Waktu Berlalu Panjang

Allah Ta’ala berfirman:

ألم يأن للذين ءامنوا أن تخشع قلوبهم لذكر الله و ما نزل من الحق ولا يكونوا كالذين أوتوا الكتاب من قبل فطال عليهم الأمد فقست قلوبهم وكثير منهم فاسقون

“Belumkah saatnya untuk orang-orang yang beriman.. agar hati mereka merasa khusyu’ dengan mengingat Allah.. dan apa yang Allah turunkan dari al haq (Al-Qur’an).. dan jangan mereka seperti ahli kitab terdahulu.. waktu berlalu panjang kepada mereka.. lalu hati mereka menjadi keras dan kebanyakan mereka orang-orang yang fasiq.” (Al-Hadiid: 16).

Belumkah saatnya ?

Ya..
Sudah saatnya..
Sekarang juga saatnya..
Membuka lembaran baru..
Menghidupkan hari hari dengan berdzikir dan membaca Al-Qur’an..

Namun..
Allah melarang kita seperti ahli kitab..
Panjangnya waktu kepada mereka ternyata tidak menambah kekhusyu’an..
Malah menjadi keras hati mereka..

Sungguh..
Peringatan untuk kita semua..
Sudah berapa tahun kita sholat?
Sudah berapa tahun kita menuntut ilmu?
Sudah berapa tahun kita membaca Al-Qur’an?

Apakah semua itu menambah rasa takut kita kepada Allah?
Ataukah menambah kerasnya hati..

Laa ilaaha illallah..

Ya Allah..
Jangan jadikan hati kami keras dengan panjangnya waktu..
Tambahkan kekhusyu’an di hati kami..

Wahai yang membolak balikkan hati..
Kokohkan hati kami..
Untuk senantiasa istiqomah di jalanMu..
Sampai akhir hayat kami..
Aamiin..

 Ustadz Badru salam Lc حفظه الله تعالى

——–