ูŠูŽุญูู„ู‘ู ู„ุฃูŽุญูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฃู’ุฎูุฐูŽ ุจูู‚ูŽูˆู’ู„ูู†ูŽุงุ› ู…ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู’ ู…ูู†ู’ ุฃูŽูŠู’ู†ูŽ ุฃูŽุฎูŽุฐู’ู†ูŽุงู‡ู

โ€œTidak halal bagi siapapun untuk mengambil pendapat kami, selama dia tidak mengetahui darimana kami mengambil (dalil)nyaโ€

Imam Asy-Syafiโ€™I -rahimahullaah- berkata:

ุฃูŽุฌู’ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ุนูู„ูŽู…ูŽุงุกู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ู…ูŽู†ู’ ุงุณู’ุชูŽุจูŽุงู†ูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ุณูู†ู‘ูŽุฉู ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู -ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ-ุ› ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ู„ูŽู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฏูŽุนูŽู‡ูŽุง ู„ูู‚ูŽูˆู’ู„ู ุฃูŽุญูŽุฏู

โ€œPara ulama telah ijmaโ€™ (sepakat) bahwa barangsiapa yang jelas sunah Rasulullah -shallallaahu alaihi wa salam- baginya; maka tidak boleh baginya untuk meninggalkan Sunnah tersebut dikarenakan mengikuti perkataan seseorang.โ€

Dan juga telah kita sebutkan perkataan Imam Ahmad bin Hanbal โ€“rahimahullaah-:

ู„ุงูŽ ุชูู‚ูŽู„ูุฏู’ู†ููŠู’ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูู‚ูŽู„ู‘ูุฏู’ ู…ูŽุงู„ููƒู‹ุงุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุงู„ุดู‘ูŽุงููุนููŠู‘ูŽุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุงู„ุฃูŽูˆู’ุฒูŽุงุนููŠู‘ูŽุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุงู„ุซู‘ูŽูˆู’ุฑููŠู‘ูŽ! ูˆูŽุฎูุฐู’ ู…ูู†ู’ ุญูŽูŠู’ุซู ุฃูŽุฎูŽุฐููˆู’ุง!!

โ€œJanganlah engkau taqlid kepadaku, jangan pula kepada Malik, Asy-Syafiโ€™i, Al-Auzaโ€™i, ataupun Ats-Tsauri! Ambillah (hukum) dari sumber yang mereka mengambil darinya (yakni: dalil-dalil)!!โ€

[Lihat: Muqaddimah Shifatush Shalaatin Nabiyy, karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-]

Para ulama bukan manusia maโ€™shum yang selalu benar dan tidak pernah terjatuh ke dalam kesalahan. Terkadang masing-masing dari mereka berpendapat dengan pendapat yang salah karena bertentangan dengan dalil. Mereka terkadang tergelincir dalam kesalahan. Imam Malik -rahimahullaah- berkata:

ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุฃูŽู†ูŽุง ุจูŽุดูŽุฑูŒ ุฃูุฎู’ุทูุฆู ูˆูŽุฃูุตููŠู’ุจูุŒ ููŽุงู†ู’ุธูุฑููˆู’ุง ูููŠู’ ุฑูŽุฃู’ูŠููŠู’ุ› ููŽูƒูู„ู ู…ูŽุง ูˆูŽุงููŽู‚ูŽ ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ูˆูŽุงู„ุณู‘ูู†ู‘ูŽุฉูŽุ› ููŽุฎูุฐููˆู’ู‡ูุŒ ูˆูŽูƒูู„ู‘ู ู…ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠููˆูŽุงููู‚ู ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ูˆูŽุงู„ุณู‘ูู†ู‘ูŽุฉูŽุ› ููŽุงุชู’ุฑููƒููˆู’ู‡ู

โ€œSaya ini hanya seorang manusia, kadang salah dan kadang benar. Cermatilah pendapatku, setiap yang sesuai dengan Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah; maka ambillah. Dan setiap yang tidak sesuai dengan Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah; maka tinggalkanlah..โ€

[Lihat: Muqaddimah Shifatush Shalaatin Nabiyy, karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-]

Orang yang hatinya berpenyakit; maka dia akan mencari-cari pendapat yang salah dan aneh dari para ulama; demi untuk mengikuti nafsunya dalam menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Sulaiman At-Taimi -rahimahullaah- berkata:

ู„ูŽูˆู’ ุฃูŽุฎูŽุฐู’ุชูŽ ุจูุฑูุฎู’ุตูŽุฉู ูƒูู„ูู‘ ุนูŽุงู„ูู…ู ุฃูŽูˆู’ ุฒูŽู„ูŽู‘ุฉู ูƒูู„ูู‘ ุนูŽุงู„ูู…ูุ› ุงุฌู’ุชูŽู…ูŽุนูŽ ูููŠู’ูƒูŽ ุงู„ุดูŽู‘ุฑูู‘ ูƒูู„ูู‘ู‡ู

โ€œAndai engkau mengambil pendapat yang mudah-mudah saja dari para ulama, atau mengambil setiap ketergelinciran dari pendapat para ulama; pasti akan terkumpul padamu seluruh keburukan.โ€ [Diriwayatkan oleh Abu Nuโ€™aim dalam Hilyatul Auliya, 3172]

11. DEMONSTRASI ADALAH AMAR MAโ€™RUF NAHI MUNKAR -DAN PEMIMPIN WAJIB DINASEHATI-, DAN HAL ITU MERUPAKAN SEUTAMA-UTAMA JIHAD

Inilah perkataan mereka, dan di antara yang mereka bawakan adalah Hadits dari Abu Saโ€™id Al-Khudri -radhiyallaahu โ€˜anhu-, bahwa Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda:

๏บƒูŽ๏ป“ู’๏ป€ูŽ๏ปžู ๏บ๏ปŸู’๏บ ู๏ปฌูŽ๏บŽ๏บฉู ๏ป›ูŽ๏ป ู๏ปคูŽ๏บ”ู ๏ป‹ูŽ๏บชู’๏ปู ๏ป‹ู๏ปจู’๏บชูŽ ๏บณู๏ป ู’๏ป„ูŽ๏บŽ๏ปฅู ๏บŸูŽ๏บŽ๏บ‹ู๏บฎู ๏บƒูŽ๏ปญู’ ๏บƒูŽ๏ปฃู๏ปดู’๏บฎู ๏บŸูŽ๏บŽ๏บ‹ู๏บฎู

โ€œJihad yang paling utama adalah: mengatakan perkataan yang โ€˜adil di sisi penguasa atau pemimpin yang zhalim.โ€

HR. Abu Dawud (no. 4344), At-Tirmidzi (no. 2174), dan Ibnu Majah (no. 4011).

Dan dalam riwayat Ahmad (V/251 & 256):

ูƒูŽู„ูู…ูŽุฉู ุญูŽู‚ูู‘

โ€œPerkataan yang haqq (benar).โ€

Hadits ini Shahih. Lihat Silsilah Al-Ahaadiits Ash-Shahiihah (no. 491), karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-

Bahkan jika seseorang mati karena dibunuh oleh penguasa yang zhalim -disebabkan amar maโ€™ruf nahi munkar-; maak dia termasuk pemimpin para Syuhada.

Dari Jabir -radhiallahu โ€˜anhu-, Rasulullah -ahallallahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda:

๏บณูŽ๏ปดู‘ู๏บชู ๏บ๏ปŸ๏บธู‘ู๏ปฌูŽ๏บชูŽ๏บ๏บ€ู: ๏บฃูŽ๏ปคู’๏บฐูŽ๏บ“ู ๏บ‘ู’๏ปฆู ๏ป‹ูŽ๏บ’ู’๏บชู ๏บ๏ปŸู’๏ปคู๏ป„ูŽ๏ป ู‘ู๏บูุŒ ๏ปญูŽ๏บญูŽ๏บŸู๏ปžูŒ ๏ป—ูŽ๏บŽ๏ปูŽ ๏บ‡ู๏ปŸูŽ๏ปฐ ๏บ‡ู๏ปฃูŽ๏บŽ๏ปกู ๏บŸูŽ๏บŽ๏บ‹ู๏บฎูุ› ๏ป“ูŽ๏บ„ูŽ๏ปฃูŽ๏บฎูŽ๏ปฉู ๏ปญูŽ๏ปงูŽ๏ปฌูŽ๏บŽ๏ปฉูุŒ ๏ป“ูŽ๏ป˜ูŽ๏บ˜ูŽ๏ป ูŽ๏ปชู

โ€œPenghulu para Syuhada adalah: Hamzah bin โ€˜Abdul Muththalib, dan orang yang berkata melawan penguasa kejam, dimana dia melarang dan memerintah (penguasa tersebut), namun akhirnya dia mati terbunuh.โ€

HR. Al-Hakim (no. 4872), daa menyatakan Shahih, akan tetapi Al-Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya. Adz-Dzahabi menyepakatinya. Syaikh Al-Albani mengatakan: Hasan. Lihat Silsilah Al-Ahaadiits Ash-Shahiihah (no. 374).

JAWABANNYA: HADITSNYA BENAR AKAN TETAPI PEMAHAMANNYA YANG SALAH

PERTAMA: kata-kata dalam Hadits (ุนูู†ู’ุฏูŽ ุณูู„ู’ุทูŽุงู†ู ุฌูŽุงุฆูุฑู) menunjukkan bahwa menasehatinya di dekat penguasa dengan mendatangi dan tidak menunjukkan terang-terangan sebagaimana; diisyaratkan oleh kata ุนูู†ู’ุฏูŽ yang artinya di sisi.

Demikian dalam riwayat kedua kata ๏บญูŽ๏บŸู๏ปžูŒ ๏ป—ูŽ๏บŽ๏ปูŽ ๏บ‡ู๏ปŸูŽ๏ปฐ ๏บ‡ู๏ปฃูŽ๏บŽ๏ปกู ๏บŸูŽ๏บŽ๏บ‹ู๏บฎู dan lelaki yang berkata dan datang kepada imam yang dzolim. Ada kata (ุฅู„ู‰) berarti kata di Tadhmin; memiliki makna: mendatangi, bukan turun ke jalan dan demonstrasi.

Kalau memang anda mampu; maka silahkan datang langsung ke dalam istana dan amar maโ€™ruf & nahi munkar kepada pemerintah walaupun sampai terbunuh. Itu baru sesuai dengan Hadits, bukan demo di jalanan yang tidak sesuai dengan Hadits di atas.

KEDUA: Hadits Nabi adalah saling menjelaskan satu sama lainnya; sehingga terbentuklah pemahamannya benar. Maka Hadits di atas dijelaskan dengan cara: menasehati pemimpin dengan cara yang baik dan benar dengan tidak dengan terang-terangan. Dan ber-amar maโ€™ruf serta nahi munkar kepadanya adalah dengan mendatanginya secara langsung -sebagaimana pemahaman dan pengamalan para Shahabat-.

12. DEMONSTRASI PERNAH DILAKUKAN SHAHABAT.

PERTAMA: KISAH ISLAMNYA โ€˜UMAR YANG THAWAF BERBARIS BERSAMA HAMZAH.

KITA JAWAB: Kisahnya lemah sekali, Syaikh Al-Albani mengatakan: Munkar; sehingga tidak bisa dijadikan hujjah. [Lihat: Silsilah Al-Ahaadiits Adh-Dhaโ€™iifah (no. 6531)]

Kalaupun Shahih; maka bukanlah menjadi dalil untuk demonstrasi; karena ini adalah pengumuman Islamnya Hamzah dan โ€˜Umar; maka di mana letak demonstrasinya? Dan dalam rangka menentang apa?

KEDUA: KISAH WANITA YANG MENDATANGI NABI UNTUK MENGADUKAN PERILAKU SUAMINYA YANG KASAR TERHADAP SUAMI.

KITA JAWAB: INI BUKAN DEMO

Bahkan inilah yang di syariโ€™atkan: mengadukan permasalahan langsung dengan menghadap pemerintah; bukan berdemo di jalan. Karena Shahabiyat langsung datang ke rumah Nabi dan bukan keliling kota Madinah berjalan-jalan meneriakkan yel-yel bahwa suami mereka berbuat kasar.

Bantahan kedua: Ini terjadi bukan karena kesepakatan, bahkan hanya kebetulan banyak para wanita yang mengadukan kepada Nabi perihal suami mereka. Lantas bagaimana dengan demonstrasi yang menggerakkan masa?? Alangkah jauhnya perbedaan antara keduanya!

Masih banyak syubhat (kerancuan) dalam masalah Demonstrasi -yang lebih lemah dari Syubhat di atas-; Insyaa Allaah -jika masih ada kesempatan- akan ada bantahan jilid selanjutnya terhadap Sybhat mereka.

Semoga bermanfaat.

Dika Wahyudi Lc.

Sumber : https://www.facebook.com/dika.wahyudi.140/posts/764094400411089

Bantu Sebarkan Melalui...Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedIn
DEMONSTRASI (bagian pertama): TAโ€™SHIIL (PONDASI) TENTANG HARAMNYA DEMONSTRASI

LOYAL TANPA SADAR (DEMONSTRASI)

Dika Wahyudi Lc.

Di antara prinsip โ€˜Aqidah yang mendasar dalam syariโ€™at Islam adalah prinsip Al-Wala Wal Baraโ€™ (sikap loyal dan berlepas diri). Dalam pembahasan yang luas -berkaitan dengan masalah Al-Wala Wal Baraโ€™ ini- ada satu pasal penting dalam Al-Wala Wal Baraโ€™; yaitu: membenci orang-orang yang di benci Allah -โ€˜Azza Wa Jalla- dan berlepas diri dari mereka. Seperti: membenci orang kafir, musyrik, komunis, atheis, munafik dan lain-lain. Walaupun mereka tidak menghina islam; mereka wajib dibenci dan kita berlepas diri dari mereka, terlebih lagi jika mereka menghina dan menghujat Islam yang mulia ini.

Namun tanpa disadari, emosi yang meledak dan menggebu dari sebagian kaum muslimin yang berteriak anti kafir penista agama; justru sikap mereka pada hakikatnya loyal kepada orang-orang kafir. Orang beriman manapun pasti dan harus marah melihat atau mendengar Agamanya dinistakan. Namun jangan sampai salah langkah. Bahkan meninggalkan sunah Nabi yang mulia dalam menasehati pemimpin serta lebih memilih cara-cara orang kafir menasehati pemimpin mereka. Ketahuilah!! sesungguhnya bentuk loyalitas terhadap orang kafir sangatlah banyak. Di antara bentuk loyalitas kepada mereka adalah tasyabbuh kepada mereka.

Syaikh al-Fauzan berkata:

โ€œDi antara bentuk loyalitas yang nampak pada orang kafir

1. Tasyabbuh (menyerupai mereka) dalam pakaian, pembicaraan, dan selainnya.
Karena tasyabbuh (menyerupai mereka) dalam pakaian, pembicaraan dan lainnya menunjukkan kepada kecintaan kepada orang yang ditiru. Oleh sebab itu Nabi shallallahu alaihi wa salam bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุดูŽุจู‘ูŽู‡ูŽ ุจูู‚ูŽูˆู’ู…ูุ› ููŽู‡ููˆูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’

โ€œBarangsiapa yang menyerupai satu kaum; maka dia termasuk kaum tersebut.โ€ HR. Abu Daud (no. 4033).

Maka diharamkan Tasyabbuh dengan orang kafir dalam hal yang khusus bagi mereka; berupa: adat kebiasaan mereka, ibadah mereka, sifat dan akhlak mereka; seperti memotong jenggot, memanjangkan kumis, berbicara dengan bahasa mereka, kecuali apabila dibutuhkan dan dalam bentuk pakaian, cara makan dan minum, serta selainnya.โ€ [Al-Walaa Wal Baraaโ€™ Fil Islaam (hlm. 3)]

Yang menjadi titik permasalahannya sekarang ini adalah: mementang kafir penista agama dengan berdemonstrasi. Padahal demonstrasi adalah produk unggulan dari demokrasi, dan demokrasi adalah sistem kufur yang kita -sebagai muslim- wajib berlepas dari dari sistem kufur seperti ini.

Ironis memang, berjuang untuk islam โ€œyang katanyaโ€ menolak dan menghujat si kafir dalam satu sisi; tapi justru loyal -pada sisi lain- kepada orang kafir. Yang lebih aneh bin ajaib adalah: sikap sebagian ikhwan pengajian yang sebagian mereka terombang-ambing dalam fitnah ini, ada yang membolehkan -sampai mencari-cari dalil yang kalau sekiranya ada di ujung dunia pun akan dicarinya; yang pada hakikatnya itu bukanlah dalil-. Atau mencari-cari fatwa serampangan -padahal fatwa ulama Kibar dan Rabbani sudah jelas dan tegas melarang dan mengharamkan demonstrasi-.

Bahkan ada yang sibuk mengambil kesimpulan dari perkataan Daโ€™i -yang dikira sebagai angin segar membenarkan perbuatan mereka-; namun ketika diteliti dan ditanya: ternyata para Daโ€™i itu pun berlepas diri dari kesimpulan dari orang-orang yang mendukung demonstrasi.

Sungguh aneh fenomena yang terjadi akhir zaman ini: sangat banyak peristiwa yang tidak kita dapati di medan Dakwah di masa lalu; ternyata terjadi di zaman kita sekarang. Karena sebab inilah kita akan membahas dalil-dalil haramnya demonstrasi. Karena agama islam tegak dengan Dalil dan Nash; bukan hanya katanya atau menurut saya.

DALIL-DALIL DIHARAMKANNYA DEMONSTRASI

1. DEMONSTRASI MENAFIKAN/MENIADAKAN KESABARAN YANG DIPERINTAHKAN NABI -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- TERHADAP KEZHALIMAN PENGUASA.

Sangat banyak Hadits-Hadits Shahih yang memerintahkan kita bersabar dengan pemerintahan yang zhalim. Dan melakukan demonstrasi adalah menafikan kesabaran tersebut. SENGAJA SAYA BAWAKAN HADITS YANG BANYAK KARENA INILAH MANHAJ: BERPEGANG KEPADA DALIL. KALAUPUN BERPEGANG KEPADA FATWA; MAKA FATWA YANG BERSANDAR PADA DALIL.

Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam-:

ุฅูู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุณูŽุชูŽุฑูŽูˆู’ู†ูŽ ุจูŽุนู’ุฏููŠ ุฃูŽุซูŽุฑูŽุฉู‹ ูˆูŽุฃูู…ููˆุฑู‹ุง ุชูู†ู’ูƒูุฑููˆู†ูŽู‡ูŽุง. ู‚ูŽุงู„ููˆุง: ููŽู…ูŽุง ุชูŽุฃู’ู…ูุฑูู†ูŽุง ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ :ุฃูŽุฏู‘ููˆุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุญูŽู‚ู‘ูŽู‡ูู…ู’ุŒ ูˆูŽุณูŽู„ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุญูŽู‚ู‘ูŽูƒูู…ู’

โ€œSesunggunya sepeninggalku kalian akan melihat atsarah (egoisme pemimpin yang mementingkan diri sendiri) dan perkara-perkara yang kalian ingkari.โ€ Para sahabat berkata: โ€Wahai Rasulullah, apa yang engkau perintahkan kepada kami?โ€ Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda: โ€œTunaikanlah hak mereka, dan mintalah hak kalian kepada Allah!โ€ HR. Al-Bukhari (no. 7052) dan Muslim (no. 4881)

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ุจู’ู†ู ู…ูŽุงู„ููƒูุŒ ุนูŽู†ู’ ุฃูุณูŽูŠู’ุฏู ุจู’ู†ู ุญูุถูŽูŠู’ุฑู: ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ุงู‹ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฃูŽู†ู’ุตูŽุงุฑู ุฎูŽู„ุงูŽ ุจูุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…-ุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฃูŽู„ุงูŽ ุชูŽุณู’ุชูŽุนู’ู…ูู„ูู†ููŠ ูƒูŽู…ูŽุง ุงุณู’ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ู’ุชูŽ ููู„ุงูŽู†ู‹ุงุŸ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฅูู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุณูŽุชูŽู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู†ูŽ ุจูŽุนู’ุฏูู‰ ุฃูŽุซูŽุฑูŽุฉู‹ุŒ ููŽุงุตู’ุจูุฑููˆุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู†ููŠ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุญูŽูˆู’ุถู

Dari Anas bin Malik, dari Usaid bin Hudair: Sesungguhnya ada seorang lelaki dari kalangan Anshar menemui Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- empat mata, kemudian Shahabat itu berkata: โ€œTidakkah engkau mengangkatku (menjadi pegawai) sebagaimana engkau mengangkat fulan?โ€ Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda: โ€œSesungguhnya kalian akan melihat pemimpin yang hanya mementingkan diri sendiri, bersabarlah! Sampai kalian bertemu denganku di telaga!โ€ HR. Al-Bukhari (no. 6648), Muslim (no. 4885), dan At- Tirmidzi (no. 2189).

ุนูŽู†ู’ ุนูŽู„ู’ู‚ูŽู…ูŽุฉูŽ ุจู’ู†ู ูˆูŽุงุฆูู„ู ุงู„ู’ุญูŽุถู’ุฑูŽู…ููŠุŒ ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู‡ู ุŒู‚ูŽุงู„ูŽ: ุณูŽุฃูŽู„ูŽ ุณูŽู„ูŽู…ูŽุฉู ุจู’ู†ู ูŠูŽุฒููŠุฏูŽ ุงู„ู’ุฌูุนู’ูููŠ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…-ุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ูŠูŽุง ู†ูŽุจููŠ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู! ุฃูŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุฅูู†ู’ ู‚ูŽุงู…ูŽุชู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฃูู…ูŽุฑูŽุงุกูุ› ูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ููˆู†ูŽุง ุญูŽู‚ู‘ูŽู‡ูู…ู’ุŒ ูˆูŽูŠูŽู…ู’ู†ูŽุนููˆู†ูŽุง ุญูŽู‚ู‘ูŽู†ูŽุงุŒ ููŽู…ูŽุง ุชูŽุฃู’ู…ูุฑูู†ูŽุงุŸ ููŽุฃูŽุนู’ุฑูŽุถูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ูุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ุณูŽุฃูŽู„ูŽู‡ูุ› ููŽุฃูŽุนู’ุฑูŽุถูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ูุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ุณูŽุฃูŽู„ูŽู‡ู ูููŠ ุงู„ุซู‘ูŽุงู†ููŠูŽุฉู ุฃูŽูˆู’ ูููŠ ุงู„ุซู‘ูŽุงู„ูุซูŽุฉูุ› ููŽุฌูŽุฐูŽุจูŽู‡ู ุงู„ุฃูŽุดู’ุนูŽุซู ุจู’ู†ู ู‚ูŽูŠู’ุณูุŒ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุงุณู’ู…ูŽุนููˆุง ูˆูŽุฃูŽุทููŠุนููˆุง! ููŽุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ู…ูŽุง ุญูู…ู‘ูู„ููˆุง ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ู…ูŽุง ุญูู…ู‘ูู„ู’ุชูู…

Dari Alqamah bin Wa-il Al-Hadhrami, dari ayahnya: Bahwa Salamah bin Yazid Al-Juโ€™fi bertanya kepada Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam-: โ€œWahai Nabi Allah, bagaimana menurutmu apabila tegak di atas kami: pemimpin yang mereka meminta kepada kami hak mereka, dan mencegah kami dari hak kami, apa yang kamu perintahkan kepada kami? Kemudian Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- berpaling darinya. Kemudian dia bertanya lagi; dan Rasulullah berpaling darinya, kemudian bertanya lagi dua atau tiga kali. Kemudian ditariklah dia oleh Al-Atsโ€™ats bin Qais. Dan Rasulullah -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda: โ€œDengar dan taatlah kalian kepada pemimpin! Sesungguhnya mereka kewajiban mereka adalah: apa yang dibebankan kepada mereka, dan kewajiban adalah: apa yang dibebankan kepada kalian.โ€ HR. Muslim (no. 4888).

ุนู† ุญูุฐูŽูŠู’ููŽุฉู ุจู’ู†ู ุงู„ู’ูŠูŽู…ูŽุงู†ูุŒ ู‚ูู„ู’ุชู: ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู! ุฅูู†ู‘ูŽุง ูƒูู†ู‘ูŽุง ุจูุดูŽุฑู‘ูุŒ ููŽุฌูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูุฎูŽูŠู’ุฑู ููŽู†ูŽุญู’ู†ู ูููŠู‡ูุŒ ููŽู‡ูŽู„ู’ ู…ูู†ู’ ูˆูŽุฑูŽุงุกู ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู ุดูŽุฑู‘ูŒุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู†ูŽุนูŽู…ู’. ู‚ูู„ู’ุชู: ู‡ูŽู„ู’ ูˆูŽุฑูŽุงุกูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ุดู‘ูŽุฑู‘ู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู†ูŽุนูŽู…ู’. ู‚ูู„ู’ุชู: ููŽู‡ูŽู„ู’ ูˆูŽุฑูŽุงุกูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู ุดูŽุฑู‘ูŒุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู†ูŽุนูŽู…ู’. ู‚ูู„ู’ุชู: ูƒูŽูŠู’ููŽุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ูŠูŽูƒููˆู†ู ุจูŽุนู’ุฏูู‰ ุฃูŽุฆูู…ู‘ูŽุฉูŒ ู„ุงูŽ ูŠูŽู‡ู’ุชูŽุฏููˆู†ูŽ ุจูู‡ูุฏูŽุงูŠ ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุณู’ุชูŽู†ู‘ููˆู†ูŽ ุจูุณูู†ู‘ูŽุชูŠุŒ ูˆูŽุณูŽูŠูŽู‚ููˆู…ู ูููŠู‡ูู…ู’ ุฑูุฌูŽุงู„ูŒ ู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ ู‚ูู„ููˆุจู ุงู„ุดู‘ูŽูŠูŽุงุทููŠู†ู ูููŠ ุฌูุซู’ู…ูŽุงู†ู ุฅูู†ู’ุณู. ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูู„ู’ุชู ูƒูŽูŠู’ููŽ ุฃูŽุตู’ู†ูŽุนู ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู’ ุฃูŽุฏู’ุฑูŽูƒู’ุชู ุฐูŽู„ููƒูŽุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุชูŽุณู’ู…ูŽุนู ูˆูŽุชูุทููŠุนู ู„ูู„ุฃูŽู…ููŠุฑู ูˆูŽุฅูู†ู’ ุถูุฑูุจูŽ ุธูŽู‡ู’ุฑููƒูŽุŒ ูˆูŽุฃูุฎูุฐูŽ ู…ูŽุงู„ููƒูŽุ› ููŽุงุณู’ู…ูŽุนู’ ูˆูŽุฃูŽุทูุนู’

Dari Hudzaifah bin Al-Yaman dia berkata: Wahai Rasulullah sesungguhnya dahulu kami berada dalam keburukan dan Allah datang dengan kebaikan ini dan kami berada di dalamnya. Apakah setelah kebaikan ini ada keburukan? Beliau menjawab: โ€œYa.โ€ Aku bertanya: Apakah setelah keburukan itu ada kebaikan? Beliau menjawab: โ€œYa.โ€ Aku bertanya lagi: Apakah setelah kebaikan itu ada keburukan? Rasul menjawab: โ€œYa.โ€ Aku bertanya lagi: Bagaimana (keburukan itu?โ€ Beliau menjawab: โ€œAkan ada setelahku: para imam (pemimpin) yang tidak mengambil petunjuk dariku, dan tidak mengambil Sunnahku. Dan akan ada sekelompok lelaki di antara mereka yang hati mereka adalah hati setan dalam tubuh manusia.โ€ Aku bertanya lagi: Apa yang harus aku lakukan apabila aku menemui yang demikian; wahai Rasulullah? Beliau menjawab: โ€œEngkau dengar dan taโ€™at kepada pemimpin; walaupun dia memukul punggungmu dan mengambil hartamu, maka dengar dan taatlah!โ€ HR. Muslim (no. 4891)

2. RASULULLAH -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- TELAH MENGAJARKAN KEPADA KITA CARA MENASEHATI PEMIMPIN, SEDANGKAN DEMONSTRASI BUKANLAH CARA YANG BELIAU AJARKAN

Bukanlah suatu hal yang tersembunyi bagi kalangan pelajar: Hadits tentang Khuthbatul Haajah, dan di antara kandungan Khuthbah tersebut adalah sabda beliau:

ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ู‡ูุฏูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู -ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ-

โ€œDan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad -shallallaahu alaihi wa salam-.โ€

Maka tidak layak dan tidak halal bagi seseorang yang mengetahui petunjuk Nabi -shallallaahu alaihi wa salam- dalam suatu hal; kemudian dia mengambil petunjuk dari selain beliau; siapa pun orangnya. Syaikh Muhammad bin โ€˜Abdul Wahhab -dalam Kitab Tauhid- membawakan sebuah bab: BARANGSIAPA YANG MENTAATI ULAMA DAN PEMIMPIN DALAM MENGHARAMKAN APA YANG DIHALALKAN ALLAH DAN MENGHALALKAN APA YANG DIHARAMKAN ALLAH; MAKA DIA TELAH MENJADIKAN MEREKA SEBAGAI TUHAN TANDINGAN.

Penulis membawakan atsar dari Ibnu โ€˜Abbas -radhiyallaahu โ€˜anhumaa- ketika membantah orang-orang yang membawakan perkataan Abu Bakar dan /Umar -radhiyallaahu โ€˜anhumaa- yang melarang dari Haji Tamaththuโ€™ yang bertentangan dengan ajaran Nabi -shallallaahu alaihi wa salam- yang menganjurkannya:

ูŠููˆู’ุดููƒู ุฃูŽู†ู’ ุชูŽู†ู’ุฒูู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุญูุฌูŽุงุฑูŽุฉูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกูุ› ุฃูŽู‚ููˆู’ู„ู: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ูุŒ ูˆูŽุชูŽู‚ููˆู’ู„ููˆู’ู†ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุจููˆู’ ุจูŽูƒู’ุฑู ูˆูŽุนูู…ูŽุฑู

โ€œHampir-hampir kalian dihujani batu dari langit, aku mengatakan: โ€œRasulullah bersabdaโ€; sedangkan kalian mengatakan โ€œBerkata Abu Bakar dan Umarโ€. Diriwayatkan oleh Ahmad (no. 3121). Dan Al-Khathib dalam Al-Faqih Wal Mutafaqqih (1/145).

Imam Syafiโ€™i -rahimahullaah- berkata:

ุฃูŽุฌู’ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ุนูู„ูŽู…ูŽุงุกู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ู…ูŽู†ู’ ุงุณู’ุชูŽุจูŽุงู†ูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ุณูู†ู‘ูŽุฉู ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู -ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ-ุ› ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ู„ูŽู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฏูŽุนูŽู‡ูŽุง ู„ูู‚ูŽูˆู’ู„ู ุฃูŽุญูŽุฏู

โ€œPara ulama telah ijmaโ€™ (sepakat) bahwa barangsiapa yang jelas sunah Rasulullah -shallallaahu alaihi wa salam- baginya; maka tidak boleh baginya untuk meninggalkan Sunnah tersebut dikarenakan mengikuti perkataan seseorang.โ€ [Lihat Iโ€™laamul Muwaqqiโ€™iin (2/282), karya Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah -rahimahullaah-.

Oleh karena itu: lihatlah petunjuk Nabi -shallallaahu alaihi wa salam- dalam menasehati pemerintah. Apabila sudah jelas petunjuk dari beliau; apakah halal bagi kita untuk memilih jalan lainnya?!

PERTAMA: Imam Ahmad (no. 15.333- cet. Muassasah Ar-Risaalah) meriwayatkan kisah โ€˜Iyadh bin Ghanm ketika menaklukkan kota Daaraa, kemudian dia mencambuk penduduknya, maka marahlah Hisyam bin Hakim kepadanya sampai mengangkat suara dengan keras; sehingga โ€˜Iyadh pun marah. Kemudian berlalulah beberapa malam. Kemudian โ€˜Iyadh didatangi Hisyam bin Hakim untuk meminta maโ€™af, dan Hisyam berkata: Tidakkah engkau mendengar Nabi -shallallaahu alaihi wa salam- bersabda: Sesungguhnya di antara manusia yang paling keras adzabnya adalah manusia yang paling keras siksanya kepada manusia lainnya di dunia.โ€? Maka โ€˜Iyadh berkata: Wahai Hisyam bin Hakim, kami telah mendengar apa yang kamu dengar dan melihat apa yang kamu lihat, tidakkah engkau mendengar Rasulullah -shallallaahu alaihi wa salam- bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู†ู’ุตูŽุญูŽ ู„ูุณูู„ู’ุทูŽุงู†ู ุจูุฃูŽู…ู’ุฑูุŒ ููŽู„ุงูŽ ูŠูุจู’ุฏู ู„ูŽู‡ู ุนูŽู„ุงูŽู†ููŠูŽุฉู‹ุŒ ูˆูŽู„ูฐูƒูู†ู’ ู„ููŠูŽุฃู’ุฎูุฐู’ ุจููŠูŽุฏูู‡ูุŒ ููŽูŠูŽุฎู’ู„ููˆูŽ ุจูู‡ูุŒ ููŽุฅูู†ู’ ู‚ูŽุจูู„ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ููŽุฐูŽุงูƒูŽุŒ ูˆูŽุฅูู„ุงู‘ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุฏู‘ูŽู‰ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ู„ูŽู‡ู

โ€œBarangsiapa yang ingin menasehati penguasa dengan suatu perkara; maka janganlah dia menampakkan dengan terang-terangan. Akan tetapi hendaklah dia mengambil tangannya dan menyepi. Apabila penguasa tersebut menerima; maka itulah maksud yang diinginkan, dan apabila tidak; maka sungguh dia telah melaksanakan kewajibannya.โ€

Sesungguhnya -wahai Hisyam- engkau adalah orang yang lancang, karena engkau lancang kepada penguasa. Tidakkah engkau takut dibunuh oleh penguasa sehingga engkau menjadi orang yang di bunuh oleh Sulthan (pilihan) Allah?!

[Diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi โ€˜Ashim (II/507), Al-Hakim (III/290) dan d shahihkan Al-Imam Al-Albani dalam โ€œZhilaalul Jannahโ€ (no. 507), serta dihasankan oleh Syaikh Syuโ€™aib Al-Arnauth dalam taโ€™liqnya terhadap Musnad Imam Ahmad -semoga Allah merahmati keduanya-. Dan hadits ini adalah maqbul (diterima dan diamalkan), walaupun orang-orang yang benci berupaya untuk mendhaโ€™ifkannya.

KEDUA: Imam Ahmad (no. 19415- cet. Muassasah Ar-Risaalah) meriwayatkan kisah Saโ€™id bin Jumhan bersama โ€˜Abdullah bin Abi Aufa.

Saโ€™id bin Jumhan berkata: Aku mendatangi โ€˜Abdullah bin Abi Aufa dan dia sudah buta matanya. Maka aku mengucapkan salam kepadanya dan dia berkata kepadaku: โ€œSiapa kamu?โ€ Aku berkata: Aku Saโ€™id bin Jumhan. Dia berkata: โ€œApa yang terjadi pada orang tuamu?โ€ Aku berkata: Dibunuh oleh Azariqoh (sekte Khawarij). Dia berkata: โ€œSemoga Allah melaknat Azariqoh, Rasulullah -shallallaahu alaihi wa salam- bersabda kepada kami: โ€œSesungguhnya mereka adalah anjing Neraka.โ€ Aku berkata: Azariqoh saja atau seluruh Khawarij? Dia berkata: โ€œBahkan seluruh Khawarij.โ€ Aku berkata: Akan tetapi penguasa berbuat zhalim dan melakukan (berbagai kejelekan) kepada manusia.โ€ Maka dia mengambil tanganku dan mencubit dengan sangat keras, kemudin berkata: โ€œCelaka engkau wahai Ibnu Jumhan! Hendaklah engkau berpegang pada As-Sawaad Al-Aโ€™zham (para Shahabat Nabi)!! Hendaklah engkau berpegang pada As-Sawaad Al-Aโ€™zham (para Shahabat Nabi)!! Apabila penguasa mendengarkan perkataanmu; maka datangilah rumanhya dan beritahukanlah sesuatu yang kamu ketahui ilmunya. Apabila dia menerima darimu; (maka itu yang diharapkan), dan apabila tidak; maka tinggalkan dia, sesungguhnya engkau tidak lebih mengetahui tentangnya dibandingkan dia sendiri.โ€

3. DEMONSTRASI MERUPAKAN BENTUK TASYABBUH (PENYERUPAAN) DENGAN ORANG KAFIR

Tidak diragukan lagi bahwa demonstrasi merupakan produk kafir dan kebiasaan mereka -sebagaimana yang telah saya jelaskan di awal pembahasan-. Maka, janganlah seseorang menganggap remeh masalah Tasyabbuh ini! Karena, menyerupai mereka dalam hal fisik saja akan berakibat dan menyeret seseorang dalam menyerupai dalam hal keyakinan dan hati.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullaah- berkata: โ€œSesungguhnya ikut serta dalam perkara yang nampak (dengan orang kafir) adalah: akan mewariskan kesesuaian dan keserupaan antara dua kubu (yang meniru dan yang ditiru), yang akan menyeret kepada kesamaan dalam akhlak dan amal perbuatan. Dan ini adalah perkara yang bisa dirasakan dengan indera kita. Karena sesungguhnya orang yang memakai pakaian Ahli Ilmu, maka dia akan merasakan dalam hatinya bahwa dia bagian dari mereka. Dan orang yang memakai pakaian tentara; maka dia akan merasakan dalam hatinya ada kesesuaian/kesamaan dalam akhlaknya, dan akhirnya tabiatnya akan menuntut kepada akhlak tersebut; kecuali ada penghalangnya…โ€ [Iqthidhaaโ€™ Ash-Shiraathil Mustaqiim (I/80-82)]

Bagaimana dengan demonstrasi?! Berapa banyak kesamaan dan kesesuaian para pendemo dengan orang kafir??!!

4. MUDHARAT (KEJELEKKAN) YANG DIHASILKAN DARI DEMOSTRASI AMATLAH BANYAK.

Orang yang Faqih adalah orang yang mengetahui maโ€™alaat (apa yang akan terjadi nantinya ketika berfatwa demikian). Sehingga sebelum berfatwa dan terjadi fitnah; maka orang yang โ€˜Alim dan Faqih akan mengetahui dampaknya sebelum terjadi fitnah.

Al-Imam Hasan Al-Bashri berkata:

ุฅูู†ู‘ูŽ ู‡ูฐุฐูู‡ู ุงู„ู’ููุชู’ู†ูŽุฉูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽู‚ู’ุจูŽู„ูŽุชู’ุ› ุนูŽุฑูŽููŽู‡ูŽุง ูƒูู„ู‘ู ุนูŽุงู„ูู…ูุŒ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุฏู’ุจูŽุฑูŽุชู’ุ› ุนูŽุฑูŽููŽู‡ูŽุง ูƒูู„ู‘ู ุฌูŽุงู‡ูู„ู

โ€œSesungguhnya fitnah (ujian) ini: apabila akan datang; maka sudah diketahui oleh orang โ€˜alim, dan apabila telah berlalu; maka barulah orang jahil/bodoh itu mengerti.โ€ [Thabaqaat Ibni Saโ€™d (VII/166) dan Hilyatul Auliyaaโ€™ (IX/24)]

Al-Imam Asy-Syatibi mengatakan: โ€œMemikirkan buah satu perbuatan adalah hal yang sangat penting dalam pandangan syariโ€™at, baik perbuatan itu benar ataupun salah. Sebab, seorang โ€˜alim tidak bisa menghukumi secara benar tentang satu perbuatan kecuali setelah melihat buah yang dihasilkan dari perbuatan tersebut -berupa kebaikan atau keburukan-.โ€ [Al-Muwaafaqaat (IV/194)]

Kalau kita anggap demonstrasi hukum asalnya adalah halal saja -misalnya-, namun dampaknya akan buruk; maka harus dilarang, lalu bagaimana kalau sudah haram, dampaknya juga sangat buruk di belakangnya.

DI ANTARA KEBURUKAN DEMONSTRASI ADALAH:

1. Sebagai jalan untuk memberontak kepada penguasa. Dan ini realita yang terjadi dan disaksikan sejarah berulang-ulang -walaupun diingkari oleh pembela demonstrasi-.

โ€˜Abdullah binโ€™ Ukaim berkata: โ€œSaya tidak akan membantu menumpahkan darah seorang khalifah setelah terbunuhnya Utsman selama-lamanya.โ€ Ditanyakan kepadanya: โ€œWahai Abu Maโ€™bad, apakah engkau membantu (pemberontak) untuk membunuhnya?โ€ Dia berkata: โ€œSaya menilai bahwa menyebutkan keburukan penguasa adalah kunci pembuka untuk menumpahkan darahnya.โ€ [Thabaqaat Ibni Saโ€™ad (VI/115)]

Al-Hafizh Ibnu Hajar -rahimahullaah- berkata: โ€œFktor utama terbunuhnya Utsman adalah: celaan kepada gubernur; yang secara otomatis kepada beliau juga yang mengangkat mereka sebagai gubernur.โ€ [Fat-hul Baariโ€™ (XIII/115)]

Lihatlah keadaan pendemo sekarang yang mendemo gubernur:

ู…ุง ุฃุดุจู‡ ุงู„ูŠูˆู… ุจุงู„ุจุงุฑุญุฉ

Mirip sekali kejadian sekarang dengan zaman dahulu!

2. Menyusahkan kaum muslimin lainnya; berupa: menimbulkan kemacetan, sampah dibuang sembarangan dan berserakan, membuat kesulitan kaum muslimin belajar, kerja, dan aktivitas lainnya.

Padahal Nabi -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda:

ุงู„ุฅููŠู…ูŽุงู†ู ุจูุถู’ุนูŒ ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููˆู†ูŽ ุฃูŽูˆู’ ุจูุถู’ุนูŒ ูˆูŽุณูุชู‘ููˆู†ูŽ ุดูุนู’ุจูŽุฉู‹ุŒ ููŽุฃูŽูู’ุถูŽู„ูู‡ูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู„ู ู„ุงูŽ ุฅูู„ูฐู‡ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุฏู’ู†ูŽุงู‡ูŽุง ุฅูู…ูŽุงุทูŽุฉู ุงู„ุฃูŽุฐูŽู‰ ุนูŽู†ู ุงู„ุทู‘ูŽุฑููŠู‚ูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุกู ุดูุนู’ุจูŽุฉูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฅููŠู…ูŽุงู†ู

โ€œIman itu 70 atau 60 cabang lebih, yang paling utama adalah: mengucapkan Laa Ilaaha Illallah, dan yang paling rendah adalah: menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan malu adalah salah satu cabang dari imanโ€ HR. Muslim (no. 162)

Kalau menyingkirkan gangguan di jalan saja termasuk cabang keimanan; maka menyusahkan orang di jalan dan mengganggu jalan mereka: adalah cabang kekufuran.

3. Menimbulkan rasa takut pada masyarakat.

4. Membuka kesempatan untuk menumpahkan darah sesama muslim, dan tindakan kriminalitas lainnya.

5. Meninggalkan Sunnah dan menghidupkan Bidโ€™ah.

6. Ikhtilath (bercampur) dengan lawan jenis.

7. Menimbulkan permusuhan dengan petugas keamanan.

8. Membuang waktu dan harta tanpa hal yang dibenarkan.

9. Berpalingnya umat dari wasilah yang dibolehkan dan dianjurkan syariโ€™at.

10. Melemahnya -bahkan hilangnya- Al-Wala dan Al-Baraโ€™ terhadap tokoh kesesatan dan penyimpangan serta Ahlul Bidโ€™ah. Bahkan mereka mengatakan: BIARKAN KAMI!!! UMAT ISLAM SEDANG BERSATU!!!

Di atas apa mereka bersatu!?? Di atas kebenaran?? Atau kebathilan!!!

…ุชูŽุญู’ุณูŽุจูู‡ูู…ู’ ุฌูŽู…ููŠู’ุนู‹ุง ูˆูŽู‚ูู„ููˆู’ุจูู‡ูู…ู’ ุดูŽุชู‘ูŽู‰…

โ€œโ€ฆEngkau kira mereka bersatu padahal hati mereka terpecah belah…โ€ (QS. Al-Hasyr: 14)

11. Membuka jalan bagi Ahlul Bidโ€™ah untuk menyebarkan syiโ€™ar mereka. Lihat saja: mereka pasti membawa bendera partai dan kelompok mereka! Dan ini membawa kepada ashabiyyah (fanatic golongan) versi jahiliyyah.

12. Lama-kelamaan demo akan dianggap ibadah dan mendapatkan pahala dengannya. Dan ini realita, dan kita menyaksikan sendiri perkataan mereka!

13. Hilangnya wibawa pemimpin dengan dihujat dan dicela dihadapan khalayak ramai.

14. Dan lain sebagainya silahkan anda tambah sendiri.

Dengan kerusakan yang banyak ini, apakah masih ragu kalau demo itu haram?? Rokok saja anda berteriak dengan lantang kalau itu haram karena banyak mudharat (kejelekan)nya -walaupun memang ada manfaatnya-. Dan keburukan rokok kembali pada individu sendiri dan orang sekelilingnya. Lalu bagaimana dengan demonstrasi yang keburukannya kembali pada khalayak yang banyak -bahkan dalam berbangsa dan bernegara-???!!!

5. DEMONSTRASI APABILA TERMASUK IBADAH; MAKA IA ADALAH BIDโ€™AH, DAN APABILA MASUK KEPADA MUโ€™AMALAH; MAKA IA TERMASUK MUโ€™AMALAH YANG DILARANG/DIHARAMKAN.

Tidak tersembunyi lagi bahwa poster dan ajakan mereka untuk berdemo adalah melakukan JIHAD KONSTITUSIONAL. Kalaulah itu jihad; maka jihad itu memiliki aturan -sebagaimana ibadah lainnya-. Dan tidak pernah dicontohkan bahwa Nabi -shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam- dan para Shahabat beliau berjihad dengan Demonstrasi. Maka kalau dianggap ibadah; maka ia temasuk perbuatan Bidโ€™ah.

Apabila mereka menganggap ini masalah muโ€™amala -sehingga tidak masuk kategori Bidโ€™ah-; maka kita mengatakan: dalam masalah muโ€™amalah pun sudah diatur dalam Islam, ada muโ€™amalah yang halal, dan ada muโ€™amalah yang haram. Jual beli adalah halal, riba adalah diharamkan, makan ayam adalah halal, makan bangkai adalah haram dan makan babi juga haram, bekerja adalah halal -untuk mencari nafkah-, namun korupsi, suap, mencuri; ini semua diharamkan.

Dengan dalil-dalil di atas (yang menunjukkan haramnya demonstrasi): apakah masih tersisa lagi keyakinan bahwa demonstrasi adalah muโ€™amalah yang di halalkan!??

6. FATWA ULAMA BESAR DUNIA

Saya tidak akan membahas panjang lebar masalah fatwa. Karena sudah bertebaran di media sosial dan sangat jelas -alhamdulillaah-. Dan sekali lagi: fatwa itu kita ambil karena sesuai dengan dalil-dalil yang ada. Bukan hanya sekedar mengikuti fatwa dan inilah Manhaj.

Dika Wahyudi Lc.

 

SUMBER: https://www.facebook.com/dika.wahyudi.140/posts/763990177088178

Bantu Sebarkan Melalui...Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedIn

Bantu Sebarkan Melalui...Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedIn