.


Posting Kajian

Dories Van
Dories VanFriday, February 23rd, 2018 at 12:26am

# SUMATRA BARAT MENGAJI #

Masjid Jannatul Firdaus Bekasi
Masjid Jannatul Firdaus BekasiFriday, February 23rd, 2018 at 10:52pm
Ferdiansyah Ferdy
Ferdiansyah FerdyFriday, February 23rd, 2018 at 10:51pm

Info Kajian Masjid Al Ittihaad Komplek DPR RI Kemanggisan

Valdy G Saputra
Valdy G Saputra shared Klik Sunnah's photo to the group: Jadwal Kajian Salaf Indonesia.Friday, February 23rd, 2018 at 10:04pm
Valdy G Saputra
Valdy G SaputraFriday, February 23rd, 2018 at 10:02pm
Valdy G Saputra
Valdy G SaputraFriday, February 23rd, 2018 at 10:02pm
Ummu Rajwa
Ummu RajwaThursday, February 22nd, 2018 at 11:08pm

... Nagoya, Batam ...

Nita Ummu Adam
Nita Ummu AdamFriday, February 23rd, 2018 at 9:39pm

_Bismillahirrahmanirrahim_

🛰 HADIRILAH...Kajian Islam 'Ilmiyyah rutin pekan ke-4
Terbuka untuk umum MUSLIM & MUSLIMAH

Insya Allah...
🗓 *Ahad, 11 Jumadal Akhirah 1439 H / 25 Februari 2018 M*, mulai pukul 09.30 s.d dzuhur

📌 Pemateri:
*Ustadz Ahmad.Thonarih* _hafizhahullah_
(Mudir Ma'had Minhajul Muslim Subang)

📌 Tema:
*Penjelasan Kitab Bulughul Maram bab Kitab Al-Jaami*

📌 Tempat:
*Masjid Al-Istiqamah*
Pondok Pesantren Hamalatul Quran Karawang
Jl. Raya Syekh Qura Dusun Cariu I RT 017/001 Desa Cariumulya Kec. Telagasari Kab. Karawang Jawa Barat

☎ Informasi:
081281492790
081284686777

🗞 Silahkan bantu sebarkan informasi ini. Semoga Allah memberikan hidayah dan taufik kepada seluruh kaum muslimin.Jazakumullahu khairan.

Rasulullah _shalallahi'alaihi wasallam_ bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan."
[HR. Muslim no.3509]
__________
▪DKM Masjid Al-Istiqamah
▪Lembaga Dakwah Pondok Pesantren Hamalatul Quran Karawang

Nita Ummu Adam
Nita Ummu Adam shared her post to the group: Jadwal Kajian Salaf Indonesia.Friday, February 23rd, 2018 at 9:29pm
Load More

Ali Rahman
Ali RahmanFriday, February 23rd, 2018 at 6:25pm

MENGHALANGI PEMBANGUNAN MASJID “SALAFI” ADALAH MAKSIAT & DOSA BESAR !??

(Menggelitik Logika Cabul Para Penyembah ‘Berhala’ Berjubahkan ‘Sunnah’)

Para pendeta penyembah ‘berhala’ berjubahkan ‘Sunnah’ itupun kembali berkicau dengan alasan klasik dan playing victim. kata mereka, “pembangunan masjid kok dihalangi..itu namanya kemaksiatan..mengahalangi orang ibadah..menghalangi orang shalat”, dst.
Padahal, izin pembangunan masjid mereka di bekukan oleh PEMERINTAH atas desakan ribuan massa dan nasehat dari majelis ulama setempat.

Membekuan izin pembangunan masjid atau bahkan meruntuhkan masjid sekalipun adalah HAK MUTLAK PENGUASA YANG SAH (WALIYUL AMR) dengan alasan maslahat dan madharat ‘ammah. Kalau membekukan izin pembangunan masjid yang di nilai kotroversi lantas MEREKA ANGGAP SEBAGAI DOSA BESAR & MAKSIAT, lalu bagaimana dengan pemerintah Saudi Arabia dengan fatwa Para Ulama disana untuk merobohkan satu masjid yang berdekatan dengan masjid lain. Pertanyaannya, apakah PEMERINTAH SAUDI DAN PARA ULAMA NYA MEMERINTAHKAN KEMAKSIATAN & DOSA BESAR ? Sebaiknya dungu jangan dipelihara.!

Bahkan Rasulullah pun memerintahkan untuk merobohkan masjid dhiror. Apakah itu maksiat ? Apakah Rasulullah memerintahkan berbuat maksiat? Apakah Rasulullah berdosa? Sedangkan masjid kalian yang dianggap sebagai pemicu konflik dan kericuhan dengan selalu mengadakan aktivitas menyesat-nyesatkan orang, membid’ah bid’ahkan amalan orang yang tergolong khilafiyyah ijtihadiyyah, DI NILAI SEBAGAI MASJID DHIROR !! Jangan menggunakan Manthiq Thufuuli (logika cabul anak kecil) untuk mengecoh ummat islam atas manhaj carut marut dan standar ganda kalian yang tak berubah dari dulu hingga sekarang.

Pondok pesantren kalian di aceh di kepung massa dan mau dibakar, kampus milik kalian di surabaya di demo ribuan massa dan hendak di tutup paksa, sampai masjid kalian di bogor didemo massa dan di bekukan izin pembangunannya oleh waliyul amr (pemerintah) setempat, apakah itu karena kalian mendakwahkan tauhid dan menyuarakan kebenaran sebagaimana Nabi dan Rasul?? BUKAN ! SAMA SEKALI BUKAN. TETAPI ITU SEMUA AKIBAT DARI AKHLAQ DAN PRILAKU KALIAN YANG TALAF (RUSAK) SERTA BURUK KEPADA MASYARAKAT. TIDAK MEMILIKI USLUB DAN FIQIH DAKWAH, SERTA SIBUK MENYERANG ORANG DENGAN MASALAH KHILAFIYYAH IJTIHADIYYAH DAN MENGEYAMPINGKAN PERSATUAN DIATAS TAUHID YANG SHAHIH YANG JAUH LEBIH PENTING DARI SEKEDAR QUNUT SUBUH, CUKUR JENGGOT, DAN UJUNG CELANA.!

Imbas dari cacatnya aqidah dan rusaknya akhlaq kalian adalah, qunut subuh kalian anggap bid’ah yang sesat, cukur jenggot kalian anggap kefasikan mutlak, orang meninggalkan jilbab tak diberi udzur, tapi KEMUSYRIKAN AKBAR KALIAN BERI UDZUR DAN KOMUNIS KALIAN ANGGAP MUSLIM. Ntah siapa Salaf kalian !?? ma’aadzallah..!!

✒_____
Maaher At-Thuwailibi

Jadwal Kajian
Jadwal KajianFriday, February 23rd, 2018 at 5:06pm

بِسْمِ اللّٰهِ
السلام عليكم ورحمةالله وبر كا ته

*NGAJI YUK...*
Kajian Rutin

MAJELIS TAKLIM
*SURGAPRENEUR*

TERBUKA UNTUK UMUM
*(IKHWAN & AKHWAT)*

💺PEMATERI
*Ustadz Nizar Sa'ad Jabal, Lc. M.pd*

✅ *JUM'AT*
23 Februari 2018

⏰19.00 - 21.00 WIB

📚 TEMA: (lanjutan)
*10 SAHABAT NABI DIJAMIN SURGA*
Kitab karya: Muhammad Ahmad Isa

✅ *GOOGLE MAPS*
https://goo.gl/maps/i8DmWYPVi482

*Masjid Nabawi School* Jl. Pegambiran No.24 Rawamangun JakartaTimur
*#SekolahSunnah*

WA : 082112072035
☎ : 021 4897112

Silahkan sebarkan informasi ini ke Saudara & Sahabat

*"Barangsiapa yg menempuh suatu jalan utk menuntut ilmu, maka اَللّهُ mudahkan jalannya menuju Surga."*
(H.R Muslim)

*MOHON PERHATIAN*
Utk yg membawa anak2 agar menjaga anaknya tidak berisik & bercanda selama kajian berlangsung karna menganggu jalan nya kajian.

جَزَاكُمُــ الله خَيْرً
والسلام عليكم ورحمةالله وبر كا ته

Jadwal Kajian
Jadwal KajianFriday, February 23rd, 2018 at 4:50pm

>

Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added 4 new photos.Friday, February 23rd, 2018 at 4:49pm

>

Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added 2 new photos.Friday, February 23rd, 2018 at 4:47pm

>

Bismillah...

== *INFO KAJIAN PURWOKERTO* ==

Insyaa Allah,
Hari ini, *JUMAT*, 07 Jumadil Akhir 1439 H - 23 Februari 2017

= *KAJIAN PAGI MUSLIMAH* =

1) Kajian *Tematik* bersama *Ustadz Sunhadi Faizan, S.Ag* jam 08.30-10.00 @ *Masjid Fatimatuzzahra*, Jl. Madrani, Karangwangkal, Purwokerto.
*Khusus MUSLIMAH, terbuka utk UMUM*

= *KAJIAN SIANG MUSLIMAH* =

2) Kajian *Ahlussunah* bersama *Ustadzah Ning* RUTIN jam 12.00-14.00 @ *Saung Atqiya*, Jl. Riyanto, gg. Dahlia, RT.01/02 Sumampir, Purwokerto. CP 081229093131

= *KAJIAN SORE MUSLIMAH WANGON* =

3) Kajian *FIQIH WANITA* bersama *Ustadz Abu Anas Al-Atsary* (Jumat Wage & Kliwon) ba'da Ashar hingga menjelang Magrib @ *Masjid At Taqwa*, Dukuh Kutamaya, Desa Randegan, *Wangon* CP. 0857 2922 1066
*Khusus MUSLIMAH, terbuka utk UMUM*

= *KAJIAN BA'DA MAGRIB* =

4) Kajian *Tarikh Khulafa'ir Rasyidin* bersama *Ustadz Juman Abu Ahmad, Lc*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Tujuh Belas (17)*, Jl. dr. Angka, Kompleks SMA 1 Muhammadiyah, Purwokerto.

5) Kajian *Tafsir Al Qur'an* bersama *Ustadz Hendra Sapta*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Al Ikhlas* Jl. Letjen Pol R. Soemarto, gg.Pelopor, Utara Polres Banyumas , Purwokerto

6) Kajian *Fiqih Al-Muyassar* bersama *Ustadz Mubarok*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Umar bin Khattab*, Ponpes Al Faruq, Jl. Praka Nanuri, RT.04 RW.03, Karanglewas Kidul, Purwokerto. CP 081327997510

7) Kajian *Tematik* bersama *Ustadz Sutrisno Usman*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Darussalam*, Jl. Merdeka, Purwokerto.

8) Kajian *Tahsin* bersama *Ustadz Singgih*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Al Amin*, Jl. M.Yamin, gg.3, Selatan SAMSAT, Purwokerto.

9) Kajian *Tafsir Al Quran* bersama *Ustadz Cholid Basalamah, M.Si*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid At Taqwa*, Jl. Slamat Riyadi (Pereng) , Sawangan, Purwokerto.

10) Kajian *Tafsir Al Qur'an* bersama *Ustadz Safinudin, S.Pd.I*, ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Baitussalam*, Jl. Masjid, Kompleks Alun2, Purwokerto.

11) Kajian *Adab & Akhlak* bersama *Ustadz Abdullah Zaen, Lc, MA* ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Soedirman*, Jl. Gatot Subroto, Purwokerto.

12) Kajian *Fiqih Sholat* bersama *Ustadz Thoha Husein* ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Fatimatuzzahra*, Jl. H.Madrani, Grendeng, Purwokerto.

13) Kajian *Tematik* bersama *Ustadz Darussalam*, Jumat ke-4 ba'da Magrib hingga menjelang Isya @ *Masjid Thotiqotul Jannah*, Perum Ketapang, Selatan RSU Margono, Purwokerto.

= *KAJIAN CILONGOK BA'DA MAGRIB* =

14) Kajian *Aadabul Masyi'ala Sholat*, bersama *Ustadz Saefuddin Zuhri, Lc*, Jumat Ke-4 ba'da Magrib hingga Menjelang Isya @ *Masjid Jami Al Fallah*, Panembangan, Cilongok. CP. 0819 0334 4280.

= *KAJIAN BANYUMAS BA'DA MAGRIB* =

15) Kajian Kitab *Riyadus Sholihin*, bersama *Ustadz Arif Hidayatullah*, ba'da Magrib hingga Menjelang Isya @ *Masjid Nur Sulaiman*, Jl. Sudagaran,...

8    View on Facebook
Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added 3 new photos.Friday, February 23rd, 2018 at 4:23pm

>

🔊Informasi Harian Kajian Sunnah di Lampung🔊

📆 Jum'at, 7 Jumadil Akhir 1439 H / 23 Februari 2018

[ BANDAR LAMPUNG ]

▪Tempat : Musholla Asy-Syuhada, Jl. Prajurit II, Tanjung Baru, Kedamaian, Kota Bandar Lampung - Disamping rumah Pak Willy ( https://goo.gl/maps/NqM4jSX87KG2 )
▪Pemateri : Ustadz Riki Abu Ibrahim (Alumni STDI Imam Syafi'i - Jember)
▪Tema : Kitab Fiqih Al-Wajiz (Pembahasan Lanjutan)
▪Waktu : 14.00 WIB - Selesai
▪Informasi : 0812-7200-5025 (Abu Iqbal)
▪Keterangan : Kajian Khusus Akhwat & Ummahat

▪Tempat : Musholla Asy-Syuhada, Jl. Prajurit II, Tanjung Baru, Kedamaian, Kota Bandar Lampung - Disamping rumah Pak Willy ( https://goo.gl/maps/NqM4jSX87KG2 )
▪Pemateri : Ustadz Riki Abu Ibrahim (Alumni STDI Imam Syafi'i - Jember)
▪Tema : Kitab Fiqih Al-Wajiz (Pembahasan Lanjutan)
▪Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai
▪Informasi : 0812-7200-5025 (Abu Iqbal)
▪Keterangan : Kajian Khusus Ikhwan

[ LAMPUNG TENGAH ]

▪Tempat : Masjid Istiqomah, Jl. R.A. Kartini, Sebelum RS Az-Zahra, Samping SD Negeri 1 Kalirejo, Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah
▪Pemateri : Ustadz Abul Abbas (Pengajar Ponpes Al-Hidayah, Pagelaran, Pringsewu)
▪Tema : "Kitab Ushulussunnah" (Pembahasan Lanjutan)
▪Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai (Rutin Setiap Jum'at Malam Sabtu)
▪Informasi : 0813-6996-3277 (Johan)
▪Keterangan : Terbuka Untuk Umum

[ TULANG BAWANG BARAT ]

▪Tempat : Masjid Al-Mustaqim, Daya Murni, Tulang Bawang Barat
▪Pemateri : Ustadz Agus Waluyo, Lc
▪Tema : "Kajian Tematik"
▪Waktu : 13.00 - 14.00 WIB
▪Informasi : 0813-7338-0968
▪Keterangan : Kajian Pemuda Remaja

✅ Yuk Gabung Bersama Info Kajian Lampung di Channel :
📱Instagram : @infokajianlampung
📱Telegram : @Infokajianlampung
http://t.me/infokajianlampung

♻️ Silahkan disebarluaskan

   View on Facebook
Jadwal Kajian
Jadwal Kajian added 2 new photos.Friday, February 23rd, 2018 at 4:21pm

>

Jadwal Kajian
Jadwal KajianFriday, February 23rd, 2018 at 4:21pm

《 PURBALINGGA 》

*INFO KAJIAN PURBALINGGA*
__________________
Insyaa Allah Untuk Hari Ini:
*JUMAT 07 Jumadal Akhir 1439 / 23 Februari 2018*
__________________
*KAJIAN MENJELANG SORE*

1.Tempat:Ma'had Tarbiyatun Nisa' Umar Bin Khattab
Desa Mangunegara Rt 06/03,Kec Mrebet,Purbalingga
Pemateri:Team Ustadzah UBK
Tema:"Belajar Tajwid dan Tahsin"
Waktu:12.45 - 14.15
Peserta:Khusus Putri
Cp:085693067208

*KAJIAN SORE HARI*

2.Tempat: Masjid Mujahidin,Desa Bedagas,Kec Pengadegan,Purbalingga
Pemateri:Ustadz Abu Aisyah Irwan
Tema:"Belajar Bahasa Arab"
Waktu:17.00 - selesai
Peserta: Khusus Putra.
Cp:085291382989

3.Tempat:Pondok Pesantren Tunas Ilmu
Desa Kedung Wuluh,Kec Kalimanah,Purbalingga
Pemateri: Ustadz Mujahid Aslam S.PdI
Tema:"Bahasa Arab,Kitab Durusul Lughah jilid 2"
Waktu: 16.00 - 17.00.
Peserta: Khusus Putra.
Cp:085770711800

*KAJIAN BADA MAGHRIB*

4.Tempat: Masjid Utsman Bin Affan,Komplek Pasar Segamas,Purbalingga
Pemateri: Ustadz Imam Ibnu Ahmad
Tema:"Kajian Kitab Taudhihul ahkam,syarah Bulughul maram"
Waktu: Bada Maghrib - selesai
Peserta:Umum
Cp:085227924913

5.Tempat: Masjid Istiqomah
Perum GPA,Desa Bojanegara,Kec Padamara,Purbalingga
Pemateri: Ustadz Liman Waluyo S.Thi
Tema:"Sifat Sholat Nabi Shalallahualaihi wa sallam"
Waktu: Bada Maghrib - selesai
Peserta: Umum
Cp:085728863165

6.Tempat: Masjid Mujahidin
Desa Bedagas,Kec Pengadegan,Purbalingga
Pemateri:Ustadz Abu Aisyah Irwan
Tema:"Belajar Tajwid dan Tahsin"
Waktu: Bada Maghrib - selesai
Peserta:Khusus Putra.
Cp:085291382989

7.Tempat:Masjid Baitul Ikhlas
Dusun Karang Sempu,Desa Karang Banjar,Kec Bojongsari,Purbalingga
Pemateri:Ustadz Ajianto
Tema:"Kitab Ushuluts Tsalaatsah"
Waktu: Bada Maghrib - selesai
Peserta:Umum
Cp:089657704252

8.Tempat:Masjid An Nurhuda
Carang Manggang,Desa Karang Banjar,Kec Bojongsari,Purbalingga
Pemateri:Ustadz Ahmad Fauzan ,S.SI
Tema:"Belajar Membaca Al Qur'an"
Waktu:Ba'da Maghrib - selesai
Peserta:Umum
Cp:085232370537
___________________
*"MULIA DENGAN AL QUR'AN"*
Mari berpartisipasilah dalam pembangunan:
*GRIYA QUR'AN PESANTREN "TUNAS ILMU" PURBALINGGA*
Bank BNI no Rekening:0194910585,kode Bank:009,atas nama Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga.
Konfirmasi:081542880795
_________________
🔰 _Info Kajian Purbalingga 0896 6661 1754_
🏍 _Mendatangi majelis Ilmu lebih utama_

Jadwal Kajian
Jadwal KajianFriday, February 23rd, 2018 at 4:19pm

《 MEDAN 》

*Bismillah...*
Jadwal Kajian Islam Ilmiyah jum'at *07 Jumadil Akhir 1439 H/ 23 Februari 2018 M* untuk daerah Medan dan sekitarnya.

📚Tema : Pembahasan Tematik (KHUSUS MUSLIMAH)
🎙Pemateri :
Jum'at 1 : Ustadz Abdul Fattah,
Jum'at 2 : Ustadz Bagus Wijanarko, ST,
Jum'at 3 : Ustadz Sahlan,
Jum'at 4 : Ustadz Syamsudin
🕰Waktu : 14.30 - Selesai
🕌Tempat : Musholla MA’HAD LUQMANUL HAKIM Pasar 1 Marelan
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

📚Tema : Fiqh Sunnah
🎙Pemateri : Ustadz Joko Abu Aliyah
🕰Waktu : Pukul 17.00 - selesai
🕌Tempat : Masjid Ikhlas Ar-Rahman Jl.Willem Iskandar (Depan Auto 2000 Pancing)
Cp: 0813 7529 5952 (Abdi Halim)
*(UMUM)*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

📚Tema : Bulughul Maram
🎙Pemateri : Ustadz Nuruddin Bukhori
🕰Waktu : Ba’da Maghrib - Selesai
🕌Tempat : Masjid RAYA BINJAI
Cp: 081370593542 (pak Wahono)
*(UMUM)*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~

📚Tema : Kitab Tauhid (Pekan 2,3,4)
🎙Pemateri : Ustadz Amzad
🕰Waktu : Ba'da Maghrib
🕌 Tempat : Masjid Ade Fatma jln.bougenvile III komplek kejaksaan,simpang Selayang Medan
*(UMUM)*
~~~~~~~~~~~~~~~~~

📚Tema : Shahih Fiqh Sunnah
🎙Pemateri : Ustadz Joko Abu 'Aaliyah
🕰Waktu : Ba'da Isya' - Selesai
🕌Tempat : Masjid Abu Bakar Jl.Jati Sei Mencirim Psr IV
Cp: 0823 6496 0922 (Abu Abdul Halim)
*(UMUM)*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

📚Tema : Sikap Ahlussunnah Karya Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaily
🎙Pemateri : Ustadz Abdul Fattah
🕰Waktu : Ba’da Isya’ - Selesai
🕌Tempat : Pasar 4 barat Gg.Famili Marelan
Cp: 0813 6059 9534 (Abu Arwa)
*(UMUM)*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

📚Tema : Manhaj
🎙Pemateri: Ustadz Abu Wildan
🕰Waktu: Ba'da Isya sd selesai
🕌Tempat: Jl. Roso Gg Sedulur Desa Marendal 1, Mushollah SD Islam 'Utsman bin' Afwan
*(UMUM)*

========================
_☝"Barang siapa keluar dalam rangka menuntut ilmu maka dia berada di jalan Allah sampai dia kembali. HR TIRMIDZI 2571)_

Jadwal Kajian
Jadwal KajianFriday, February 23rd, 2018 at 3:37pm

*🔊 PEMBUKAAN PENDAFTARAN*

════════════════
🌸 _Terbuka untuk_ *_UMUM_*
════════════════

*Halaqah Silsilah Ilmiyyah*
*Madrasah Haji dan Ziarah*
*🏷 angkatan 2018*

┈•⊰🌸 *(HSI MAHAZI 18)* 🌸⊱•┈

🍃 _Bismillāh_
Rasulullahi _shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda_ :

خُذُوا عَنِّى مَنَاسِكَكُمْ

“Ambillah dariku manasik-manasik kalian”.(HR. Muslim)

🍃 Kesempatan bagi anda untuk belajar fiqih manasik haji sebagai bekal untuk melaksanakan ibadah haji sesuai tuntunan Rasulullahi _shallallahu 'alayhi wa sallam._

🍃 Dapatkan panduan pelaksanaan ibadah haji langkah demi langkah melalui Grup WhatsApp HSI MAHAZI.

════════════════
🌸 *_GRATIS_* _tanpa dipungut biaya_
════════════════

🌼 *Metode Belajar*

✿ Materi disampaikan dalam bentuk audio berdurasi 2-10 menit setiap hari Senin ~ Jum'at melalui WhatsApp Grup.

✿ Untuk membantu peserta dalam memahami materi yang disampaikan, diberikan evaluasi harian, pekanan dan akhir via WEB secara online.

🍂 _Bagi peserta yang lulus ujian in syaa Allah akan diberikan_ *_Syahadah._*

📚 *Silabus Materi*
✿ Silsilah 1 : Fiqih Manasik Haji 1
✿ Silsilah 2 : Fiqih Manasik Haji 2
✿ Silsilah 3 : Ziarah Madinah

👤 *Pembina & Pemateri*

Al-ustadz *Dr. Abdullah Roy, M.A.* _hafidzahullaah_

(Pengajar Kajian Berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi 1434H/2013 M - 1438 H/2017 M & Pembina dan Pemateri Kajian Online HSI AbdullahRoy)

🌸 *Syarat Pendaftaran*
1. Terbuka untuk umum ikhwan & akhwat (kelas terpisah)
2. Memiliki perangkat smartphone dan akses internet yang mendukung.
3. Berkomitmen mengikuti pembelajaran sampai selesai.
4. Wajib aktif mengikuti semua evaluasi yang diberikan.
5. Bersedia mengikuti Tata Tertib yang berlaku.

🗓 Waktu Pendaftaran :

Pendaftaran insyaallah dibuka sampai dengan *8 Jumadits Tsani 1439 / 24 Februari 2018*

_*) Pendaftaran akan ditutup apabila quota telah terpenuhi._

🌐 *Link Pendaftaran*
_Pendaftaran HANYA Melalui WEB_

http://daftar.abdullahroy.com

📲 *HELP DESK*
_(Informasi & bantuan)_

*Ikwan*
📱‭+628124232911
📱‭+6281296810952
📱‭+6281312000897

*Akhwat*
📱+6287825821133
📱+6285643360020
📱+62819835600

( _WhatsApp Only - Tidak melayani telefon & SMS_ )

📝 Mulai belajar

*17 Jumadits Tsani 1439 H / 5 Maret 2018 M* _in syaa Allah_

🖋 *Koordinator Pendaftaran HSI MAHAZI 2018*

Load More

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo.Friday, February 23rd, 2018 at 9:59pm

《 MALANG 》

بســم اللّـﮧ الرحمن الرحيم

•┈┈┈┈•✿♻✿•┈┈┈┈•
JADWAL KAJIAN MALANG
•┈┈┈┈•✿♻✿•┈┈┈┈•

Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda :

“Barangsiapa yang menempuh suatu jalan utk menuntut ilmu, maka اَللّهُ mudahkan jalannya menuju Surga.” (HR. Ahmad V/196, Abu Dawud no.3641, Tirmidzi no.2682)

Ajak keluarga ,saudara, tetangga dan teman utk menghadiri majelis ilmu di Malang dan Batu yang bisa diikuti insya Allah :

•┈┈┈┈•✿♻✿•┈┈┈┈•
📅Hari : Setiap Jum'at 2 dan 4
⏰Waktu : Ba'da Maghrib
🕌Tempat : Masjid Al Mu'minun
📋Tema : Minhajul Muslim
🎙Pemateri : Ust Gonda Yumitro MA
🚨Info: UMUM

•┈┈┈┈•✿✍✿•┈┈┈┈•
📅Hari : Setiap Jum'at 4
⏰Waktu : Ba'da Maghrib
🕌Tempat : Masjid Al Muttaqin
📋Tema : Riyadush Shalihin
🎙Pemateri : Ustadz Abu Sa'dy Lc
🚨Info: ⚠LIBUR⚠

•┈┈┈┈•✿✍✿•┈┈┈┈•

📅Hari : Setiap Jum 'at 1 sd 4
⏰Waktu : Ba'da Maghrib
🕌Tempat : Masjid Al Ma'shum
📋Tema : Talbis Iblis
🎙Pemateri : Syaikh Utsman Ali
🚨Info: UMUM
•┈┈┈┈•✿🕋✿•┈┈┈┈•

📅Hari : Setiap Jum 'at
⏰Waktu : Ba'da Maghrib
🕌Tempat : Masjid Qolbun Salim
📋Tema : Manzhumah Al Haaiyyah
🎙Pemateri : Ust Abu Sholih
🚨Info: UMUM
•┈┈┈┈•✿🕋✿•┈┈┈┈•

📅Hari : Setiap Jum 'at 4
⏰Waktu : Ba'da Maghrib
🕌Tempat : Masjid Ibnu Khaldun ( jl diponegoro gang v / gang panji motor masuk 50 meter ) Batu
📋Tema : Itha aful Muslimin bi dzikri akhtooil musholliin
🎙Pemateri : Ust Muhammad Syahri
🚨Info: Umum
•┈┈┈┈•✿🕋✿•┈┈┈┈•

📅Hari : Setiap Jumat 2 dan 4
⏰Waktu : Ba'da Maghrib
🕌Tempat : Masjid Nurul Islam (Bukit Cemara Tujuh ) Landungsari
📋Tema : Tafsir
🎙Pemateri : Ust Muhammad Syukur
🚨Info: UMUM
•┈┈┈┈•✿✍✿•┈┈┈

Diharapkan:
⏰ datang tepat waktu.
✍ membawa alat tulis utk mencatat fawaid kajian.
📚 menjaga adab dalam majelis ilmu.

Mohon ta'awun menyebarkan info dakwah ini. Semoga menjadi sebab hidayah dan pemberat timbangan kebaikan kita di hari kiamat insya Allah

•┈┈┈┈•✿🕋✿•┈┈┈┈•
MALANG MENGAJI
Teguh diatas sunnah
•┈┈┈┈•✿🕋✿•┈┈┈┈•

Facebook: https://goo.gl/ad13qF
Instagram: https://goo.gl/2BQdcj
Telegram: t.me/malangmengaji
Youtube: https://goo.gl/uVnxmm

Yuk bantu dakwah Malang Mengaji dengan berdonasi ke Rek BNI Syariah 0682 362 985 atas nama Agus Nurus Shofa

#KajianYuk #KY_Malang #KY_Lowokwaru #KY_Jumat #Ustadz_AbuSholih

Kajian Yuk
Kajian YukFriday, February 23rd, 2018 at 9:43pm

《 CAKRANEGARA - MATARAM 》

📢 INFO KAJIAN HARI INI UNTUK WILAYAH MATARAM & SEKITARNYA.
-----------------

👤 Ust. Mubarak Bamualim, MHI
🕌 Masjid Al-Muttaqin, Cakranegara, Mataram. (https://goo.gl/maps/CM3wYmzEi3s)
🗓 Jum'at, 09 Jumadil Akhir 1439H / 23 Februari 2018M
⏰ Ba'da Magrib - Selesai
💬 Upaya Salaf Dalam Menggapai Hakekat Keikhlasan

Insyaallah
_
📲 Daftar Broadcast "Info Kajian ~ Mataram"

IG : https://www.instagram.com/infokajianmataram/
Fanpage FB : https://www.facebook.com/infokajianmataram/
Channel Telegram : https://telegram.me/infokajianmataram
Grup WA Ikhwan : https://chat.whatsapp.com/6JDlLAk2Dj3LxHTeNeFwAg
Grup WA Akhwat : https://chat.whatsapp.com/3mAnu3hJErn35Q6ztjGvMa

📢 Silakan disebarluaskan!!!

#KajianYuk #KY_Mataram #KY_Cakranegara #Ustadz_MubarakBamualim

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo.Friday, February 23rd, 2018 at 9:22pm

《 BATAM 》

#KajianYuk #KY_Batam #KY_Jumat #Ustadz_ZainulArifin

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo.Friday, February 23rd, 2018 at 9:08pm

《 BALIKPAPAN 》

INFO KAJIAN BALIKPAPAN
Malam Sabtu, 8 Jumadil Akhir 1439 | 23 Februari 2018

#Ba'da Maghrib - Selesai | Pondok Pesantren Imam Syafi'i Manggar | Ustadz Abdurrahman Jihad | Bulughul Maram

#Ba'da Maghrib - Selesai | Masjid Al Imam An Nasai | Ustadz Nurul Azmi | Fikih Muamalah (dari kitab Bulughul Maram bab Muamalah)

#Ba'da Maghrib - Selesai | Masjid Baitul Jannah GPA | Ustadz Abdurrahman Al Atsary | Prinsip Dasar Islam

#Ba'da Maghrib - Selesai | Mushola Al Hikmah Gunung Empat | Ustadz Nur Qomari | Kitab Tauhid

#Ba'da Maghrib - Selesai | Masjid Nurul A'la Gunung Pipa | Ustadz Nadlif Mustaqim | Bulughul Maram

#KajianYuk #KY_Balikpapan #KY_Jumat #Ustadz_NurulAzmiAbuAfnan #Ustadz_NadhifMustaqim

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo.Friday, February 23rd, 2018 at 9:04pm

《 BANJARMASIN 》

Jadwal Kajian Islam Rutin Akhir Pekan
Pekan ke-4 (Jumat - Ahad)

07 - 09 Jumadal Akhiroh 1439 H / 23 - 25 Februari 2018

Yayasan Al Umm Banjarmasin
==============================
Bersama: Ustadz Khairullah Anwar Luthfi hafizhahullah

- Jumat, 07 Jumadal Akhiroh 1439 H / 23 Februari 2018

#Khutbah Jumat
Tempat: Masjid An Nur
Banjarmasin KalSel

1. Pukul 19.00-20.30 WITA
#serialImanKepadaHariAkhir
*TEMA: Surga dan Neraka Sudah Diciptakan*

Tempat: Masjid As-Salam Banjarmasin
Komp. Kantor Dispenda Samsat km. 5,7 Banjarmasin – Seberang TVRI Kalsel

- Sabtu, 08 Jumadal Akhiroh 1439 H / 24 Februari 2018

2. Ba'da Subuh 05.30 WITA
TEMA : Bagaimana Nabi Muhammad Shallahu 'Alaihi Wasallam
Bergaul dengan Para Istri-Istrinya #12 "* Kajian Kitab KAIFA ÂMALAHUM

3. Pukul 16.45 - 17.45 WITA
TEMA : JILBAB KOK GITU ?

4. Pukul 19.00 - 20.30 WITA
#serialImanKepadaHariAkhir
*TEMA: Masuk Surga*
Tempat: Masjid Imam Syafi’i
Jalan AMD Raya XII (Depan SMPN 19) Pemurus Dalam Banjarmasin KalSel

- Ahad, 09 Jumadal Akhiroh 1439 H / 25 Februari 2018

5. Pukul 07.30 – 09.30 WITA
TEMA: Jadilah Pengusaha yg Kreatif *Kajian Untuk Pengusaha Muslim dan Calon Pengusaha Muslim*
Majelis Ta’lim Ar-Rahmat
Jalan Jend.A.Yani Km 5.7 (Showroom Suzuki Rahmat Mobilindo Lt.3, Seberang TVRI Kalsel) Banjarmasin KalSel

6. Pukul 19.00-20.30 WITA
#serialImanKepadaHariAkhir
*TEMA: Kekekalan Surga dan Penghuninya*
Tempat: Masjid Baitul Hikmah
Jalan Brigjen H. Hasan Basri Komplek Kampus Universitas Lambung Mangkurat, Kayutangi, Banjarmasin KalSel

SILAHKAN SIMAK KAJIAN MELALUI:
1. http://dakwahsunnah.com
2. http://live.dakwahsunnah.com:80 (Iphone/Android)
3. http://bb.dakwahsunnah.com:80/;stream (Blackberry)
4. http://live.Dakwahsunnah.com:80 (winamp/vlc/tune)

Bagi Anda pengguna Android
Akses lebih mudah KLIK:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.dakwahsunnah.dsapp

Silahkan bantu sebarkan info ini
semoga bermanfaat.

Broadcasted by:
-DakwahSunnah.com

#KajianYuk #KY_Banjarmasin #KY_Weekend #Ustadz_KhairullahAnwarLuthfi

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo.Friday, February 23rd, 2018 at 8:32pm

《 NGABEYAN, KARTASURA - SUKOHARJO 》

#KajianYuk #KY_Kartasura #KY_Ngabeyan #KY_Sukoharjo #KY_Jumat #Ustadz_RosyadIlyas #Ustadz_SaadHarits

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo.Friday, February 23rd, 2018 at 8:04pm

Informasi Harian Kajian Sunnah Indonesia untuk Hari Jum'at Tanggal 07 – 08 Jumadil Akhir 1439 H / 23 Februari 2018 M -- JUM'AT PEKAN KE-4

~~~~~~~~~ *JABODETABEK* ~~~~~~~~~

《 JAKARTA 》
Tempat: Masjid Jendral Sudirman WTC, Jl. Jendral Sudirman Kav.29-31 Karet Setia Budi (Komplek World Trade Centre), Jakarta Pusat
KHOTIB JUM’AT : Habib Salim Al Muhdhor, MA
*******
Tempat: Masjid Nurullah, Apartemen Kalibata City, Basement Tower Cendana, Jl. TMP Kalibata Raya, Jakarta Selatan
◆ RUTIN SETIAP JUM'AT
Pemateri: Ustadz Azhar Khalid bin Seff, MA
Tema: Umdatul Ahkam
Waktu: Ba’da Sholat Maghrib – selesai
Informasi: 0855-102-7876
Live stream: www.nurullah.id / Nurullah Official Channel in Youtube
*******
Tempat : Masjid Al Mubarak, Jl. Kebahagiaan 7-A Krukut Taman Sari Jakarta Barat (Belakang Kantor Redaksi POS KOTA)
◆ RUTIN SETIAP JUM'AT
Pemateri : Ustadz Fuad Hamzah Baraba’, Lc
Tema : Kitab Adab Al Mufrad Karya Imam Bukhari
Waktu : Ba’da Sholat Maghrib – selesai
Informasi: 08128563050 / 0818411664
*******
Tempat: Masjid Baitul Karim, Jl. Kebon Kacang 14, (Belakang Rumah Susun Tanah Abang), Tanah Abang, Jakarta Pusat
◆ RUTIN SETIAP JUM'AT PEKAN KE-1 & KE-3
Pemateri: Ustadz Abu Jarir
Tema: Kitab Umdatul Ahkam
Waktu: Ba’da Sholat Maghrib – selesai
◆ RUTIN SETIAP JUM'AT PEKAN KE-2 & KE-4
Pemateri: Ustadz Abu Faaris Yudi Kurnia, Lc
Tema: Kitab Fawa’idul Fawa’id
Waktu: Ba’da Sholat ‘Isya – selesai
Informasi: 0896-6517-1615 / 0812-1021-5177
*******
Tempat : Masjid Fathurrahmaan - Jl. H. Baping Gg. TK RT 002/09 Ciracas Jakarta Timur
Google Maps: bit.ly/mapmasjidfathurrahmaan
◆ RUTIN SETIAP JUM'AT
Pemateri : Ustadz Fauzy Junaidi, Lc
Tema : Tafsir Fathul Qadir + Ibnu Katsir
Waktu: Ba’da Sholat Maghrib – selesai
Informasi: 085779847486 / 085692807807
*******
Tempat : Masjid Husnul Khotimah Perum Tanjung Mas Raya Tanjung Barat Jakarta Selatan
◆ RUTIN SETIAP JUM'AT
Pemateri : Ustadz Abu Asma Andre
Tema : Hadits Arbain Nawawi
Waktu : Ba’da Sholat Maghrib – selesai
*******
Tempat: Masjid Jami Al-Sofwa, Jl. Lenteng Agung Barat No.35, Jagakarsa, Jakarta Selatan
◆ RUTIN SETIAP JUM'AT
Pemateri: Ustadz Hasan Al Jaizy, Lc
Tema: Kajian Kitab al-Adab al-Mufrad – SEMBILAN Wasiat Rasul
Waktu: Ba’da Sholat Maghrib – selesai
Informasi: 0857-9910-4742 (WA)
*******
Tempat: Masjid Istiqomah, Jl. Teratai Putih 1 Gan 3 (Belakang BRI) Perumnas Klender, Jakarta Timur
Pemateri: Ustadz Abu Zeid Cecep Nurrohman, Lc
Tema: Syarah Kitab Riyadush Shalihin (Rutin Setiap Jum’at Malam)
Waktu: Ba’da Sholat Maghrib – selesai
Informasi: 0895-800-190-864
*******
Tempat : Masjid Hijau Nurul Iman, Jl. Raya Cilangkap No. 1 B RT/RW 07/01, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur
G-Maps : https://goo.gl/maps/eSG40jQ9At42
◆ RUTIN SETIAP JUM'AT PEKAN KE-2 & KE-4
Pemateri : Ustadz Datyadikara, Lc (Pengajar Tetap di Lembaga Pendidikan Takhassus Al-Barkah –...

Kajian Yuk
Kajian Yuk added 2 new photos.Friday, February 23rd, 2018 at 8:02pm

📍KAJIAN USTADZ AFIFI (cek caption)

#KajianYuk #KY_Jogja

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo.Friday, February 23rd, 2018 at 7:56pm

《 BANYUWANGI 》

Bismillaah
- JUMAT -
Hadirilah kajian islam insyaa Allah:
.
📚 Kajian Rutin | Jum’at – Hadist (Adabul Mufrod)
Pemateri: Ustadz Muhammad Syamsuri
Tempat: Masjid Al-Amien – Jl. Hasanudin (Timur SPBU) Genteng
Waktu: Ba’da Shubuh
Informasi: 0823-3842-8725
Terbuka Untuk: Umum (Ikhwan dan Akhwat)
+
📚 Khutbah Jumat | Masjid Baitussalam – Tematik
Pemateri: Ustadz Iqbal At-Tamimi, S.Pd.I حفظه الله تعالى
Tempat: Masjid Baitussalam – eL Royale Hotel & Resort Dadapan (Peta bit.ly/baitussalam-elroyal-dadapan-bwi)
Waktu: Khutbah Jumat
Informasi: 0812-3255-6868
Terbuka Untuk: Ikhwan
+
📚 Kajian Rutin | Jumat – Tahsin Al-Qur’an
Pemateri: Ustadz M. Arif Bachtiar حفظه الله تعالى
Tempat: Masjid Al-Mujahidin Tebuan Genteng (Peta bit.ly/mujahidin-genteng-bwi)
Waktu: Ba’da Maghrib
Informasi: 0812-3468-129
Terbuka Untuk: Umum (Ikhwan dan Akhwat)
+
📚 Kajian Rutin | Jum’at (Ke-2&4) – Kajian Aqidah
Pemateri: Ustadz Sabilul Muhtadin, Lc.
Tempat: Masjid Al-Fauz Singotrunan (Peta bit.ly/alfauz-singotrunan-bwi)
Waktu: Ba’da Maghrib
Informasi: 0819-3466-4340
Terbuka Untuk: Umum (Ikhwan dan Akhwat)
+
📚 Kajian Rutin | Jum’at – Ubudiyah
Pemateri: Ustadz Abu Amin, M.Pd
Tempat: Masjid As-Sunnah STIKES – Banyuwangi (Peta bit.ly/assunnah-stikes-bwi)
Waktu: Ba’da Maghrib
Informasi: 0857-4677-2776
Terbuka Untuk: Umum (Ikhwan dan Akhwat)
Live: kajian.stikesbanyuwangi.ac.id
+
📚 Kajian Rutin | Jum’at – Hadist Arbain An-Nawawi
Pemateri: Ustadz Faris, Lc. حفظه الله تعالى
Tempat: Masjid Al-Furqon Tapanrejo Muncar (Peta bit.ly/alfurqon-tapanrejo-bwi)
Waktu: Ba’da Maghrib
Informasi: 0812-3328-1177
Terbuka Untuk: Umum (Ikhwan dan Akhwat)
.
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
.
“Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)
.
Dianjurkan untuk menghubungi Panitia (Informasi) sebelum menghadiri Majelis Ilmu.
.
🌏 Jadwal kajian ini didapat dari BanyuwangiMengaji.com/hari-ini
🔊 Jadwal sholat 5 waktu di BanyuwangiMengaji.com/jadwal-sholat
.
📝 Ada info kajian? Infokan di BanyuwangiMengaji.com/infokan
📱 Join WA dan Telegram di BanyuwangiMengaji.com/join
☁ Facebook: fb.com/BanyuwangiMengaji
⛅ Instagram: instagram.com/BanyuwangiMengaji
.
📻 Yuk dengerin Radio Al-Hikmah Banyuwangi 98.8 FM
BanyuwangiMengaji.com/streaming

Mohon informasikan ke yang lain dengan share info ini.
Jazakumullahu khairan wa barakallahufikum.

#KajianYuk #KY_Banyuwangi #KY_Jumat

Kajian Yuk
Kajian Yuk added a new photo.Friday, February 23rd, 2018 at 7:44pm

《 GRESIK 》

#KajianYuk #KY_Gresik #KY_Jumat #Ustadz_AhmadJamil

Load More



DEMONSTRASI (bagian kedua): BANTAHAN ATAS PEMBOLEHAN DEMONSTRASI

SYUBHAT-SYUBHAT DAN BANTAHANNYA

1. BAGAIMANA ISLAM BISA DIBELA KALAU CUMA TA’LIM (PENYEBARAN ILMU) DAN IBADAH DI MASJID ATAU DIRUMAH?

Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

العبادةُ فِي الْهَرَجِ كَهِجْرةٍ إِليَّ

“Ibadah dimasa fitnah/ujian: (pahalanya) seperti Hijrah kepadaku.” HR. Muslim (no. 7588).

Hadits ini sebagai arahan dari Nabi -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- yang mulia; bahwa: justru dalam masa fitnah ini kita diharuskan banyak beribadah, dan itulah yang menolong kaum muslimin. Bukan berkata dan berbuat gegabah yang jelas dilarang oleh Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam-. Bahkan Allah -Ta’aalaa- berfirman:

…وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لاَ يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

“…Jika kamu bersabar dan bertakwa; niscaya tipu daya mereka tidak akan membahayakanmu sedikitpun. Sungguh, Allah Maha Meliputi segala apa yang mereka kerjakan.” (QS. Ali ‘Imran: 120)

Dalam ayat ini pun Allah menerangkan dan menegaskan kepada kita bahwa: Dia mengetahui makar orang kafir dan akan menolong orang beriman; dengan syarat SABAR dan TAKWA (melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya).

2. ANDA DAN ORANG SEMISAL ANDA YANG TIDAK BERDEMO; TIDAK JUGA MENASEHATI PEMERINTAH DAN MENDATANGINYA. CUMA OMONG DOANG!

Kita katakan bahwa: kita serahkan pada Ustadz Kibar tentang permasalahan ini; yang bisa langsung menasehati pemerintah. Dan siapa bilang kita diam saja?! Apakah apabila kami dan Ustadz kami menasehati pemerintah; kemudian harus bilang ke wartawan untuk direkam, difoto, disebarkan, bawa bendera partai, bawa spanduk buat promosi, dan lain-lain. Manhaj macam apa ini?!

Kita hanya meneladani para Shahabat dan para Salaf, oleh karena itulah kita disebut SALAFI!

عَنْ شَقِيقٍ، عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ، قَالَ: قِيْلَ لَهُ: أَلاَ تَدْخُلُ عَلَى عُثْمَانَ؛ فَتُكَلِّمَهُ؟ فَقَالَ: أَتُرَوْنَ أَنِّى لاَ أُكَلِّمُهُ إِلاَّ أُسْمِعُكُمْ؟! وَاللَّهِ! لَقَدْ كَلَّمْتُهُ فِيْمَا بَيْنِيْ وَبَيْنَهُ؛ مَا دُوْنَ أَنْ أَفْتَتِحَ أَمْرًا لاَ أُحِبُّ أَنْ أَكُوْنَ أَوَّلَ مَنْ فَتَحَهُ، وَلاَ أَقُوْلُ لأَحَدٍ يَكُوْنُ عَلَىَّ أَمِيْرًا إِنَّهُ خَيْرُ النَّاسِ

Dari Syaqiq, dari Usamah bin Zaid, ada yang berkata kepadanya: Kenapa anda tidak masuk menemui ‘Utsman dan engkau menasehatinya?” Maka dia berkata: “Apakah kalian menganggap bahwa jika aku berbicara padanya (‘Utsman) lantas aku harus memperdengarkannya kepada kalian?! Demi Allah! Aku telah berbicara empat mata dengannya; tanpa perlu saya membuka satu perkara yang saya tidak suka menjadi orang pertama yang membukanya (yaitu menasehati pemimpin terang-terangan), dan tidakklah aku mengatakan kepada seorang: saya memiliki pemmpin yang dia adalah manusia terbaik.” HR. Muslim (no. 7674).

3. BUKANKAH AHOK KAFIR, SEHINGGA KITA BOLEH UNTUK MEN-DEMO DIA? BUKANKAH YANG TIDAK DIPERBOLEHKAN ADALAH MEN-DEMO PEMERINTAHAN MUSLIM!

Kita katakan: Anda dan orang semisal anda; pada hakikatnya berdemo kepada pemerintah yang di atas Ahok -yaitu: Presiden- agar Ahok diadili. Bukankah ini demo terhadap pemerintahan muslim??!!

Kalaupun pemerintah anda adalah kafir -di Cina, Rusia, Amerika, dan lainnya- tidak lantas menjadi halal mendemo mereka karena mudharat yang ditimbulkan akan besar, dan hukum asal demo adalah perbuatan haram.

Lihat kepada Suriah sekarang ini! Pemerintah Basyar Assad dari dulu memang sudah kafir; akan tetapi Ulama Rabbani -seperti Syaikh Al-Albani, Syaikh Bin Baz, dan Syaikh ‘Utsaimin- tidak memerintahkan masyarakat Suriah untuk berdemo dan menggulingkan pemerintahan. Karena mereka mengerti keadaan umat yang lemah apabila memberontak, namun terjadilah apa yang kita lihat sekarang.

Kalaupun mau menggulingkan pemerintahan kafir; maka lakukanlah dengan cara yang benar, dan ukurlah kekuatan, serta mintalah fatwa dari Ulama Rabbani. Karena ini menyangkut darah kaum muslimin yang akan tercecer. Jangan sampai sia-sia dan banyak memakan korban!

Lihatlah Nabi Musa dan Nabi Harun -‘alaihimas salaam- yang berdakwah langsung bertemu dengan penista agama terbesar: Fir’aun. Tidaklah mereka berdua berdemonstrasi, padahal Bani Isra-il amat banyak. Akan tetapi; inilah perintah langsung dari Allah -Ta’aalaa-:

اذْهَبَا إِلَى فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَى * فَقُولاَ لَهُ قَوْلاً لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى

“Pergilah kamu berdua (Musa dan Harun) kepada Firaun, karena dia benar-benar telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir’aun) dengan kata-kata yang lemah lembut; mudah-mudahan dia sadar atau takut.” (QS. Thaha: 43-44)

4. INI BUKAN DEMONSTRASI, TAPI AKSI DAMAI!

Kita katakana: Terserah kalian mau menamakan aksi kalian dengan nama apa saja, karena Islam menghukumi sesuatu bukan dari namanya; akan tetapi melihat kepada hakikatnya. Apakah kalian namakan aksi damai, protes atau lainnya -atau bahkan: Jihad???!!!- HAKIKATNYA ADALAH DEMONSTRASI!!!

Di antara tipu daya iblis dan bala tentaranya -untuk menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan- adalah: dengan teknik branding strategi, memberi nama baru untuk mengaburkan hakikat. Riba sekarang dinamakan bunga oleh bank konvensional dan dinamakan sedekah dan tabrru’ oleh kor Syari’ah dan pegadaian Syari’ah. Dan hal itu tidaklah mengubah hakikat. Khamr dirubah namanya dengan banyak nama: anggur, arak, bir, wiski, dan lainnya; untuk mengaburkan hakikat. Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

لَيَشْرَبَنَّ نَاسٌ مِنْ أُمَّتِي الْخَمْرَ؛ يُسَمُّوْنَهَا بِغَيْرِ اسْمِهَا

“Sungguh, akan ada manusia dari umatku yang meminum khamr; dengan memberikan nama kepadanya bukan dengan namanya (khamr)” [HR. Abu Dawud (no. 3690)]

5. KAMI TIDAK BERBUAT RUSAK DAN ANARKIS, SEHINGGA TIDAK TERMASUK ORANG YANG BERBUAT KERUSAKAN.

PERTAMA: Siapa yang menjamin bahwa tidak akan terjadi kerusakan dan anarkisme dari luapan banyak orang seperti itu?! Bisa jadi ada penyusup yang merusak dari dalam -sebagaimana dalam perang Jamal-.

KEDUA: kerusakan apalagi yang lebih besar dari bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya:

وَلاَ تُفْسِدُوْا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلاَحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَةَ اللَّهِ قَرِيْبٌ مِنَ الْمُحْسِنِيْنَ

“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya. Berdo’alah kepada Allah dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Al-A’raaf: 56)

Abu Bakar bin ‘Ayasy berkata tentang ayat ini: “Allah mengutus Muhammad -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- ke permukaan bumi, sedangkan mereka (manusia) berada dalam keburukan. Maka Allah memperbaiki mereka dengan Muhammad -shallallaahu ‘alaihi wa sallam-. Sehingga, barangsiapa yang mengajak manusia kepada hal-hal menyelisihi apa yang datang dari Nabi; maka dia termasuk orang yang berbuat kerusakan di muka bumi.” [Lihat Ad-Durr Al-Mantsuur (III/476)]

Silahkan anda lihat tafsiran ulama lainnya yang bertebaran; yang menunjukkan bahwa berbuat kerusakan yang dimaksud di sini adalah: bermaksiat.

6. INI NEGERI DEMOKRASI, DEMONSTRASI DIBOLEHKAN OLEH PEMERINTAH DAN DIFASILITASI; SEHINGGA DIBOLEHKAN.

Ini Hujjah yang lemah sekali, tidaklah apa yang dibolehkan oleh pemerintah lantas semua menjadi halal. Bahkan yang diperintahkan oleh pemerintah pun harus dilihat: apakah itu suatu hal yang ma’ruf atau justru kemungkaran.

Nabi bersabda:

إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوْفِ

“Sesungguhnya keta’atan itu hanya dalam hal yang ma’ruf” [HR. Al-Bukhari (no. 7257)]

Ada Perda tentang bolehnya tempat hiburan dan diskotek, lantas apa kemudian menjadi halal?! Ada juga Perda tentang bolehnya khamr -dengan ketentuan khusus-; lantas apa kemudian menjadi boleh??!! Silahkan jawab sendiri…

7. MEREKA YANG MELARANG DEMO: MEMBAWAKAN FATWA, KITA JUGA MENGGUNAKAN FATWA YANG MEMBOLEHKAN. ULAMA YANG MELARANG TIDAK MENGERTI KEADAAN INDONESIA.

Subhaanallah! Ulama mana dulu yang berfatwa membolehkan demonstrasi, apakah ad-Damiji yang punya kitab Al-Imaamah Al-‘Uzhmaa yang dilarang terbit di Saudi, atau fatwanya Salman Al-‘Audah dan teman-temannya?? PERMASALAHANNYA ADALAH BUKAN BANYAKNYA FATWA, AKAN TETAPI KUALITASNYA (KESELARASANNYA DENGAN DALIL-DALIL DAN KAIDAH-KAIDAH SYARI’AT)!!!

Kalaupun ulama berfatwa; maka tidak ditelan mentah-mentah sebagai landasan hukum, akan tetapi dilihat dalil pendukungnya.

Kalau kalian menuduh ulama yang berfatwa tentang Indonesia dari negeri lain tidak tahu keadaan sini, bagaimana dengan Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi dan Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaily yang belasan tahun mondar-mandir di negeri kita ini; untuk membahas masalah Dakwah di Indonesia. Apakah anda juga menuduhnya tidak paham Waqi’ (realita)???!!!

Cukuplah dalil yang sudah kami paparkan (pada bagian pertama tulisan ini) sebagai asas dilarangnya Demonstrasi. Fatwa siapapun apabila berbenturan dengan dalil; maka buanglah dia ke belakangmu.

Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullaah-; (beliau adalah ulama yang paling mengumpulkan As-Sunnah dan paling berpegang kepadanya) beliau berkata:

لاَ تُقَلِدْنِيْ، وَلاَ تُقَلِّدْ مَالِكًا، وَلاَ الشَّافِعِيَّ، وَلاَ الأَوْزَاعِيَّ، وَلاَ الثَّوْرِيَّ! وَخُذْ مِنْ حَيْثُ أَخَذُوْا!!

“Janganlah engkau taqlid kepadaku, jangan pula kepada Malik, Asy-Syafi’i, Al-Auza’i, ataupun Ats-Tsauri! Ambillah (hukum) dari sumber yang mereka mengambil darinya (yakni: dalil-dalil)!!”

[Lihat: Shifatush Shalaatin Nabiyy (hlm. 47), karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-]

8. PEMERINTAH YANG TIDAK BOLEH DI-DEMO ADALAH PEMERINTAH YANG BERJALAN DI ATAS ALQUR’AN DAN AS-SUNNAH. ADAPUN KALAU PEMERINTAH TIDAK BER-ASASKAN KEDUANYA; MAKA BOLEH DI-DEMO.

JAWABLAH DENGAN HADITS HUDZAIFAH DI ATAS:

يَكُوْنُ بَعْدِيْ أَئِمَّةٌ لاَ يَهْتَدُوْنَ بِهُدَايَ، وَلاَ يَسْتَنُّوْنَ بِسُنَّتِيْ، وَسَيَقُوْمُ فِيْهِمْ رِجَالٌ قُلُوْبُهُمْ قُلُوبُ الشَّيَاطِيْنِ فِيْ جُثْمَانِ إِنْسٍ. قُلْتُ: كَيْفَ أَصْنَعُ يَا رَسُوْلَ اللَّهِ إِنْ أَدْرَكْتُ ذٰلِكَ؟ قَالَ: تَسْمَعُ وَتُطِيْعُ لِلأَمِيْرِ، وَإِنْ ضُرِبَ ظَهْرُكَ وَأُخِذَ مَالُكَ؛ فَاسْمَعْ، وَأَطِعْ

[Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:] “Akan ada setelahku para imam (pemimpin) yang tidak mengambil petunjuk dariku, dan tidak mengambil Sunnah-ku. Dan akan ada sekelompok lelaki di antara mereka yang hati mereka adalah hati setan dalam tubuh manusia.” Aku berkata: Apa yang aku lakukan wahai Rasulullah apabila aku menemui yang demikian? Beliau bersabda: “Engkau dengar dan engkau ta’at kepada pemimpin, walaupun dia memukul punggungmu dan mengambil hartamu, maka dengar dan ta’atlah!” HR. Muslim (no. 4891)

JELAS DALAM HADITS INI BAHWA: PEMIMPIN YANG DIPERINTAHKAN DITA’ATI; TIDAK MENGAMBIL SUNNAH NABI!!!

9. INI ADALAH MASALAH IJTIHAD, MASING-MASING PUNYA HUJJAH DAN JANGAN SALING MENGINGKARI, APALAGI INI MASALAH FURU’ BUKAN USHUL.

Adapun kaidah:

الاِجْتِهَادُ لاَ يُنْقَضُ بِالاِجْتِهَادِ

IJTIHAD TIDAK BISA DIBATALKAN DENGAN IJTIHAD

لاَ إِنْكَارَ فِيْ مَسَائِلِ الْخِلاَفِ

TIDAK ADA PENGINGKARAN DALAM MASALAH KHILAF.

Maka kaidah ini perlu ada tafshiil (perincian).

a. Apabila ijtihad tersebut jelas-jelas bertabrakan dengan dalil yang Shahih; maka tidak boleh kita mengambil ijtihad dan meninggalkan Nash/dalil.

Contoh: dalam masalah nikah dengan tanpa wali; maka jelas bertentangan dengan dalil, sehingga kita wajib untuk menolak dan membantahnya.

Ijtihad yang menghalalkan musik, isbal dan lain-lain; maka wajib kita membantah ijtihad tersebut.

b. Apabila ijtihad tersebut menggunakan dalil yang lemah; maka kita juga boleh menjelaskan kelemahannya -bahkan membantahnya-.

c. Apabila perbedaan pendapat memiliki dalil yang sama kuat; maka di sini berlaku: Tidak mengingkari perbedaan -itu pun tetap harus berpegang dengan dalil (tidak hanya mencari-cari rukhshah atau pendapat yang sesuai keinginan (hawa nafsu)-.

Semoga Allah merahmati Imam Adz-Dzahabi yang mengatakan:

الْعِلْمُ: قَالَ اللهُ، قَالَ رَسُوْلُهُ

Ilmu itu adalah: firman Allah dan sabda Rasul-Nya

قَالَ الصَّحَابَةُ لَيْسَ بِالتَّمْوِيْهِ

Serta perkataan Shahabat; bukan hanya sekedar kamuflase

مَا الْعِلْمُ نَصْبُكَ لِلْخِلاَفِ سَفَاهَةً

Bukanlah ilmu itu dengan engkau mempertangkan perselisihan karena kebodohan

بَيْنَ الرَّسُوْلِ وَبَيْنَ رَأْيِ فَقِيْهٍ!!!

(Mempertentangkan) antara Rasul dengan pendapat Ahli Fiqih!!!

Adapun kalau anda mengatakan ini adalah masalah furu’ (cabang) dan bukan ushul (prinsip); maka yang benar dalam Islam adalah tidak membedakan masalah ushul dan furu’ dalam penting atau tidaknya; yakni: bahwa semuanya adalah penting. Betapa banyak hal-hal yang dianggap kecil akan berubah menjadi bencana dan fitnah yang hebat ketika diremehkan. Lihat saja kisah dzikir jama’ah dengan kerikil yang diingkari oleh Abdullah bin Mas’ud; yang mereka mengatakan bahwa tujuan mereka adalah baik. Akhirnya perbuatan bid’ah yang kecil berubah tersebut berubah menjadi bencana besar, dan orang-orang tersebut semuanya ada di barisan pemberontak melawan Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib -radhiyallaahu ‘anhu-. Lihat pembahasan ini dalam Kitab: ‘Ilmu Ushulil Bida’; Baab: Baina Qisyr Wal Lubaab (antara kulit dan inti) (hlm. 247), karya Syaikh ‘Ali bin Hasan Al-Halabi -hafizhahullaah-.

10. ULAMA TERDAHULU -SEPERTI: SYAIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYYAH- TELAH BERDEMO KETIKA ADA PENCACI RASUL; SEHINGGA BELIAU MENULIS KITAB ASH-SHAARIM AL-MASLUUL, DAN ASY-SYIRAZI (JUGA BERDEMO), DAN LAIN-LAIN.

PERTAMA: Ibnu Taimiyah -rahimahullaah- tidak berdemo, justru beliau mengadukan pencaci rasul kepada pemerintah, dan kebetulan diikuti oleh masyarakat; sehingga terjadilah kerusuhan.

KEDUA: Pendapat Ulama Bukan Dalil

Para ulama berkata:

أَقْوَالُ أَهْلِ الْعِلْمِ يُحْتَجُّ لَهَا وَلاَ يُحْتَجُّ بِهَا

“Pendapat para ulama itu butuh dalil dan ia bukanlah dalil.”

Imam Abu Hanifah -rahimahullaah- berkata:

لاَ يَحِلُّ لأَحَدٍ أَنْ يَأْخُذَ بِقَوْلِنَا؛ مَا لَمْ يَعْلَمْ مِنْ أَيْنَ أَخَذْنَاهُ

“Tidak halal bagi siapapun untuk mengambil pendapat kami, selama dia tidak mengetahui darimana kami mengambil (dalil)nya”

Imam Asy-Syafi’I -rahimahullaah- berkata:

أَجْمَعَ الْعُلَمَاءُ عَلَى أَنَّ مَنْ اسْتَبَانَتْ لَهُ سُنَّةُ رَسُوْلُ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-؛ لَمْ يَكُنْ لَهُ أَنْ يَدَعَهَا لِقَوْلِ أَحَدٍ

“Para ulama telah ijma’ (sepakat) bahwa barangsiapa yang jelas sunah Rasulullah -shallallaahu alaihi wa salam- baginya; maka tidak boleh baginya untuk meninggalkan Sunnah tersebut dikarenakan mengikuti perkataan seseorang.”

Dan juga telah kita sebutkan perkataan Imam Ahmad bin Hanbal –rahimahullaah-:

لاَ تُقَلِدْنِيْ، وَلاَ تُقَلِّدْ مَالِكًا، وَلاَ الشَّافِعِيَّ، وَلاَ الأَوْزَاعِيَّ، وَلاَ الثَّوْرِيَّ! وَخُذْ مِنْ حَيْثُ أَخَذُوْا!!

“Janganlah engkau taqlid kepadaku, jangan pula kepada Malik, Asy-Syafi’i, Al-Auza’i, ataupun Ats-Tsauri! Ambillah (hukum) dari sumber yang mereka mengambil darinya (yakni: dalil-dalil)!!”

[Lihat: Muqaddimah Shifatush Shalaatin Nabiyy, karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-]

Para ulama bukan manusia ma’shum yang selalu benar dan tidak pernah terjatuh ke dalam kesalahan. Terkadang masing-masing dari mereka berpendapat dengan pendapat yang salah karena bertentangan dengan dalil. Mereka terkadang tergelincir dalam kesalahan. Imam Malik -rahimahullaah- berkata:

إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ أُخْطِئُ وَأُصِيْبُ، فَانْظُرُوْا فِيْ رَأْيِيْ؛ فَكُلُ مَا وَافَقَ الْكِتَابَ وَالسُّنَّةَ؛ فَخُذُوْهُ، وَكُلُّ مَا لَمْ يُوَافِقِ الْكِتَابَ وَالسُّنَّةَ؛ فَاتْرُكُوْهُ

“Saya ini hanya seorang manusia, kadang salah dan kadang benar. Cermatilah pendapatku, setiap yang sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah; maka ambillah. Dan setiap yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah; maka tinggalkanlah..”

[Lihat: Muqaddimah Shifatush Shalaatin Nabiyy, karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-]

Orang yang hatinya berpenyakit; maka dia akan mencari-cari pendapat yang salah dan aneh dari para ulama; demi untuk mengikuti nafsunya dalam menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Sulaiman At-Taimi -rahimahullaah- berkata:

لَوْ أَخَذْتَ بِرُخْصَةِ كُلِّ عَالِمٍ أَوْ زَلَّةِ كُلِّ عَالِمٍ؛ اجْتَمَعَ فِيْكَ الشَّرُّ كُلُّهُ

“Andai engkau mengambil pendapat yang mudah-mudah saja dari para ulama, atau mengambil setiap ketergelinciran dari pendapat para ulama; pasti akan terkumpul padamu seluruh keburukan.” [Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliya, 3172]

11. DEMONSTRASI ADALAH AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR -DAN PEMIMPIN WAJIB DINASEHATI-, DAN HAL ITU MERUPAKAN SEUTAMA-UTAMA JIHAD

Inilah perkataan mereka, dan di antara yang mereka bawakan adalah Hadits dari Abu Sa’id Al-Khudri -radhiyallaahu ‘anhu-, bahwa Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

ﺃَﻓْﻀَﻞُ ﺍﻟْﺠِﻬَﺎﺩِ ﻛَﻠِﻤَﺔُ ﻋَﺪْﻝٍ ﻋِﻨْﺪَ ﺳُﻠْﻄَﺎﻥٍ ﺟَﺎﺋِﺮٍ ﺃَﻭْ ﺃَﻣِﻴْﺮٍ ﺟَﺎﺋِﺮٍ

“Jihad yang paling utama adalah: mengatakan perkataan yang ‘adil di sisi penguasa atau pemimpin yang zhalim.”

HR. Abu Dawud (no. 4344), At-Tirmidzi (no. 2174), dan Ibnu Majah (no. 4011).

Dan dalam riwayat Ahmad (V/251 & 256):

كَلِمَةُ حَقٍّ

“Perkataan yang haqq (benar).”

Hadits ini Shahih. Lihat Silsilah Al-Ahaadiits Ash-Shahiihah (no. 491), karya Imam Al-Albani -rahimahullaah-

Bahkan jika seseorang mati karena dibunuh oleh penguasa yang zhalim -disebabkan amar ma’ruf nahi munkar-; maak dia termasuk pemimpin para Syuhada.

Dari Jabir -radhiallahu ‘anhu-, Rasulullah -ahallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

ﺳَﻴِّﺪُ ﺍﻟﺸُّﻬَﺪَﺍﺀِ: ﺣَﻤْﺰَﺓُ ﺑْﻦُ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟْﻤُﻄَﻠِّﺐِ، ﻭَﺭَﺟُﻞٌ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻟَﻰ ﺇِﻣَﺎﻡٍ ﺟَﺎﺋِﺮٍ؛ ﻓَﺄَﻣَﺮَﻩُ ﻭَﻧَﻬَﺎﻩُ، ﻓَﻘَﺘَﻠَﻪُ

“Penghulu para Syuhada adalah: Hamzah bin ‘Abdul Muththalib, dan orang yang berkata melawan penguasa kejam, dimana dia melarang dan memerintah (penguasa tersebut), namun akhirnya dia mati terbunuh.”

HR. Al-Hakim (no. 4872), daa menyatakan Shahih, akan tetapi Al-Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya. Adz-Dzahabi menyepakatinya. Syaikh Al-Albani mengatakan: Hasan. Lihat Silsilah Al-Ahaadiits Ash-Shahiihah (no. 374).

JAWABANNYA: HADITSNYA BENAR AKAN TETAPI PEMAHAMANNYA YANG SALAH

PERTAMA: kata-kata dalam Hadits (عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ) menunjukkan bahwa menasehatinya di dekat penguasa dengan mendatangi dan tidak menunjukkan terang-terangan sebagaimana; diisyaratkan oleh kata عِنْدَ yang artinya di sisi.

Demikian dalam riwayat kedua kata ﺭَﺟُﻞٌ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻟَﻰ ﺇِﻣَﺎﻡٍ ﺟَﺎﺋِﺮٍ dan lelaki yang berkata dan datang kepada imam yang dzolim. Ada kata (إلى) berarti kata di Tadhmin; memiliki makna: mendatangi, bukan turun ke jalan dan demonstrasi.

Kalau memang anda mampu; maka silahkan datang langsung ke dalam istana dan amar ma’ruf & nahi munkar kepada pemerintah walaupun sampai terbunuh. Itu baru sesuai dengan Hadits, bukan demo di jalanan yang tidak sesuai dengan Hadits di atas.

KEDUA: Hadits Nabi adalah saling menjelaskan satu sama lainnya; sehingga terbentuklah pemahamannya benar. Maka Hadits di atas dijelaskan dengan cara: menasehati pemimpin dengan cara yang baik dan benar dengan tidak dengan terang-terangan. Dan ber-amar ma’ruf serta nahi munkar kepadanya adalah dengan mendatanginya secara langsung -sebagaimana pemahaman dan pengamalan para Shahabat-.

12. DEMONSTRASI PERNAH DILAKUKAN SHAHABAT.

PERTAMA: KISAH ISLAMNYA ‘UMAR YANG THAWAF BERBARIS BERSAMA HAMZAH.

KITA JAWAB: Kisahnya lemah sekali, Syaikh Al-Albani mengatakan: Munkar; sehingga tidak bisa dijadikan hujjah. [Lihat: Silsilah Al-Ahaadiits Adh-Dha’iifah (no. 6531)]

Kalaupun Shahih; maka bukanlah menjadi dalil untuk demonstrasi; karena ini adalah pengumuman Islamnya Hamzah dan ‘Umar; maka di mana letak demonstrasinya? Dan dalam rangka menentang apa?

KEDUA: KISAH WANITA YANG MENDATANGI NABI UNTUK MENGADUKAN PERILAKU SUAMINYA YANG KASAR TERHADAP SUAMI.

KITA JAWAB: INI BUKAN DEMO

Bahkan inilah yang di syari’atkan: mengadukan permasalahan langsung dengan menghadap pemerintah; bukan berdemo di jalan. Karena Shahabiyat langsung datang ke rumah Nabi dan bukan keliling kota Madinah berjalan-jalan meneriakkan yel-yel bahwa suami mereka berbuat kasar.

Bantahan kedua: Ini terjadi bukan karena kesepakatan, bahkan hanya kebetulan banyak para wanita yang mengadukan kepada Nabi perihal suami mereka. Lantas bagaimana dengan demonstrasi yang menggerakkan masa?? Alangkah jauhnya perbedaan antara keduanya!

Masih banyak syubhat (kerancuan) dalam masalah Demonstrasi -yang lebih lemah dari Syubhat di atas-; Insyaa Allaah -jika masih ada kesempatan- akan ada bantahan jilid selanjutnya terhadap Sybhat mereka.

Semoga bermanfaat.

Dika Wahyudi Lc.

Sumber : https://www.facebook.com/dika.wahyudi.140/posts/764094400411089

Bantu Sebarkan Melalui...Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedIn
Mengkritisi Fatwa Asy-Syaikh Shaalih Al-Fauzaan terkait Penghinaan kepada Nabi (?)

Pernah ditanyakan kepada Asy-Syaikh Shaalih Al-Fauzaan hafidhahullah:

هل يجوز اغتيال الرسام الكافر الذي عرف بوضع الرسوم المسيئة للنبي صلى الله عليه وسلم؟

“Apakah diperbolehkan pembunuhan terhadap kartunis kafir yang diketahui telah membuat gambar penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam ?”.

Beliau hafidhahullah menjawab:

هذا ليس طريقة سليمة الاغتيالات وهذه تزيدهم شرا وغيظا على المسلمين لكن الذي يدحرهم هو رد شبهاتهم وبيان مخازيهم وأما النصرة باليد والسلاح هذه للولي أمر المسلمين وبالجهاد في سبيل الله عز وجل نعم

“Perbuatan ini bukan jalan yang benar, yaitu melakukan pembunuhan. Perbuatan ini justru menambah kejelekan dan kemarahan (orang-orang kafir) terhadap kaum muslimin. Akan tetapi jalan untuk menolak mereka adalah dengan membantah syubhat-syubhat mereka dan menjelaskan perbuatan hina mereka tersebut. Adapun melakukan pembelaan dengan tangan dan pedang, maka ini merupakan hak ulil-amri kaum muslimin melalui jihad di jalan Allah ‘azza wa jalla. Na’am” [sumber : http://www.alfawzan.af.org.sa/node/1960].

Saat fatwa beliau hafidhahullah di atas dibawakan terkait peristiwa pembunuhan staf Media Charlie Hebdo yang telah membuat karikatur penghinaan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, ada yang mengatakan bahwa fatwa tersebut keliru karena menyelisihi ijmaa’ kaum muslimin yang mengharuskan membunuh orang yang menghina Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

Abul-Jauzaa’ – semoga Allah memaafkannya – berkata:

Diantaranya nukilan ijmaa’ terkait hukum penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah seperti yang dikatakan Ishaaq bin Rahawaih rahimahumallah:

أجمع المسلمون على أن من سبَّ الله ، أو سبَّ رسولَه صلى الله عليه وسلم ، أو دفع شيئاً مما أنزل الله عزَّ وجلَّ ، أو قتل نبيَّاً من أنبياء الله، أَنَّه كافر بذلك وإِنْ كان مُقِرَّاً بكلِّ ما أنزل الله

“Kaum muslimin bersepakat bahwa orang yang mencaci Allah dan Rasul-Nya shallallaahu ‘alaihi wa sallam, atau menolak sesuatu dari yang diturunkan Allah ‘azza wa jalla, atau membunuh nabi dari nabi-nabi Allah; maka ia kafir dengan sebab itu, meskipun ia mengakui semua (syari’at) yang diturunkan Allah” [Ash-Shaarimul-Masluul oleh Ibnu Taimiyyah, 2/15. Juga dalam Al-Istidzkaar oleh Ibnu ‘Abdil-Barr, 4/226].

Juga dari Muhammad bin Suhnuun Al-Maalikiy rahimahullah:

أجمع العلماء أَنَّ شاتمَ النبيِّ صلى الله عليه وسلم لمتنقِّصَ له كافرٌ ، والوعيدُ جارٍ عليه بعذاب الله له، وحكمه عند الأمَّة : القتل ، ومن شكَّ في كفرِه وعذابِه كفَر

“Para ulama bersepakat bahwa orang yang mencaci Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam untuk merendahkan beliau adalah kafir. Dan ancamannya adalah adzab Allah, hukumnya di sisi umat adalah dibunuh. Barangsiapa yang ragu akan kekafirannya dan adzabnya (kelak di akhirat), maka kafir” [Asy-Syifaa’ oleh Al-Qaadliy ‘Iyaadl, 2/312].

Ijmaa’ ini hanyalah berkaitan dengan seorang muslim yang melakukan penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Adapun orang kafir, maka para ulama berbeda pendapat.

Al-Mundziriy rahimahullah berkata setelah menyebutkan ijma’ wajib dihukum bunuh bagi muslim yang mencela/mencaci Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam :

وَإِنَّمَا الْخِلَاف إِذَا كَانَ ذِمِّيًّا ، فَقَالَ الشَّافِعِيّ يُقْتَل وَتَبْرَأ مِنْهُ الذِّمَّة ، وَقَالَ أَبُو حَنِيفَة لَا يُقْتَل مَا هُمْ عَلَيْهِ مِنْ الشِّرْك أَعْظَم ، وَقَالَ مَالِك مَنْ شَتَمَ النَّبِيّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْيَهُود وَالنَّصَارَى قُتِلَ إِلَّا أَنْ يُسْلِم

“Perbedaan pendapat yang ada hanyalah jika orang yang mencela itu berstatus dzimmiy. Asy-Syaafi’iy berpendapat pelakunya dibunuh dan lepas darinya jaminan (dengan sebab perbuatannya tersebut). Abu Haniifah berpendapat pelakunya tidak dibunuh, karena kesyirikan yang ada padanya lebih besar. Maalik berkata : Barangsiapa yang mencaci Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dari kalangan Yahudi dan Nashara, maka dibunuh kecuali jika kemudian ia masuk Islam” [‘Aunul-Ma’buud, 9/394].

Jika disebut dzimmiy, artinya, orang kafir tersebut tinggal di wilayah negeri Islam yang tunduk pada hukum-hukum Islam yang berlaku di dalamnya.

Perlu kita garis bawahai, para pelaku penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam ini tinggal di negeri Perancis, negeri kafir. Negeri yang tidak menerapkan hukum-hukum Islam.

Siapakah yang akan menegakkan hadd bunuh terhadap mereka (orang kafir), sementara mereka tidak tunduk di bawah hukum Islam, negeri mereka tidak di bawah kendali pemerintahan negeri Islam, dan status mereka bukan kafir dzimiiy ?. Selain itu, jika kita berbicara hadd, tentu saja hal tersebut mesti dilakukan ulil-amri yang mempunyai kekuatan dan kekuasaan untuk menegakkannya.

Apakah kaum muslimin – Perancis pada khususnya atau Eropa pada umumnya – boleh melakukan hukum bunuh terhadap setiap orang kafir yang melakukan penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dengan kondisi mereka minoritas, tidak mempunyai kekuatan memadai, serta sangat rawan mendapat tekanan dan intimidasi ?.

Dulu Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam sering dihina dan dicaci maki orang-orang kafir karena mendakwahkan Islam kepada mereka. Beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah disebut sebagai penyair gila sebagaimana yang difirmankan Allah ta’ala:

وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُو آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَجْنُونٍ

Dan mereka berkata: ‘Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?’ [QS. Ash-Shaaffaat : 37].

Disebut penyihir:

كَذَلِكَ مَا أَتَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلا قَالُوا سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ

Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: ‘Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila” [QS. Adz-Dzaariyaat : 52].

Disebut pendusta:

وَعَجِبُوا أَنْ جَاءَهُمْ مُنْذِرٌ مِنْهُمْ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ

Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata: “Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta” [QS. Ash-Shaad : 4].

Disebut plagiator kitab suci:

وَإِذَا تُتْلَى عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْ هَذَا سِحْرٌ مُبِينٌ * أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang menjelaskan, berkatalah orang-orang yang mengingkari kebenaran ketika kebenaran itu datang kepada mereka: “Ini adalah sihir yang nyata”. Bahkan mereka mengatakan: “Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Al Qur’an)” [QS. Al-Ahqaaf : 7-8].

Bahkan intimidasi secara fisik saat beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam berdakwah ke Bani Tsaaqif di Thaaif.

Semua hinaan, cacian, dan intimidasi fisik beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam terima di awal dakwah saat Islam baru mulai berkembang. Waktu itu, beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak membalasnya, memerintahkan shahabatnya untuk membalasnya, atau memeranginya; padahal penghinaan kepada beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam merupakan sesuatu yang sangat besar dalam Islam. Mengapa ?. Ibnu Katsiir rahimahullah menjawabnya:

كان المؤمنون في ابتداء الإسلام وهم بمكة مأمورين بالصلاة والزكاة, وإن لم تكن ذات النصب, وكانوا مأمورين بمواساة الفقراء منهم وكانوا مأمورين بالصفح والعفو عن المشركين والصبر إلى حين, وكانوا يتحرقون ويودون لو أمروا بالقتال ليشتفوا من أعدائهم ولم يكن الحال إذ ذاك مناسباً لأسباب كثيرة منها: قلة عددهم بالنسبة إلى كثرة عدد عدوهم, ومنها: كونهم كانوا في بلدهم, وهو بلد حرام, أشرف بقاع الأرض, فلم يكن الأمر بالقتال فيه ابتداء كما يقال, فلهذا لم يؤمر بالجهاد إلا بالمدينة لما صارت لهم دار ومنعة وأنصار, ومع هذا لما أمروا بما كانوا يودونه, جزع بعضهم منه, وخافوا مواجهة الناس خوفاً شديداً {وقالوا ربنا لم كتبت علينا القتال لولا أخرتنا إلى أجل قريب} أي لولا أخرت فرضه إلى مدة أخرى, فإن فيه سفك الدماء, ويتم الأولاد, وتأيم النساء

“Dahulu kaum mukminin di masa permulaan Islam saat di kota Makkah diperintahkan untuk shalat dan zakat, walaupun tanpa batasan tertentu. Mereka diperintahkan untuk melindungi orang-orang faqir, diperintahkan untuk memaafkan, dan membiarkan kaum musyrikin, serta sabar (atas kedhaliman mereka) hingga batas waktu yang ditentukan. Padahal semangat mereka sangat membara dan senang seandainya mereka diperintahkan berperang melawan musuh-musuh mereka. Akan tetapi, kondisi saat itu tidak memungkinkan karena beberapa sebab. Diantaranya adalah : minimnya jumlah mereka dibandingkan banyaknya jumlah musuh-musuh mereka, serta keberadaan mereka yang masih berada di kota mereka sendiri, yaitu tanah haram dan tempat yang paling mulia. Sehingga belum pernah terjadi peperangan sebelumnya di tempat itu, sebagaimana dikatakan : ’Oleh karena itu, tidak diperintahkan jihad kecuali di Madinah ketika mereka memiliki negeri, benteng, dan dukungan’……” [Tafsir Ibnu Katsiir , 2/359].

Baru kemudian setelah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam hijrah ke Madiinah serta mendapatkan dukungan dan kekuatan, maka beliau menegakkan berbagai macam huduud terhadap semua bentuk pelanggaran, termasuk melakukan pembunuhan terhadap Ka’b Al-Asyraf yang melakukan penghinaan terhadap beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam.[1]

Syaikhul-Islaam Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengambil analog untuk setiap situasi dan kondisi kaum muslimin yang masih lemah – sebagaimana keadaan kaum muslimin di fase awal perkembangan Islam – disyari’atkannya untuk bersabar dan tidak melakukan perlawanan. Beliau rahimahullah berkata:

فمن كان من المؤمنين بأرض هو فيها مستضعف أو في وقت هو فيه مستضعف فليعمل بآية الصبر والصفح عمن يؤذي الله ورسوله من الذين أوتوا الكتاب والمشركين وأما أهل القوة فإنما يعملون بآية قتال أئمة الكفر الذين يطعنون في الدين وبآية قتال الذين أوتوا الكتاب حتى يعطوا الجزية عن يد وهم صاغرون

“Barangsiapa dari kalangan orang-orang yang beriman (mukminin) yang tinggal di bumi dimana mereka dalam keadaan lemah atau dalam satu waktu dimana kondisi mereka lemah, maka hendaklah ia mengamalkan ayat-ayat sabar dan menahan diri dari orang-orang yang menyakiti[2] Allah dan Rasul-Nya dari kalangan Ahli Kitab dan kaum musyrikin. Adapun bagi mereka yang mempunyai kekuatan, maka hendaknya ia mengamalkan ayat-ayat (yang memerintahkan) berperang melawan pentolan-pentolan orang-orang kafir dan Ahli Kitab yang menghina agama (Islam) hingga mereka membayar jizyah dengan penuh ketundukan dan kerendahan” [Ash-Shaarimul-Maslul ’alaa Syaatimir-Rasuul, hal. 221].

Kemudian beliau rahimahullah menjelaskan sebab kenapa harus bersabar tidak menegakkan huduud bagi mereka (orang kafir) yang menghina/mencela beliau:

لأن إقامة الحدود عليهم كان يفضي إلى فتنة عظيمة ومفسدة أعظم من مفسدة الصبر على كلاماتهم.

“Dikarenakan penegakan huduud (hukuman) terhadap mereka (orang-orang kafir) akan menyebabkan fitnah yang sangat besar dan mafsadat yang lebih besar daripada mafsadat yang ditimbulkan jika bersabar atas perkataan mereka” [idem, hal. 223].

Pasca serangan ke kantor media Charlie Hebdo:

  1. Timbul serangan balasan kepada kaum muslimin berupa penembakan, pemboman, pembakaran, maupun kekerasa fisik lainnya.

Silakan baca : Dailymail.co.uk, Huffingtonpost.com dan Vox.com.

  1. Charlie Hebdo akan menerbitkan 1 juta eksemplar dari semula hanya 30 ribu eksemplar.

Silakan baca : Theverge.com.

  1. Timbul inisiatif mereproduksi karikatur Charlie Hebdo atau membuat karikatur sejenis yang menghina Islam dan kaum muslimin.

Silakan baca : Hoodedutilitarian.com.

  1. Timbul gerakan ‘solidaritas orang-orang kafir di berbagai tempat/negara.

Silakan baca : Irishtimes.com dan News.yahoo.com.

  1. Adanya kemungkinan naiknya gerakan Islamophobia.

Silakan baca : Radioelnury.com.

  1. dan yang lainnya.

Apakah penyerangan tersebut menimbulkan maslahat yang besar bagi kaum muslimin di Perancis dan dakwah Islam yang sedang mereka emban dibanding mafsadat yang sekarang sudah timbul dan akan diperkirakan timbul?. Apakah mereka yang minoritas mesti terus kita provokasi agar kembali melakukan serangan atau pembunuhan serupa pada setiap orang kafir yang menghina Allah, Nabi, Islam, dan kaum muslimin di sana?.

Dari sinilah kita mengetahui akurasi fatwa Asy-Syaikh Shaalih Al-Fauzaan hafidhahullah jika diterapkan dalam permasalahan ini. Inilah fatwa ulama, berbeda dengan fatwa kaum emosional yang senantiasa mengedepankan kemarahan dan provokasi. Ini bukan soal tidak sependapat dengan kekufuran perbuatan penghinaan terhadap Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan konsekuensi hukum bunuh bagi pelakunya, akan tetapi ketidaksetujuan terhadap perbuatan yang dilakukan bukan pada waktu dan kondisi yang tepat sehingga dapat menimbulkan mafsadat yang lebih besar bagi kaum muslimin.

Wallaahul-musta’aan.

[abul-jauzaa’ – perumahan ciomas permai – 12012014 – 03:20]

Artikel terkait : Menghina Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

 

 

[1]      Silakan baca artikel : Pembunuhan Terencana.

[2]      Berupa hinaan, cacian, dan intimidasi.

Bantu Sebarkan Melalui...Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedIn

Bantu Sebarkan Melalui...Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedIn